
Sia malam itu juga pergi ke rumah Jiho.
Ting tong......ting tong......
Bel rumah Jiho berbunyi.
Jiho membuka pintunya.
"Eh Sia ada apa malam-malam begini?!" Kata Jiho kaget.
"Eh anu hmmmmm aku mau ngajak kamu ke taman bermain besok, mau gak?!" Sia ragu.
"Taman bermain?!"
"Iyaaa, temanku punya tiket gratis, jadi gimana mau ikut gak?!"
"Oh begitu,, tapi...disana kan rame banget kayanya aku gak bisa deh" Jelas Jiho.
"Ah sudah ku duga, tapi gak apa-apa kok, kalau gitu kami aja yg pergi" Kata Sia tersenyum.
"Eh apa, apa yg kau maksud dengan 'kami'?!" Jiho penasaran.
"Rencananya besok, aku mau pergi sama teman-temanku, kau sudah pernah bertemu dengannya kok, kau ingat Baryu?!! ituloh yg waktu itu dan ada teman cowoknya yg mau ikut, dia temen ku juga sih" Jelas Sia pada Jiho.
"..............?!" Jiho terdiam dan mengernyitkan dahinya.
**
Keesokan harinya di StarLand.
Selamat datang di StarLand, tempat hiburan penuh impian dan harapan, ciptakan kenangan spesial dengan orang yg paling anda kasihi di StarLand.
Jiho dan Sia memasuki gerbang taman bermain.
Jiho berjalan disamping Sia dengan memakai masker dan sedikit gemetar, tak lupa Jiho juga memakai sarung tangannya.
"Jiho apa kau baik-baik aja? kau gak perlu memaksakan diri untuk melakukan ini"
"Aku gak apa-apa kok, itu lebih baik daripada meninggalkan mu sendiri disini" Kata Jiho lirih.
"Eh apa?!" Sia samar-samar mendengarnya karena suara orang banyak disitu.
"Gak apa-apa kok"
"Ngomong-ngomong dimana mereka yaa? kan janjiannya ketemu di pintu gerbang, masa harus ku telepon sih" Sia agak kesal.
Tiba-tiba ada orang dari belakang yg memegang pundak Sia.
"Haiiii nonaa, apa kau mauu wortel??" Sambil berbisik seram.
"Aiihhhhh apaan sih, siapa kamu?!" Sia kaget dan menjauh dari orang itu.
"wah wahh jangan teriak gitu dong, ini aku" Kata Baryu yg memakai jaket hoodie nya dan topeng.
"Baryu?!" Sia masih kaget..
"Bingoo....aku juga sama sihwan loh" Baryu menunjuk cowok disampingnya, yg juga memakai topeng hanya matanya saja.
"Yaa ampun untuk apa sih topeng itu?" Tanya Sia.
"Ini samaran biar gak ada yg tau, kalau kami ketauan, kan bisa jadi repot" Kata Sihwan.
"Hadeehhh malah pake topeng gitu yg bakal curi perhatian tau" Sia masih kesal karena tadi dikagetkan oleh Baryu.
"Hei kau datang ternyata, kau punya banyak waktu juga yaa, aku pikir kau gak ikut, nikmati saja mumpung lagi ada disini, ayooo kita bersenang-senang bersama" Kata Baryu pada Jiho.
Jiho diam saja, dia gak menggubris apa yg Baryu katakan.
"Oh yaa Sihwan kau belum pernah bertemu dengan dia kan?!" Tanya Sia kepada Sihwan.
__ADS_1
"Apa Baryu udah cerita kalau aku udah punya pacar? ini dia, Jiho"
"Senang bertemu dengan mu" Kata Jiho.
"Senang bertemu denganmu juga, aku Sihwan Yoon temannya Sia" Kata Sihwan ramah.
"Maaf yaa soal topeng ini"
"Iya gak apa-apa kok, santai aja"
Kata Jiho sambil menggandeng tangan Sia.
Baryu yg melihat Jiho dan Sia bergantengan tangan, memasang muka masam dibalik topeng nya.
"Baiklah karena kita semua udah kumpul, waktunya bersenang-senang" Baryu langsung bersemangat.
"Kyaaaaaa aku senang sekali" Kata Sia lebih bersemangat mengacungkan kedua tangannya yg sejak tadi dipegang Jiho.
Jiho melihat tangannya suram.
Mereka semua lalu memasuki kawasan wahana bermain.
"Wow sudah lama banget aku gak ke taman bermain, Ya Tuhan naik wahana yg mana dulu yaa, Apa hari ini kita bisa memainkan semua wahana?!" Sia sangat bersemangat sekali sambil melihat sekeliling.
"Santai aja, tempat ini kalau weekend dibuka sampai malam kok, kebetulan hari ini aku dan Sihwan gak ada jadwal lain" Kata Baryu yg berjalan perlahan di belakang Sia.
Sihwan lalu menghampiri Baryu.
"Baryu, apa kau baik-baik saja?!"
"Hah, soal apa?!"
"Yaa soal ituu, pacar Sia ikut kita main hari ini" Sihwan tau kalau Baryu menyukai Sia.
