Suami Yang Tertukar

Suami Yang Tertukar
Kehadiran Baskoro


__ADS_3

Lembayung senja tinggalkan kenangan


Membawa angan hingga gelapnya malam


Diri mu seakan menjadi lentera malam ku


Berikan cahaya dalam suramnya kenangan


🍅🍅🍅🍅🍅🍅🍅🍅🍅🍅🍅🍅🍅🍅🍅🍅


👱" Ada apa nyonya? Jika nyonya mau makan malam, biar aku buatkan, apa yang ingin nyonya makan?" Lina menghampiri Aira yang datang ke dapur.


...🙍" Lakukan saja pekerjaan mu bi, jangan pedulikan aku! Aku hanya ingin membuat resep baru dari buah-buahan dan sayuran segar untuk makanan Aldi!" Aira tersenyum ramah sambil mengambil beberapa buah dan sayuran segar yang ia beli tadi....


🧑‍🦳" Kamu memang gadis yang sangat baik dan perhatian nyonya!" Lina senang karena Aldo menikah dengan gadis yang benar-benar tepat.


"Tok"


"Tok"


"Tok"


Tiba-tiba saja terdengar suara ketukan pintu yang begitu keras. Entah siapa yang datang malam-malam begini. Saat Aira hendak membuka pintu, tiba-tiba saja pintu depan sudah di dobrak dari luar. Aira dan yang lainnya terkejut melihatnya.


🙍" Siapa mereka semua? Baju itu, bukankah itu baju ahli forensik! Apakah orang itu Baskoro, orang yang menginginkan harta warisan keluarga Pangestu? Siapapun mereka, mereka datang dengan niat jahat, aku harus menghalangi mereka sebisa mungkin!" Aira meletakkan makanan yang ia buat untuk Aldi di meja.


🤷" Siapa kalian, bagaimana bisa kalian masuk ke rumah orang lain seenaknya?" Aira bicara dengan tegas.


🧑‍🦰" Pengasuh baru Aldi! Menyingkirlah jika tak ingin mati!" Baskoro terlihat begitu sadis.

__ADS_1


🙍" Sepertinya dugaan ku benar, ia adalah Baskoro! Orang yang menginginkan kematian Aldi agar bisa menguasai seluruh aset keluarga Pangestu!" Aira tak perduli dengan rasa takutnya, ia hanya harus bisa menghalanginya untuk mendekati Aldi.


🙎" Aku adalah istrinya Aldi, Aira! Suami ku sedang sakit, pergilah dari rumah ku sekarang juga atau aku akan lapor polisi!" Aira bicara sambil menatap mereka satu persatu.


🧑‍🦰"Oh, gadis kecil yang begitu pandai bicara! Tak ku sangka, wajah dan tubuhnya saja sudah cacat, tapi ia masih menikahi seorang gadis! Apa dia berpikir ingin mempunyai anak untuk menjadi penerusnya.?" Seorang wanita yang berdiri di samping Baskoro mendekat ke arah Aira sambil menghisap rokok.


...🧑‍🦳" Hentikanlah Sari! Urusan kita jauh lebih penting sekarang!" Baskoro memperingatkan Sari....


...👱" Baskoro, apa yang ingin kau lakukan dengan membawa orang-orang mu ke sini?" Burhan bergegas menghampiri Baskoro dan yang lainnya....


🧑‍🦳" Aku hanya ingin melakukan pemeriksaan medis terhadap Aldi, aku ingin tahu bagaimana kondisinya! Apakah masih memungkinkan baginya untuk memimpin perusahaan dan keluarga Pangestu dengan kondisi tubuhnya yang begitu parah!"


Baskoro dengan senyuman licik bicara tanpa rasa bersalah.


🧑‍🦳" Bahkan aku membawa ahli forensik dan juga para penatua dewan direksi perusahaan agar menjadi saksi!" Baskoro melanjutkan kata-katanya.


...👱" Aldi adalah keponakan mu, bisa-bisanya kau ingin mengumumkan kematiannya! Ini sudah keterlaluan, selama kami masih ada kau tak akan bisa melakukan apapun terhadapnya!" Burhan mengambil pemukul untuk melawan mereka....


Burhan dan Lina mulai bertarung dengan mereka, sementara Aira bingung harus berbuat apa. Aira tak punya nomer telfon Aldo.


🧑‍🦰" Nyonya, cepatlah!" Burhan berteriak karena melihat Aira yang berdiri dengan kebingungan.


...🧑‍🦳" Nyonya, ponsel ku ada di kamar! Cepatlah telfon tuan Aldo!" Lina yang menyadari kebingungan Aira langsung bisa mengerti....


