Suami Yang Tertukar

Suami Yang Tertukar
Menyukai Pria Yang Sama


__ADS_3

🧑‍🦰" Terima kasih Aira! Ini sangatlah membantu dan lagi kamu sudah banyak membantu anak-anak panti, harusnya aku merasa malu karena selalu merepotkan banyak orang!" Nyonya Arman memeluk Aira.


🙍" Tidak nyonya! Nyonya sudah begitu banyak berkorban untuk anak-anak panti! Nyonya adalah orang paling berjasa bagi anak-anak disini! Baiklah nyonya, aku harus segera pergi, aku ingin mengunjungi keluarga Sanjaya!" Aira berpamitan pada anak-anak panti dan juga nyonya Arman.


🙍" Mereka pasti tak akan senang melihat ku berkunjung ke rumah keluarga Sanjaya! Huft, tapi aku harus mengembalikan uang milik Lita atau Aldo akan mencari masalah dengan ku lagi!" Aira mengetuk pintu dengan berat hati.


🙍" A..aku pulang!" Aira terkejut karena tantenya, Sinta dan Dona tengah menyambut kedatangannya.


...👱" Selamat datang Aira..!" Sapa Gisel yang lebih dulu membukakan pintu untuk Aira....


🧑‍🦳" Aira... akhirnya kamu datang ke sini!" Sinta terlihat begitu ramah.


Tiba-tiba saja dari arah belakang Dona berlari dan langsung memeluk Aira, ia memegang lengan Aira dan dengan antusias mengajukan beberapa pertanyaan yang membuat Aira bingung.


👱" Aira, apa hobi Aldo? Makanan apa yang ia sukai? Tipe cewek yang gimana yang ia suka?" Dona mengguncangkan tubuh Aira terus-menerus.


...🙍" What? Kenapa mereka begitu menyukai cowok brengsek sepertinya sih? Bagian mana coba dari Aldo yang menarik?" Aira bicara dalam hatinya merasa bingung dengan sikap sepupunya....


🧑‍🦰" Aira, cepat masuklah! Kamu pasti capek kan, istirahatlah dulu!" Gisel terlihat begitu ramah.


...🧑‍🦳" Kakak, apa kamu sudah makan?" Sinta juga tersenyum ramah pada Aira....


...👱" Aira, jawab dulu pertanyaan ku!" Dona masih tak mau melepaskan Aira....

__ADS_1


🧑‍🦳" Tak peduli tipe cewek seperti apa yang di sukai oleh Aldo, ia tak akan suka cewek genit seperti mu! Mungkin ia akan sedikit melirik mu jika kamu tidak kegenitan dan suka menggoda!" Sinta menatap sinis ke arah Dona.


...👱" Sinta....dasar setan cilik! Aku akan menghajar mu hingga wajah mu tak terlihat lagi! Akan ku buat hancur wajah mu itu!" Dona berlari mengejar Sinta yang lari menjauh darinya....


🙍" Lebih baik aku naik ke lantai atas dan mengembalikan uang milik Lita! Huft" Aira naik ke lantai atas.


Gisel merasa pusing dan juga kesal melihat tingkah kekanakan kedua putrinya. Sinta terus berlari dan mempermainkan Dona, membuat Dona semakin marah padanya. Aira pergi ke kamar Lita tanpa sepengetahuan Gisel dan yang lainnya.


Gisel duduk melamun di samping jendela, tatapannya kosong menatap ke arah luar jendela. Entah apa yang kini sedang ia pikirkan, bahkan ia tak menyadari kehadiran Aira yang sedari tadi sudah berada di sampingnya.


...🙍" Lita, ini uang mu! Aldi sudah memberikan uang untuk ku berikan pada nyonya Arman! Uangnya aku letakkan di sini ya!" Aira menatap heran Lita yang terlihat sedih....


🧑‍🦰" Aira, menurut mu apakah Aldo membenci ku! Apa ia tak suka dengan wanita seperti ku?" Suara Lita terdengar bergetar dan penuh kesedihan.


🙍" Bukan begitu Lita, mungkin ia kini berubah menjadi seseorang yang dingin dan menyendiri karena masalah kakaknya! Kau sangat cantik dan baik, bagaimana bisa seseorang tak menyukai mu!" Aira berusaha menenangkan Lita.


...🧑‍🦰" Benarkah? Tapi ia terlihat bersikap lembut dan hangat pada mu! Ia begitu perhatian terhadap mu! Ia bahkan rela merendahkan harga dirinya untuk menjemput mu kembali pulang ke rumah keluarga Pangestu" Lita menoleh ke arah Aira....


