Suami Yang Tertukar

Suami Yang Tertukar
Perasaan


__ADS_3

"Aku hanyalah orang asing bagi mereka! Aldi sudah mencintai Serly, tak mungkin bagi ku untuk masuk ke dalam hatinya lagi. Entah apa yang akan terjadi pada diri ku di masa depan, aku hanya bisa mencoba bertahan dan melakukan yang terbaik!" Aira merasa iba pada nasibnya sendiri.


...Aldo telah sampai di kamar Aldi, ia meletakkan salad buah buatan Aira di atas meja samping tempat tidur. Aldi melirik salad buah itu, ia sudah bisa menebak siapa yang membuatnya....


"Ha...ha ....ha ..tak ku sangka istri mu begitu berbakat! Kau beruntung sudah menikah dengan gadis seperti dia Al!" Aldi tertawa riang melihat perhatian gadis itu untuk Aldo, ia tak tau bahwa Aira membuat salad itu untuk dirinya bukannya Aldo suami aslinya.


..."Sudah dua tahun dia tak pernah tertawa seperti itu, ini pertama kalinya setelah insiden itu terjadi!" Aldo terkejut melihat Aldi bisa tertawa lagi setelah dua tahun ini. Dalam hati Aldo juga merasa sedikit lega melihatnya....


"Kak, jangan bicarakan tentang aku lagi! Lebih baik sekarang kau pikirkan kapan kau mau melakukan operasi?" Aldo berbicara dengan serius, ia tak mau Aldi mengulur waktu terus-terusan.


..."Bisakah kau memberi ku waktu sebentar lagi? Setidaknya tunggulah hingga tubuh ku sedikit lebih baik!" Aldi masih saja mencoba mengelak untuk di operasi....


Aldo memakan habis salad buatan Aira di depan Aldi, Aldi yang melihatnya dari samping merasa pilihan yang ia ambil sudahlah benar.


..."Serly, tunggu aku! Setelah Aldo dan Aira benar-benar bisa bersatu, aku akan menyusul mu!" Dalam hati Aldi bicara sambil melirik foto dirinya dengan Serly dulu....


Aldo menyelimuti Aldi yang sudah tertidur, ia bangkit berjalan menuju kamar pribadinya. Saat membuka pintu, Aldo di kejutkan dengan pemandangan yang lumayan membuat ia tertegun. Aira tertidur pulas sambil memegangi sebuah buku di atasnya.

__ADS_1


...Aldo memperhatikan buku apa yang tengah di baca gadis itu hingga ketiduran, di sana tertuliskan "Perawatan setelah pembedahan dan rehabilitas untuk luka bakar" Aldo secara tak sadar tersenyum menatap Aira. Aldo berbaring di samping Aira sambil memperhatikan wajahnya, tak sadar Aldo ikut tertidur di samping Aira karena kelelahan seharian harus bekerja....


Tak berapa lama Aldo tertidur, ia memimpikan kejadian dua tahun lalu. Insiden di mana dia dan Aldi hampir mati terbakar. Aldo gelagapan terbangun dari tidurnya, ia ke luar ke balkon kamarnya mencoba menghirup udara malam agar bisa mengurangi ketegangannya akibat mimpi buruk.


..."Segalanya telah ku lakukan, aku telah mendapatkan uang, jabatan dan kekuasaan! Tapi apa gunanya itu semua jika sampai saat ini saja kakak ku tak kunjung sehat juga! Aku merasa menjadi orang yang tak berguna!" Aldo terus saja memukuli tembok menggunakan tangannya hingga berdarah....


Aldo bergegas memakai pakaian dan keluar dari kamarnya, ia berjalan menuju kamar Aldi. Saat Aldo akan membuka pintu dokter sudah duluan membukanya dari dalam, Aldo spontan menutup hidungnya saat mencium bau sterilisasi.


..."Dokter, apa kakak ku sedang tidur?" Aldo bertanya pada dokter yang baru saja ingin keluar dari ruangan Aldi....


"Tidak apa! Kau bisa beristirahat dan tidur, aku hanya ingin bersamanya sebentar!" Aldo langsung masuk ruangan, ia duduk di samping ranjang dimana Aldi terbaring tidur.


Aldo memperhatikan wajah Aldi yang tengah tidur, ia memegang tangan Aldi seakan takut kehilangan kakak tercintanya itu.


..."Al, kenapa? Apa kau bermimpi buruk lagi?" Aldi terbangun saat merasakan sesuatu menyentuh tangannya....


"Tidakkk, aku hanya ingin melihat mu dan menemani mu saja!" Jawab Aldo yang berusaha mengelak dari kebenarannya.

__ADS_1


"Waktu ku sudah tak banyak lagi, jika Aldo terus saja menyalahkan dirinya seperti ini! Setelah aku mati, ia akan semakin terpuruk dan menderita!" Aldi bicara dalam hati sambil menatap Aldo penuh arti.


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Kau menjadi penyemangat hidup ku


Teteskan embun sejuk dalam dunia ku


Hadir mu berikan warna di hidup ku


Terangi setiap gelap malam ku


Kaulah tujuan ku bertahan


Buat ku bisa merajut asa


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹

__ADS_1


__ADS_2