Tak Bisa Di Sentuh

Tak Bisa Di Sentuh
30. NGGAK MUNGKIN


__ADS_3

Keesokan paginya, Sia nampak sedang berdandan didepan sebuah cermin di dalam kamarnya, dia memakai lipstik favoritenya warna nude pastel, sengaja dia memilih warna itu agar tidak begitu mencolok.


Dia memakai tangtop warna kuning, diluarnya dia kenakan jaket kulit hitam dengan aksesoris rantai-rantai kecil di bagian lengannya, bawahannya dia memakai rok hitam pendek dan sepatu boots putih selutut.


Dia berjalan menuju pintu keluar dengan membawa sebuah koper besar, tak lupa dia memakai kacamatanya dulu sebelum keluar rumah.


Brak...


Dia menutup pintu rumahnya dan keluar, meninggalkan rumah yg sekarang begitu sepi dan tenang.


**


Jiho sedang duduk dimeja kerja di rumahnya. Dia terus menerus melihat ponselnya.


"Dia kenapa sih, sudah dua hari ini dia gak menelpon atau mengirim pesan kepada ku sama sekali, bahkan sms yg tadi pagi aku kirim belum dia baca" Jiho heran dan masih menatap ponselnya itu dengan membayangkan sosok cantik, Sia Lee.


Jiho lalu kembali teringat kata-kata Sia waktu itu.


"Yang penting aku gak mau mengembalikan buku itu sekarang..titik, nanti saja kita bahas yaaa nanti saja" Kata Sia waktu itu.


"Kenapa dia gak mau mengembalikan buku itu? Yaelah benar-benar dia itu cewek yg gak bisa ditebak, dia kan bisa bilang pas kita bertemu sebelumnya, yaa setidaknya........tunggu apa ini yg dinamakan SMK, Sudah Makan Kabur??" Kata Jiho langsung berdiri dan ekspresinya berubah tidak percaya.


"Dia hanya ingin mempermainkan ku dengan buku itu, dan setelah dia puas dia akan meninggalkan ku begitu saja, Ng...nggak mungkin, tapi aku merasa dia emang bisa melakukan itu"


Bip bip....Bip bip....


Anda menerima pesan baru.


Tiba-tiba ponsel Jiho berbunyi.


"Akhirnya dia membalas pesanku" Kata Jiho sambil buru-buru mengambil ponselnya dari atas meja dan membaca pesannya.


Pengirim: 083816030xxx


Maaf..apa kau sudah menunggu lama?


sekarang, akan ku tunjukkan semuanya❤️

__ADS_1


klik link dibawah ini, untuk mengunduh gambar dan video porno gratis. Trimakasih.


www.xxxxxx.co.net


Jiho melihat pesan itu, langsung terdiam, wajahnya tiba-tiba kikuk dan kaku.


"Bukan ini yg ku tunggu, Kok bisa-bisanya dapat sms spam seperti ini sekarang?! huh, langsung hapus"


Jiho melihat isi sms dia dan Sia kembali.


"Apa dia sibuk? ah sudahlah, kalau dia membaca pesannya mungkin dia juga akan menghubungi ku" Kata Jiho menenangkan dirinya sendiri yg sejak tadi terus memikirkan Sia.


Tapi kata-kata tenang nya itu tidak berpengaruh sama sekali, saat ini dia malah lebih sering dengan ponselnya daripada dengan komputer nya.


Saat makan dia sambil memegang ponselnya takut akan ada kabar dari Sia.


Diruang kerjanya pun sama, ponselnya itu gak jauh-jauh darinya, sambil mengetik sesekali Jiho melirik ponselnya.


Bahkan saat Jiho lagi mandi, itu si ponsel dia selipkan di saku celana nya dan dia gantung di gantungan baju di kamar mandinya.


Malam harinya,Jiho duduk di tempat tidurnya bersiap mau tidur.


Tuuut...


Jiho menelpon Sia dan menunggu seseorang mengangkat telepon nya disebrang sana.


Bip......


"Halo Sia" Kata Jiho langsung menyapa Sia.


Nomor yg anda tuju sedang berada di luar jangkauan,cobalah beberapa saat lagi. Atau tinggalkan pesan suara setelah nada bip berikut ini.


"Ke......kenapa telepon nya juga gak aktif?" Jiho heran dan sangat mengkhawatirkan Sia.


***


Keesokan paginya.

__ADS_1


Ting tong........ting tong......ting tong.....


Jiho memencet bel rumah Sia.


"Apa dia gak dirumah? teleponnya juga masih gak aktif, apa yg terjadi padanya?"


Ting tong...ting tong....Jiho terus memencet bel rumah yg gak ada penghuni nya itu, namun Jiho gak tau.


"Apa sesuatu terjadi padanya?" Gumam Jiho masih berdiri didepan rumah Sia.


"Hei penghuni rumah 301? sedang apa kau disini? ada keperluan apa kau didepan rumah 302?" Tiba-tiba petugas cleaning servis datang mengagetkan Jiho.


"Oh, yaa halo" Sapa Jiho.


"Penghuni 302, sekarang dia sedang gak ada dirumah" Kata petugas itu sambil sejenak berhenti menyapu.


"Dia gak ada dirumah?" Tanya Jiho heran.


"Kira-kira beberapa hari yg lalu, pagi-pagi sekali dia pergi membawa koper besarnya, gak tau dia mau balik lagi kapan?, sepertinya dia akan pergi jauh dan gak akan pulang dalam waktu dekat kayanya" Tutur petugas cleaning servis itu.


"Apa?!" Jiho kaget mendengarnya.


Setelah mendengar itu semua Jiho berjalan perlahan memasuki rumahnya, dia seolah gak percaya apa yg dikatakan petugas kebersihan itu.


"Duh kemana sih dia? tanpa pamit pula, sebenarnya juga dia gak perlu bilang padaku sih, karena kita ini bukan siapa-siapa"


Jiho mulai mengingat tiap kejadian yg dia alami bersama Sia.


"Aku gak tau.....karna dia selalu ada didekat ku, dia selalu menghampiri ku duluan, yg menurutku itu sangat mengganggu, dia selalu menyapa ku duluan dan selalu berusaha menyentuhku. Aku gak tau sejak kapan tapi aku merasa sudah mulai terbiasa dengan dia ada didekatku, dan sekarang aku sadar..aku gak tau apa-apa tentang dia, apa dia akan kembali? bagaimana kalau aku gak bisa bertemu lagi dengannya?" Jiho terus berbicara sendiri.


Dia membuka pintu dan masuk ke rumahnya dan dia bersandar di pintu itu.


"Huh, ini gak masalah, toh kita juga hanya sekedar tetangga rumah saja, yg aku mau hanya buku ku kembali, itu saja..tapi..kenyataan bahwa dia gak ada didekatku membuat ku merasa.......ada sesuatu yg hilang dihatiku...fiuhhh kau dimana Sia Lee?" Gumam Jiho masih bersandar dipintu itu dengan tatapan yg sangat sayu dan seolah sangat merindukan seseorang.


***


ITALIA...

__ADS_1


Disebuah Kafe Sia duduk seorang diri, dia baru saja selesai pemotretan.


"Uh capek sekali, audisi kedua akhirnya selesai, semoga aja semuanya lancarrr, akan lebih menyenangkan kalau aku jalan-jalan dulu disini ah tapi aku harus balik Korea, lagipula rasanya aneh banget tanpa hape, ***** banget sih aku ini, bisa sampai kehilangan hape sampainya disini, tapi gak akan ada yg terjadi kan selama aku pergi,ah gak mungkin" Ucap Sia.


__ADS_2