Tak Bisa Di Sentuh

Tak Bisa Di Sentuh
11. AKU TIDAK BISA


__ADS_3

"Tempat lain? Istirahat? Apa maksudnya? Apakah..ah gak mungkin, apa ini berarti, lampu hijau?!......." Batin Sia menebak-nebak.


"Kau mau pergi kemana?" Tanya Sia penasaran.


"Ikut saja denganku"


Ekspektasi:


Hotel berbintang. dan berduaan di kamar.


Sia berpikir seperti ini jelas karena Baryu selalu mengajak dia istirahat setiap kali melihat hotel.


Realita :


Mereka pergi ke sebuah taman.


Disana ada dua bangku yg sejajar, Sia Lee duduk dibangku yg sebelah kiri dan Jiho duduk di sebelah kanan komplit dengan kain putih sebagai alas duduk nya, mungkin dia membawa kain lebih dari satu di tas nya...aigooo...!!


"Kurasa aku harus memberitahu mu sesuatu,....terima atau nggak ya mau gimana lagi karena ini bukan sesuatu yg bisa ku kendalikan, di antara kita gak akan pernah terjadi apa-apa, jadi sebaiknya hentikan semua ini, dan cari orang lain saja" Jiho mengutarakan semua isi hatinya kepada Sia.


"Jadi, aku ini gak menarik untuk mu?"


Sia Lee bertanya.,mana mungkin akan ada orang yg menolak pesonanya.


"Bukan..bukan begitu maksudku..hanya saja..."


"Baiklah, gak apa-apa, kau hampir melukai harga diriku, aku tau apa yg kau maksud dan betapa serius nya masalah ini, dan ku rasa satu-satunya pilihanku adalah menyingkirkan penyebab nya"


"Apa?" Jiho bingung, sebenarnya apa maksud dari kata-kata wanita ini.


"Kalau aku bisa mencari cowok lain, aku bahkan gak akan memulai ini, sudah ku bilang cuma karena....maksudku dihatiku hanyalah kamu...Jiho Shin" Sia Lee menatap Jiho dengan penuh perasaan.


Beberapa detik mereka saling menatap.


"Hmmmmmm, baiklah ku rasa cukup untuk hari ini, hayu kita pulang" Ajak Jiho.


"Tunggu aku belum selesai, daritadi aku mau bilang, di atas kain disamping mu ada kecoak"


Jiho langsung melihat tajam ke arah kecoak itu berada.


"Disentri, tifus, pneumonia, tbc, kram otak, dll..ribuan bakteri dan kuman ada ditubuh kecoak...Disentri, tifus, pneumonia, tbc, kram otak, dll..ribuan bakteri dan kuman ada ditubuh kecoak...Disentri, tifus, pneumonia, tbc, kram otak, dll..ribuan bakteri dan kuman ada ditubuh kecoak..."

__ADS_1


Jiho terus saja menatap tajam ke kecoak dan bergumam.


Ketika si kecoak gerak sedikit.


"Huwaaaaa....lari....tyfus..."


Jiho langsung berdiri dan berlari secepat kilat.


"Hah, apa? tyfus? itu kecoak heyy sejak kapan namanya ganti" Teriak Sia sambil mengikuti Jiho.


"Hey tunggu......."


Sesampainya didepan rumah Sia.


"Seperti yg sudah ku janjikan, buku-bukumu akan ku kembalikan, nomor telepon yg ada di kardus itu milikmu kan?"


Dia bertanya pada Jiho, mereka masih berdiri didepan rumah Sia.


"Iyaa.."


"Tunggu disini, akan ku kirimkan padamu"


"Dikirim padaku., apa maksud nya.?" Pikir Jiho.


Tring.. tring....


Ponsel Jiho berbunyi ada chat masuk.


Jiho langsung membuka chat itu dan.....


"Apa ini?" Kata Jiho.


Jiho bertanya pada Sia Lee yg sudah berada dirumahnya, mereka berbicara lewat kamera pengintai depan pintu itu.


"Halaman pertama dari buku Harmonika Yang Sedih, aku kirim satu halaman tiap kali kita kencan, kita harus bertemu seminggu sekali, totalnya 12 halaman, jadi kurasa cukup untuk 12 kali kencan, mau dapat cerita keseluruhan nya lebih cepat? kalau begitu ajak aku kencan sesering mungkin, aku selalu ada untukmu"


*inget endorse jadinya gengs...slalu ada untukmu cring..hehheh*


"Tu...tunggu kau gak boleh begitu, bagaimanapun kerasnya usaha mu, aku gak bisa..ini.....ini gak semudah seperti yg kau bayangkan."


"Mulai sekarang aku akan membantumu, aku akan bantu agar kau sembuh dari mysophobia itu"

__ADS_1


Klik, kamera dimatikan.


**


SEEKOR KUPU-KUPU BERKELANA BERKELILING DUNIA, TERBANG MENUJU ANGKASA.


KUPU-KUPU TERSEBUT BERTEMU DENGAN HARMONIKA YANG SEDANG MENANGIS.


"HARMONIKA, KENAPA KAMU MENANGIS?"


HARMONIKA MENJAWAB,


"HAI, AKU HARMONIKA YANG SEDIH, AKU TIDAK SUKA ORANG-ORANG MENARUH BIBIR MEREKA YANG JOROK DI TUBUHKU"


SANG KUPU-KUPU BERKATA,


"HARMONIKA, MAUKAH KAU MENEMANIKU BERKELANA?"


Sambil tiduran, Jiho membaca halaman pertama buku Harmonika yg sedih di ponselnya, yg dikirim oleh Sia via chat.


Dia kepikiran kata-kata Sia yg akan membantu Jiho menyembuhkan mysophobia nya.


"Sudah ku bilang cuma kamu yang..........jorok?!" batin Jiho,


Mengucap kata jorok dia teringat dengan masa lalu nya yg sangat menyedihkan.


Ada suara seorang wanita yg berkata.


"Dasar jorok"


"Anak jorok sepertimu"


"Kau tau gak? dia gak akan datang"


"Sangat jorok"


Ekspresi Jiho seketika itu berubah menjadi sangat muram.


Dia kembali dari lamunan nya.


"Nggak...aku gak bisa disembuhkan"

__ADS_1


__ADS_2