TAK SECANTIK WAJAHMU

TAK SECANTIK WAJAHMU
tamu tak di undang


__ADS_3

sifat manusia tidak sama walaupun kembar sekalipun ada sisi perbedaan dalan apapun


'' mas faton aku ingin kita ketemu nanti jam makan siang di resto xxx ''


faton lihat layar hp tidak tertera nama si penelfon tak ambil pusing melajukan mobil dengan tenang dalam hitungan menit mobil faton sampai di parkiran kantor


seorang resepsionis memangil sang bos


'' selamat pagi pak faton tadi ada seorang wanita ke sini mengantar ini buat bapak ''


' siapa namanya ''


'' dia tak mau menyebutkan nama pak, untuk lebih jelasnya bapak bisa lihat di cctv ''


'' baik terima kasih '' faton jalan ke arah ruangan ada di lantai 4


begitu dalam ruangan duduk di kursi kebesaran nya langsung bekerja membiarkan surat pemberian resepsionis


waktu begitu cepat berlalu sebentar lagi waktu jam istirahat tiba sedang serius menatap komputer hp faton bunyi tanda pangilan


layar hp menyala faton melihat sekilas tertera nomor tanpa nama, faton membiarkan sampai 5 kali baru di angkat


'' halo ''


'' mas faton jangan lupa datang ke resto xxx ''


'' siapa sih ngebet amat pingin ketemu '' gumam faton


rasa penasaran orang tang telfon faton meningalkan kantor menuju resto xxx tanpa memerlukan waktu lama mobil sudah terparkir baru keluar dari mobil hp berbunyi


'' ku tunggu di meja no 32 '' pemberitahuan dari orang misterius


faton mencari meja 32 ternyata paling pojok melangkah ke meja tersebut di situ telah menanti seorang wanita

__ADS_1


'' halo mas faton kita ketemu lagi, apa kabar ''


faton dengan santai menjawab pertanyaan wanita tersebut, orang itu tidak lain adalah risti


'' kabarku baik, ada perlu apa kamu menemuiku '' tanya faton


'' aku dengar kamu akan menikah dengan hesti apa betul ''


'' kalau iya kamu mau apa ''


'' batalkan saja mas kita rujuk kembali ''


'' mudah sekali kamu begitu, selama aku tak punya apa - apa kamu meningalkan aku dan anak - anak sekarang aku berpunya kamu merengek minta rujuk, lebih baik mati dari pada rujuk sama kamu '' faton emosi


'' apa hesti telah menguna - gunai kamu mas ''


'' kalau iya atau tidak itu bukan urusanmu jangan gangu kehidupan aku lagi ''


'' kamu lupa ya mas nita dan alif anak ku ''


'' tega sekali kamu meracuni pikiran anak - anak berikan nita sama alif padaku biar ku rawat ''


'' kamu mau merawat anak - anak agar tiap bulan nya kamu dapat transferan dari aku kan, aku tau jalan kamu risti jangan harap biarpun anak - anak ikut kamu aku tak akan memberi sepeserpun ''


'' faton kamu laki - laki tak berakhlak''


'' apa bedanya sama kamu, kamu juga wanita tak berakhlak bukan kasian anak - anak punya orang tua tak punya akhlak ''


risti emosi sampai ubun - ubun tanpa pikir panjang tangan nya menampar faton dengan keras hinga terdengar seluruh ruangan


'' begini kelakuan kamu setelah bercerai belum.dapat umpan makin beringas saja ''


'' kamu...''

__ADS_1


'' apa masi kurang menamparku silahkan tampar lagi ''


faton menyodorkan pipi satu nya biar di tampar risti


'' ayo kenapa malu jadi tontonan, orang seperti tidak punya rasa malu sedikit pun ''


risti pergi meningalkan resto penuh emosi '' awas saja kamu faton tunggu pembalasanku '' umpat risti


setelah risti pergi faton segera duduk pesan makan perutnya minta di isi ketemu risti membuat nafsu makan nya meningkat


jam istirahat telah usai faton sudah kembali di meja kerja nya menatap komputer dan dokumen yang harus di tanda tangani


tok


tok


tok


'' masuk '' perintah faton


setelah ada jawaban dari dalam asisten faton masuk


'' pak sebentar lagi waktu miting tiba''


'' kamu siap kan apa saja yang di pelukan aku segera ke sana ''


'' baik pak '' asisten itu keluar dari ruangan faton untuk mempersiapkan segala sesuatu


dalam ruangan miting nampak begitu tegang aura faton terlihat gusar karena tak menemukan titik temu


brak


brak

__ADS_1


seseorang menendang pintu ruang miting dengan emosi memuncah terlihat gurat emosi di wajahnya


__ADS_2