
Sholeh membuka mulut lebar - lebar merasa seperti mimpi bisa bertemu anak seorang pengusaha sukses di kotanya
menatap zubair tidak berkedip tidak semua orang tau ahmad mempunyai anak karena identitasnya di sembunyikan dari publik
Tidak perna terekspos oleh media manapun zubair tidak perna mau di kawal atau di antar papanya untuk pamer numpang tenar atau apalah itu tidak perna mau
Zubair hidup apa adanya seperti pada masyarakat umumnya tiap tidak terlihat kalau dia anak pengusaha ternama
'' yang benar saja kamu zubair ''
'' aku bicara jujur atau tidak cuma allah yang tau urusan manusia terserah apa kata mereka ''
Rahasia tuhan tidak ada yang tau secara langsung ataupun tersembunyi
Zubair meningalkan sholeh masi duduk di musholah dengan langkah pasti zubair ke parkiran saat akan membuka pintu mobil ada suara begitu tidak asing di telingga
zubair balik badan mendapati sang papa ada di depanya meraih tangan papanya ajak masuk mobil takut ada yang lihat kalau ahmad mustofa itu ayahnya
'' papa sedang apa di sini bikin aku jantungan saja ''
Pletak
Ahmad menjitak dahi zubair dengan keras
'' aduh papa gimana malah jitak aku''
'' jadi kamu kuliah di sini dulu papa rekomendasikan kamu kuliah di universitas elit tidak mau lebih memilih universitas swasta macam ini ''
'' coba papa amati penampilan para mahasiswa yang kuliah di sini tidak ada yang gelamor apalagi pakai rok sepaha kalau itu baha ayam suda ku makan ''
Ujar zubair dengan membayangkan paha ayam sebesar paha manusia seminggu baru habis
'' hai anak muda kamu lagi mikirin paha ayam apa paha manusia ''
'' keduanya pasti enak jika di makan''
'' mau jadi manusia kanibal kamu ''
Zubair hanya mengaruk kapala yang tidak gatal dengan tersenyum memamerkan gigi putihnya
'' bocah semprul papa mau ketemu dekan kamu dulu ''
'' papa ada urusan apa sama dekan ''
'' bisnik jo paijo ''
__ADS_1
'' awas papa paijo kalau bilang sama dekan kalau aku akan papa paijo bisa - bisa mahasiswi kampus pada mengejar cintaku papa paijo ''
'' kan enak bisa tenar di kelilingi cewek cantik tidak perlu mengejar pada datang sendiri ''
'' ogah aku awas kalau papa bocorin aku pindah ke kampus lain ''
saat ahmad akan turun zubair menahan tangan ahmad ada orang lewat
'' apa lagi pap sudah di tunggu jo paijo ''
Zubair masi celingukan lihat kiri kanan depan belakang setelah di rasa aman menyuruh sang papa cepat turun
'' cepat buruan turun mumpun sepi tidak ada orang lewat ''
'' ni anak ajak main kucing - kucingan seperti pencuri saja ''
Batin ahmad buru - buru turun di dorong anak dari tadi dengan terpaksa turun
Zubair memandang papanya masuk ruang dekan sedangksn dirinya meluncur ke sebuah kafe perut sudah bunyi
Kruuk kruuk kruuk
sampai depan kafe segera parkir mobil masuk kafe mengedarkan pandangan mencari kursi pojok yang kosong setelah dapat mendudukan pantat di kursi Pelayan datang menghampiri zubair
'' mau pesan ap tuan ''
Pelayan itu masih berdiri bingung dengan pesana zubair
'' maaf tuan aku karyawan baru ''
Zubair yang awalnya menunduk kini angkat kepala menatap pelayan di depanya
'' kamu santi kan rumah kamu di jl xxx ''
santi menutup mulutnya terkejut dengan pertanyaan zubair dirinya tak mampu menjawab hanya angukan kepala saja
'' aku pesan ini dan ini ''
Ahmad menunjuk menu yang biasa ia makan serta minumnya
'' kalau aku makan di sini kamu saja yang melayani biar tidak perlu jawab pertanyaan pelayan berulang - ulang''
'' baik tuan mohon di tunggu sebentar ''
'' jangan pangil aku tuan lagi kita kan teman kita seumuran lho.''
__ADS_1
'' tapi tuan ' belum.sempat bicara ada yang memangil diriny ''
'' santi cepat melayani pelangan saja lama amat pakai ngobrol lagi ''
Teriak karyawan bagian kasir saat memangilnya
Santi ke belakang ambil pesanan ahmad
Begitu santi pergi karyawan bagian kasir memandang ahmad terpesona '' pantas santi betah berdiri pelanganya ganteng begitu ''
Santi kembali antar pesanan ahmad segera pergi sebelum ada yang menegur dirinya
Wanita bagian kasir memangil santi
'' santi sini bentar ''
Santi mendekat ke arah kasir
'' ada apa memangilku ''
'' pelangan yang kamu layani siapa namany ''
'' aku tidak tau permisi ''
Santi tau maksud ucapan teman kerjanya itu selalu mencari orang kaya untuk di pacari tidak perna berhasil
Dalam hati santi berkata jangan sampai zubair terperangkap dalam jebakan temanya
Zubair menatap gerak gerik wanita bagian kasir usai makan zubair pangil pelayan meminta bill
Wanita bagian kasir mendengus kesal pasalnya zubair tidak membayar tagihan pada dirinya
'' tuan no meja xxx bagian kasir ada di sini ''
Teriak tanpa rasa malu membuat para pengunjung menatap aneh padanya
Bersambung
Jangan lupa
Like
Komen
Vote
__ADS_1
Terima kasih readers terkasih
💖💖💖