🙎" Apa, merendahkan harga dirinya! Yang bener aja deh kamu Lita kalau ngomong, justru aku yang rela ngrendahin harga diri ku karena mau kembali pulang ke rumah keluarga Pangestu bersamanya!" Aira merasa kesal dalam hatinya.


...🤷" Dia mau menjemput ku karena di paksa oleh kakaknya Lita! Kalau nggak, nggak mungkin dia akan datang kemari untuk menjemput ku!" Aira bersikap tenang mencoba mengendalikan emosinya setiap kali bicara mengenai Aldo....


...🙍" Kau kan juga tahu mereka begitu dekat, Aldi rela mempertaruhkan nyawanya demi menyelamatkan Aldo! Jadi Aldo begitu patuh dan menghormati Aldi!" Aira masih mencoba meyakinkan Lita....

__ADS_1


🧑‍🦰" Aira, jujurlah pada ku! Kau suka pada Aldo kan?" Lita menatap mata Aira.


...🙎" What?? Bagaimana mungkin aku menyukai Aldo si brengsek itu! Emang di dunia ini udah kehabisan cowok apa!!" Aira begitu kesal dalam hatinya....


🙎" Lita, jika kamu sekali lagi bilang aku suka padanya! Aku akan marah pada mu dan nggak mau ngomong sama kamu lagi!" Aira menunjukkan wajah cemberutnya pada Lita.


...🧑‍🦰" Aira...." Lita menatap Aira dengan tatapan penuh rasa bersalah....


🤷" Aku adalah istrinya Aldi! Jika kamu bicara seperti itu sama halnya kamu sedang memfitnah aku, dan secara tak sengaja kamu udah menghina Aldi suami ku! Meski Aldi cacat, dia adalah suami ku, aku akan menghormati dan selalu merawatnya dengan tulus!" Aira bicara dengan nada tegas.


🧑‍🦰" Maaf Aira, tak seharusnya aku bicara begitu pada mu! Tolong maafkan aku, jangan marah pada ku oke!" Lita menggenggam kedua tangan Aira.


...🙍" Sudahlah, lupakan saja! Aku tahu kamu tak bermaksud begitu, kamu hanya sedang frustasi karena sikap Aldo kemaren pada mu!" Aira tersenyum ramah....


🧑‍🦰" Suatu saat nanti kami akan menjadi keluarga jika aku berhasil menikah dengan Aldo! Jika Aldo begitu peduli dan menyayangi kakaknya... itu berarti aku harus menjadi semakin dekat dengan Aira agar bisa mengendalikan seluruh keluarga Pangestu!" Lita tertawa dalam hatinya.


Di lantai bawah, Gisel sedang memarahi kedua putrinya. Ia merasa jengkel dengan tingkah laku kekanakan kedua putrinya, terutama Dona yang begitu bar-bar dan juga tak pernah bisa mengendalikan mulut juga sikapnya di depan banyak orang.


🧑‍🦳" Meskipun aku hamil lagi, aku yakin aku pasti akan mengandung anak perempuan lagi! Usia ku sudah tak memungkinkan untuk aku hamil lagi, itu sangat beresiko! Tapi Andra dengan jelas sangat menginginkan anak laki-laki. Sekarang aku hanya bisa berharap Lita bisa menikah dengan Aldo, dengan begitu keluarga kami akan tetap aman dan Andra juga tak akan memaksa ku untuk hamil lagi! Kini apapun konsekuensinya aku harus membantu Lita agar rencananya berhasil!" Gisel memijit pelipisnya sambil berpikir.


...🧑‍🦳" Dona, dengarkan aku baik-baik! Lita lebih dulu sudah jatuh cinta pada Aldo, jadi ibu peringatkan pada mu untuk tidak berebut atau bermain trik dengannya!" Gisel mulai memberi peringatan pada Dona....


👱 " Berdasarkan apa aku tak boleh menyukai Aldo! Putri kesayangan mu sudah di tolak oleh Aldo kemaren mala, itu berarti Aldo tak suka dengannya! Lagi pula nggak ada aturannya aku tak boleh menyukai pria yang sama dengannya, kau tak boleh terlalu pilih kasih Bu! Aku ini juga putri mu!" Dona berteriak tak terima dengan keputusan Gisel.

__ADS_1


🧑‍🦳" Dona, jangan kurang ajar kamu sama ibu! Kamu...." Gisel sudah mulai semakin marah.


__ADS_2