🧑‍🦰" Jangan biarkan gadis itu menelfon Aldo! Cepat tangkap dia!" Baskoro menyuruh anak buahnya bertindak pada Aira, jika Aira berhasil menelfon Aldo maka rencananya pasti gagal.


Aira merasa tertekan dan juga ketakutan, para bodyguard itu begitu besar dan tinggi. Aira melirik kursi di sampingnya, ia lempar kursi-kursi itu ke arah bodyguard Baskoro dan langsung berlari ke kamar Lina. Ia mencari-cari ponsel milik Lina dan bergegas menelfon Aldo.


...🙍" Cepat angkat brengsek..." Aira gemetar ketakutan, pintu kamar terus di dobrak dari luar oleh orang-orang suruhan Baskoro....

__ADS_1


🧑‍🦱" Halo...." Aldo akhirnya mengangkat telfon dari Aira.


🙍" Aldo cepatlah pulang! Baskoro membawa banyak orang untuk melakukan sesuatu pada Aldi..." Terdengar jelas suara Aira bergetar ketakutan.


🧑‍🦱" Kau harus berusaha mencegah mereka agar tak masuk ke ruang perawatan! Aku akan segera pulang!" Aldo bisa mendengar dengan jelas suara dobrakan pintu di belakang Aira.


..."Baiklah....Aaaaaaa...." Terdengar teriakan Aira dan ponsel yang terjatuh....


🧑‍🦱" Aira....Aira...sial" Aldo mematikan ponselnya dan bergegas masuk kedalam mobil.


Mereka semua bertarung mati-matian demi bisa melindungi Aldi, Burhan, Lina dan Aira terdorong mundur hingga sampai di depan pintu kamar perawatan Aldi. Burhan terpental ke belakang hingga membentur dinding, Lina juga terkena tendangan di bagian perut hingga jatuh. Mereka kalah jumlah.


🧑‍🦳" Tak ku sangka mereka mati-matian melawan, itu berarti kini Aldi dalam keadaan sekarat! Bukankah ini bagus, itu berarti ia tak akan bisa berebut posisi kepala keluarga dan juga perusahaan milik keluarga Pangestu!" Burhan bicara dalam hatinya sambil menyeringai licik.


🙍" Burhan dan Lina berusaha mati-matian untuk melindungi Aldi! Aku sebagai istrinya juga harus melindungi pintu ini agar tak bisa mereka lewati, meski apapun yang terjadi aku harus bisa bertahan!" Aira memegang kuat pemukul baseball yang ada di tangannya.


🙍" Pak Burhan...Bibi Lina....!" Burhan dan Lina terlihat sudah tak bisa bergerak akibat musuh yang terlalu banyak.


🙍" Gawat, jika begini hanya tersisa aku... aku harus bisa! Aldo cepatlah, mungkin aku tak bisa bertahan terlalu lama!" Aira memejamkan matanya sebentar untuk mengumpulkan keberaniannya.


🙎" Baskoro, ini adalah penggrebekan ilegal! Aku telah menelfon polisi, sebentar lagi mereka akan datang! Aldi adalah keponakan mu, bagaimana bisa kau melakukan ini padanya!" Aira bicara dengan lancar tanpa menunjukkan rasa takut sama sekali.


🧑‍🦳" Ha...ha...ha... apa kau bodoh! Ini hanyalah pemeriksaan medis, kenapa kau begitu takut dan terus menghalangi ku? Cepatlah menyingkir" Baskoro tertawa meremehkan Aira.


🧑‍🦳" Bagaimana bisa kau membuat ku terlihat seakan aku ingin membunuh keponakan ku sendiri! Menyingkirlah atau aku akan melempar mu ke lantai bawah!" Lanjutnya lagi.


🙎" Tidak mau, jika kau ingin masuk ke ruangan ini langkahi dulu mayat ku! Lagi pula di rumah ini di pasang CCTV di setiap sudutnya, tunggu saja kau pasti akan masuk penjara!" Aira hanya bisa berusaha mengulur waktu hingga Aldo datang.


🧑‍🦳" Apa kau bilang?" Baskoro nampak tercengang mendengar apa yang dikatakan Aira.

__ADS_1


...🙍" Ado cepatlah datang!! Aku yakin ia sudah dekat aku harus bisa bertahan" Aira berteriak dalam hati....


🧑‍🦳" Gawat, jika begini terus.... pemeriksaan medis tanpa ijin adalah tindak pidana yang besar! Orang-orang ku dari badan forensik sudah mulai gusar..." Baskoro melirik ke belakang, tempat dimana semua anggota pemeriksaan forensik berada. Terlihat mereka sudah mulai saling berbisik dan ragu.


__ADS_2