
Roda dunia berputar pada waktunya begitu pula nasib manusia tidak selalu di atas suatu saat akan di bawah
Zubair sudah lulus sma kini memasuki perkuliahan masuk universitas ternama di.kotanya
Meski ahmad orang ternama dirinya masuk tanpa bantuan koneksi sang ayah
Di universitas tidak ada yang mengetahui dirinya anak dari ahmad orang terpandang
sedangkan ziko kuliah keluar negeri atas permintaan papanya sebenarnya ziko tidak mau untuk menunjukam baktinya menuruti keinginan orang tua
Di sana ziko masuk melalui koneksi sang ayah karena dirinya tidak seperti zubair punya otal tok cer
Di negara kanguru ziko kuliah ambil jurusan bisnis seperti anjuran sang papa agar bisa mengantikan posisi papanya bila pensiun kelak
Sudah sebulan ziko di negara kanguru di sana tak punya banyak teman takut salah pergaulan hanya menjaga diri itu pesan papanya jangan sampai salah jalan
dalam keheningan ziko ingat sahabatnya memikirkan sedang apa sahabatnya saat ini meraih hp di atas nakas berniat telf
Tut tut tut
'' halo brow ''
zubair dengan lantang menyapa sahabatnya dulu
'' bagaimana kabarnya '' ziko
'' alhamdulillah sehat kamu sedang apa tidak main ke klub ''
Zubair mengoda sahabatnya dirinya tau ziko anti masuk klub ada benarnya juga bila sudah masuk klub akan ketagihan
'' kamu brow meledek ya meledek jangan gitu amat kali '' ziko
'' semoga kamu kuat dengan segala macam ganguan dan godaan di sana ''
'' kalau liburan main ke sini ya '' ziko
'' kamu yang pulang mengunjungi orang tua apa tidak kangen sama papa mama kamu ''
'hee hee hee hee
'' asem kamu di bilangin malah tertawa lagi ''
'' ngeehh mbah ''
Zubair tertawa ngakak di pangil mbah sama sahabatnya
'' zubair aku tutup dulunya lain waktu di sambung lagi ''
__ADS_1
Tut telfn terputus ziko merebahkan badannya matanya semakin berat tidak butuh lama ziko terlelap
Zubair lagi menikmati makan malam di resto dengan kekasihnya dirinya pacaran baru 5 hari nama pacarnya rusni
Pacarnya bukan anak orang berada rusni bisa masuk universitas itu dengan jalur bea siswa rusni gadis cerdas satu ruangan dengan zubair
Sejak pertama masuk ruangan zubair selalu memperhatikan rusni saat itu menaruh hati sama rusni perlahan - lahan mendekati rusni
menyatakan perasaanya ternyata rusni pun menaruh rasa sama zubair gayung bersambut keduanya resmi pscaran
nina datang tiba - tiba duduk di antara zubair dan rusni
'' kakak kenalin aku nina sepupu kak zubair nama mbak siapa ''
'' aku rusni ''
'' mbak rusni pacar kakak ''
Rusni hanya angukan kepala tidak berani bicara panjang lebar pada orang yang baru kenal
'' maaf gangu kalian lanjut saja aku ke sana dulu ''
Nina menunjuk meja di mana kekasihnya duduk
Zubair menoleh ke arah meja yang di tunjuk nina dahi zubair mengkerut melihatnya dirinya mengenal orang tersebut
'' baru satu bulan kak ''
'' kalau pacaran hati - hati jangan sampai kebobolan nanti kamu rugi sendiri ''
Nina kini duduk di sebelah kekasihnya
'' kamu menemui siapa ''
'' saudara dia keponakan mama ''
'' sepupu kamu ''
Zubair dan nina duduk di kursi jaraknya lumayan jauh keduanya asyik dengan pacar masing - masing
Jarum jam terus berputar zubair dan kekasihnya beranjak pulang zubair antar rusni pulang
tidak selang lama nina juga pulang hari semakin larut nina tidak di antar pacarnya sudah di tunggu sopir selalu setia antar jemput dirinya
Malam kian pekat temaram lampu jalanan menerangi sepasang kekasih menuju tujuan
'' terima kasih mas aku masuk dulu ''
__ADS_1
'' besok jangan berangkat dulu aku kan menjemput kamu ''
Rusni angukan kepala turun dari mobil ketika hendak buka pintu ke dahuluan terbuka dari dalam
'' rusni kamu sudah pulang ''
Tanya wanita paruh baya dia tak lain ibunya rusni
'' ibu belum tidur ''
'' belum nunggu kamu datang ''
'' aku sudah datang sekarang ibu tidur ''
rusni antar ibunya sampai kamar setelah ibunya tidur rusni keluar masuk kamarnya
Zubair masi di jalan belum sampai rumah dari jauh melihat seorang wanita hendak di perkosa seketika mobil di rem
begegas turun hendak menolong seorang wanita di kelilingi beberapa pria
'' hai apa yang kalian lakukan lepaskan wanita itu ''
'' kamu siapa jangan sok jagoan pergi sana ini bukan urusanmu ''
'' ini menjadi urusanku kalian berani menganiaya wanita ''
Preman itu menendang perut zubair dengan gesit zubair menghindar melumpuhkan lawan dengan memukul persendian
seketika lawan tidak bisa mengelak menjerit kesakitan akibar pukula zubair
'' hajar dia sekarang ''
semua preman mengelilingi zubair tanpa takut sedikitpun zubair tenang berdiri tegak layaknya patung
preman menyerang bersamaan zubair tetap berdiri tegak begitu preman mendekat badan zubair berputar tanganya dengan cepat memukul satu - satu preman hinga semua terkapar
Bersambung
Jangan lupa
Like
Komen
Vote
Terima kasih readers terkasih
__ADS_1
💖💖💖