Suami Yang Tertukar

Suami Yang Tertukar
Bertemu Aldi


__ADS_3

Setelah berteriak dan membentak Aldo, Aira bergegas masuk ke dalam 🏠, meninggalkan Aldo yang berdiri mematung sendirian di teras depan rumah.


"Nyonya Aira, kelihatannya ia sudah memaafkan tuan Aldo! Baguslah akhirnya mereka kembali berbaikan lagi!" Lina bicara dalam hati saat melihat Aira memasuki rumah.


🏠


..."Nyonya Aira, akhirnya kamu pulang juga!" Lina tersenyum hangat menyambut kedatangan Aira.☺️...


..."Bi, dimana Aldi?" Saat masuk Aira langsung menanyakan keberadaan Aldi....


"Tuan Aldi ada di ruang perawatan nyonya!" Lina terlihat sedih.


"Ini kedua kalinya aku meninggalkan Aldi, aku benar-benar istri yang egois!" Aira merasa bersalah pada Aldi.


"Aduh, tuan Aldi saja masih marah dan kesal pada tuan Aldo!" Lina bicara dalam hati, ia tak mungkin memberitahu Aira yang sesungguhnya karena Aldo bisa marah.


..."Baiklah, sudah ku putuskan dan aku akan menguatkan tekat ku apapun resikonya!" Aira bicara dalam hatinya....


"Bibi Lina, mulai hari ini aku yang akan mengurus segala keperluan Aldi! Dari makanannya juga segala hal tentangnya! Mulai malam ini aku akan tidur bersamanya di ruang rawat" Aira bicara dengan tegas.

__ADS_1


...Lina, Burhan dan Aldo terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Aira. Aura mencekam keluar dari diri Aldo membuat Lina dan Burhan sedikit ketakutan, mereka takut akan terjadi masalah lagi dengan Aira dan Aldo....


"Kau tak bisa melakukannya nyonya! Dokter sudah bertugas menjaga dan merawatnya! Lagi pula di ruang rawat tak ada ranjang untuk kau gunakan tidur!" Lina melirik ke arah Aldo berdiri.


..."Tak masalah, aku bisa tidur di lantai! Aku istrinya, aku berhak untuk ada di sisinya!" Aira bersikeras untuk menemani Aldi....


...Lina dan Burhan tak bisa berkata-kata lagi, mereka berdua melirik ke arah Aldo. Aira yang melihat mereka berdua pun ikut menatap tajam penuh keyakinan pada Aldo....


..."Siapkan makan malam untuk Aldi! Ia sangat menyukai salad buah mu kemaren!" Aldo berlalu pergi ke lantai atas....


Aira begitu senang dan bersemangat saat mendengar ijin yang di berikan oleh Aldo. Lina dan Burhan juga turut bahagia karena sepertinya Aldo sudah mulai membuka hatinya untuk Aira. Burhan bergegas menyusul Aldo ke lantai atas, ia akan membantu Aldo memakai kulit palsu juga kursi roda agar terlihat mirip seperti Aldi. Aldo akan menyamar sebagai Aldi untuk menemui Aira.


"Nyonya, dokter sudah selesai memeriksa tuan Aldi, tuan sekarang menunggu anda di kamar yang kalian gunakan untuk akad nikah waktu itu!" Burhan mendekati Aira yang sedang menyiapkan makanan untuk Aldi.


"Apakah Aldo juga ada di sini? Sudahlah meskipun ada, ia tak akan berani macam-macam dengan ku di depan kakaknya!" Aira bicara dalam hatinya di depan pintu, akhirnya ia memberanikan diri mengetuk pintu.


"Tok"


"Tok"

__ADS_1


..."Masuklah!" Aldo yang menyamar menjadi Aldi duduk di atas kursi roda dengan kulit palsu seperti luka bakar....


Saat masuk Aira terkejut dengan penampilan Aldi yang penuh dengan luka bakar di sekujur tubuhnya. Aira mental ludahnya, ia merasa gugup saat berhadapan dengan Aldi.


"Begitu parah keadaannya, bagaimana mungkin ia bisa melewati hari-harinya sendirian dan selalu berada di ruang rawat! Ia pasti sedih sekali dan juga kesepian!" Aira bicara dalam hati sambil menatap Aldi dengan intens dari atas hingga bawah.


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Masa lalu mengajarkan ku bagaimana menghargai saat ini


Luka mengajarkan ku untuk kuat


Cinta mengajarkan ku untu berbagi


Kasih mengajarkan ku untu menghargai


Hargai sebelum pergi


Cintai sebelum hilang

__ADS_1


Syukuri sebelum menyesal nanti


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


__ADS_2