Suami Yang Tertukar

Suami Yang Tertukar
Penghinaan


__ADS_3

"Aaaaaa....!" Aira berteriak begitu keras saat Aldo menarik pakaiannya hingga tak sengaja membuat pakaian Aira robek.


Aira mencoba meronta-ronta, mencoba melepaskan diri dari cengkeraman Aldo. Namun sia-sia saja, kekuatan Aldo lebih besar darinya.


"Aaaa...lepaskan aku! Aldo, aku kakak ipar mu! Bagaimana bisa kau melakukan ini pada ku!" Aira berteriak-teriak pada Aldo.


..."Hiks...hiks..lepaskan aku! Ku mohon!" Aira menangis dan memohon agar Aldo melepaskannya....


"Bukankah kamu yang minta! Aku selalu bersikap murah hati pada semua wanita, bagaimana mungkin aku bilang tidak!" Aldo menyeringai, dalam benaknya Aira adalah wanita jahat yang bersikap sok polos di depan semua orang.


"Bersikap baiklah di ranjang! Aku bisa memberikan dua kali lipat dari apa yang kau minta! Tapi aku harus memeriksa dulu barangnya!" Aira pucat pasi, ia benar-benar ketakutan saat ini, Aldo terlihat begitu menakutkan baginya.


"Kurang ajar kau Aldo! Aku ini kakak ipar mu..." Aira berteriak, ia tak bisa berbuat banyak. Tangannya di kunci oleh tangan kanan Aldo.


"Apa mungkin ia masih perawan, bagaimana mungkin? Aku tahu dia hanyalah wanita murahan, bagaimana bisa?" Aldo bicara dalam hati.


..."Menyingkir dari ku! Jangan sentuh aku bajingan...hiks...hiks...pergi ....!" Aira semakin histeris, tubuhnya bergetar hebat....


"Aaaaa ...biarkan aku pergi!" Kini Aira semakin berusaha memberontak agar lepas dari Aldo.


"Dasar bodoh! Berhenti memberontak atau kau hanya akan menyakiti diri mu sendiri!" Aldo menatap Aira dengan sinis.

__ADS_1


" Responnya tidak di buat-buat, ia benar-benar masih perawan! Wanita busuk ini.." Aldo bicara dalam hati sambil menatap tajam ke arah Aira.


..."Beraninya kau melakukan ini pada ku! Bagaimana cara mu menjelaskan hal ini pada kakak mu!" Aira menangis sambil menatap Aldo dengan tatapan penuh kebencian....


"Kenapa dengan kakak ku?" Aldo bicara dengan santai tanpa rasa bersalah sama sekali.


Aldo mengambil tisu lalu ia pakai untuk mengelap tangannya, seolah ia telah terkena hal kotor. Aira menatapnya dengan tajam dan penuh kemarahan. Ia merasa terhina dan di permalukan oleh apa yang dilakukan Aldo kali ini.


"Kamu benar-benar kurang ajar!" Aira berlari keluar kamar mengenakan selimut untuk menutupi bagian bajunya yang tak sengaja robek saat Aldo menariknya tadi.


..."Huh, bukankah kau butuh uang?" Aldo menyeringai licik....


Aira terus berlari tanpa perduli pada siapapun lagi, ia merasa benar-benar hancur dan malu.


..."Tuan, ini sudah malam dan hujan begitu lebat di luar! Saya takut terjadi sesuatu pada nyonya!" Burhan mulai bicara pada Aldo yang baru saja turun....


..." Biarkan saja! Ia hanya ingin bermain trik, kau tak akan mengerti akal licik wanita itu!" Aldo melihat Aira berlari keluar ditengah hujan lewat jendela....


"Sepertinya kali ini ia benar-benar serius!" Aldo bicara dalam hati.


"Tuan, kau salah dalam menilai nyonya Aira! Saat aku pergi ke keluarga Sanjaya mengajukan pernikahan atas nama tuan Aldi, semuanya menolak kecuali nyonya Aira! Dia gadis baik dan polos!" Burhan mencoba meyakinkan Aldo akan ketulusan Aira.

__ADS_1


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


***Hancur ku karena ego mu


Kau benamkan aku dalam kegelapan


Kau kurung ku dalam sangkar derita


Terkikis sudah cinta ini


Tersapu badai kebohongan


Terseret arus ke egoisan mu


Lelah ku berharap cinta mu


Menyerah ku akan kasih mu


Terbangun ku dari mimpi indah tentang mu


Tertampar ku akan kenyataan menyakitkan

__ADS_1


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹***


__ADS_2