"Ah itu, gak apa-apa kok, malah aku yg nyuruh Sia untuk ngajak dia"
"Apa?!" Sihwan kaget.
Sia terus berjalan sambil melihat sekeliling wahana apa yg akan dia naikin duluan.
Dia melihat sebuah bando yg dijual dipinggir wahana kuda putar.
"Ah bando, yaps itulah yg kita butuhkan sebelum naik wahana" Sia menghampiri bando itu.
"Jiho apa kamu mau?!" Sia bertanya pada Jiho yg ada di sampingnya.
"Gak usah" Jiho langsung menjawabnya ketus.
"Mana mungkin kan aku pake bando mikymouse kaya gtu, idih" Batin Jiho.
"Jangan begitu, seenggaknya coba dulu dong,, ayolaaahhh" Bujuk Sia.
Sia lalu mengambil salahsatu bando dan memakaikan nya ke Jiho, Jiho mendapat perlakuan seperti itu hanya diam saja.
Sia melihat Jiho yg memakai bando tersipu malu...
"Kyaaaa imut nyaa"
"Sudah ku bilang, aku gak mau memakai beginian" Jiho langsung muram
"Baiklah baiklah akan ku hentikan" Sia melepas bando mikymouse itu dari kepala Jiho.
Sia mengambil bando kelinci yg sangat lucu dan memakainya.
"Bagaimana, bagus gak?!" Sia bertanya pada Jiho.
Jiho tercengang kagum melihat Sia memakai bando kelinci itu..
"Benar-benar, dia sangat imutt" Batin Jiho dan muka Jiho sedikit memerah.
__ADS_1
"Oke, kami ambil yg itu" Kata Jiho kepada penjual bando sambil menyerahkan uang, langsung dibayar tunai.
"Terimakasih" Kata si penjual.
"Eh......?!" Sia yg masih memakai bando kelinci itu, kaget.
"Jiho aku bawa uang kok, aku bisa bayar sendiri"
"Udah gak apa-apa"
"Kenapa kamu yg bayar? padahal aku yg pake loh ini" Kata Sia.
"Su...sudah ambil aja" Jiho gugup, entah kenapa perasaan Jiho saat berada dekat Sia mulai gak karuan.
Baryu datang mengagetkan mereka.
"Hei kalian, lagi apa disini? cepatlah keburu panjang antriannya"
"Ah baiklah" Kata Sia sedikit kaget.
"Simba mau naik yg mana dulu, gimana kalau naik yg itu dulu saja" Kata Baryu sambil nunjuk salahsatu wahana.
"Ah" Kata Sia.
"Roller coaster" Kata Sia dan Baryu berteriak riang.
Jiho yg melihat keakraban itu cukup tertegun diam.
"Aseeek, kali ini aku akan pecahkan rekorku" Kata Sia bersemangat.
"Ingat gak simba? waktu kita SMP, kita naik rollercoaster, dan saat kau berteriak ada lalat masuk ke mulut mu...hahahha" Baryu ngakak mengingat kejadian itu.
"Idih, pliss deh jangan ingat kejadian itu lagi, sangat menjijikan tau" Sia cemberut.
"Hahaha baiklah baiklah, ohyaa kau mau naik wahana baru yg waktu itu ku ceritakan gak?!"
"Yaa iyalah tentu saja" Kata Sia.
Jiho yg melihat mereka masih terdiam.
"Jiho kau mau naik rollercoaster gak?!" Ajak Sia.
"Ah enggak aku disiini aja"
"Apa? Kenapa?!" Sia heran.
"Aku gak begitu suka, naik rollercoaster" Kata Jiho membuat alasan.
"Apa? jadi untuk apa kau ikut, kalau kau gak mau naik apa-apa" Baryu mengejek.
"Gak usah pikirin aku, kalian senang-senang aja" Jiho menatap mereka berdua.
"Kau gak suka naik rollercoaster? astaga, itu sangat memalukan, padahal rame loh kalau naiknya sama-sama, yaudah kalau gitu, sampai jumpa, yuk simba" Baryu merangkul Sia dan mengajak nya untuk pergi ke wahana rollercoaster.
"Ah tapi..." Sia sebenarnya keberatan meninggalkan Jiho seorang diri.
Baryu berbisik pada Sia.
"Simba sudahlah, mumpung sekarang kita lagi disini, kita senang-senang aja gak usah mikirin yg lain, kalau enggak dia akan merasa gak enak karena kau gak bisa menikmati ini gara-gara dia" Baryu terus membujuk Sia.
"Menurutmu begitu?!"
"Iyaa pasti"
Sia dan Baryu berlalu pergi. Meskipun sesekali Sia menoleh ke arah Jiho yg masih terdiam melihat Sia dan Baryu pergi meninggalkan nya.
Swiiinggg....whuussss....swiiing....
Aaaaaaa.....aaaaa...
__ADS_1
Terdengar suara bising mesin wahana yg ada disitu dan suara teriakan orang-orang yg sedang asyikk menikmati setiap wahana.