
Zubair menghampiri bagian kasir menatap dengan tajam baru berucap
'' nona apa kamu memangilku hmm''
'' iya kenapa ''
Jawab kasir dengan nada ketus memalingkan wajahnya
'' rupanya kamu suka sekali tebar pesona kamu tidak cocok jadi kasir''
Zubair keluar rumah makan pergi ke arah parkir di mana mobilnya berada
Baru membuka pintu ada yang menepuk pundaknya seketika menoleh jantung berdebar tidak karuan
'' papa lagi papa lagi sengaja papa mengikuti aku di mana - mana selalu nongol ''
Hee hee hee hee
Ahmad tanpa berdosa tidak menangapi ucapan zubair langsung pergi begitu saja tanpa berucap sepatah katapun
Zubair emosi tidak di hiraukan papanya masuk mobil membanting pintu dengan keras melajukan mobil ke jalan raya baru saja jalan mobil di belakang membunyikan klakson dengan keras
Zubair hatinya lagi dongkol segera turun menghampiri mobil di belakang mengetuk jendela mobil
'' hai kamu turun ''
Teriak zubair memangil orang dalam mobil karena tidak kunjung turun zubair membuka pintu menarik paksa orang itu begitu keluar
'' kamu lagi kamu lagi seperti jailangkung saja ada di mana - mana''
'' tahan emosi kamu brow kenapa bawaan kok emosi tingkat dewa ''
'' aku lagi ingin makan orang jangan bikin perkara denganku ya ''
Zubair pergi meningalkan soleh sedang menatap kepergian dirinya
'' itu anak kenapa ''
Batin soleh geleng - geleng kepala baru tau kalau temanya sedang marah mukanya serem seperti buaya kelaparan haaa haaa haaa
Soleh sampai lupa tujuanya ke rumah makan baru sadar ada janji sama orang sedang menunggu
baru melangkahkan kaki kasir yang tadi mengoda zubair memangilnya
'' hai cowok ganteng silahkan masuk''
Soleh tidak menangapi ucapanya apalagi menatapnya melirik pun tidak sudi
__ADS_1
'' hai soleh aku di sini ''
Seorang duduk di pojokan memangil dirinya soleh menyipitkan mata melihat orang itu lalu mendekat
'' ada apa kamu mengajak ketemuan di sini ''
tanya soleh dengan nada tidak bersahabat
'' cepat katakan ada perlu apa aku tidak punya banyak waktu ''
'' sabarlah baru duduk minimal minum dulu ''
'' aku ke sini tidak butuh minum buruan katakan jika tidak aku pulang''
'' tolong bantu aku kamu kenal sepupu zubair namanya nina dari sma aku suka padanya tapi tidak bisa kenalan denganya ''
'' yang jatuh cinta kamu kenapa aku yang repot kejar sendiri itu urusanmu bukan urusanku ''
Bentak soleh pergi meningalkan rumah makan tanpa pamit
langkah kaki menuju motor menaiki melaju dengan kecepatan penuh dalam waktu sekejap menghilang di telan lalu lalang kendaraan melintas
Zubair sampai rumah tanpa salam atau sapa masuk menaiki tanga ke arah kamar pribadinya
Menghempaskan badan ke kasur dengan kasar hingga terdengar dentungan kasur mengema
'' halo ngangu orang tidur saja cepat ngomong ada apa ''
'' hiks hiks hiks sayang kamu kasar banget sih apakah sudah bosan denganku ''
Zubair dengar suara orang menangis lalu melihat layar hpnya ternyata yang telf pacarnya
Menimpuk dahinya dengan kasar menyesali ucapanya barusan
'' halo sayang kamu masi di sana ''
Tidak ada jawaban layar hp di lihat kembali ternyata telfn sudah mati
Begegas mandi tak lama keluar kamar sudah rapi menuruni tangga hendak keluar rumah rani memangilnya
'' zubair kamu mau kemana lagi kelayapan mulu ''
'' mah aku ke rumah rusni dulu tadi telf malah aku omelin ''
'' makanya emosi jangan di pelihara buang jauh sampai samudra pasifik''
''zubair berangkat assalamu alaikum''
__ADS_1
'' wa' alaikum salam ''
Rani melongo kebiasaan zubair kalau keluar rumah tidak perna salam apalagi pamit selalu keluar masuk seperti di hotel tidak perduli orang sekitar
Kini zubair berdiri depan rumah orang tua rusni sebelum masuk mengucapkan salam
'' permisi assalamu alaikum ''
Bibik dengar salam tergopoh - gopoh menuju ruang tamu sebelum buka pintu menjawab salam
'' wa' alaikum salam eh den zubair mencari non rusni kan ''
'' iya bik adakan rusni nya ''
'' ada sebentar bibik pangilkan ''
Bibik meningalkan zubair di ruang tamu melangkah kan kaki ke kamar rusni
Tok tok tok
'' non ada tamu mencari non ''
'' bilang saja aku tidak ada ''
Zubair tiba - tiba sudah di belakang bibik saat bibik mau bicara zubair memberi isyarat agar bibik pergi
zubair membuka pintu kamar rusni pelan - pelan hinga tak ada suara tanpa sepengetahuan rusni zubair sudah masuk
'' tidak baik mengajari bibik bohong nanti kamu kebiasaan bohong '-
Rusni dengar suara zubair membalikan badan betapa terkejutnya kini kekasihnya ada di kamarnya
'' ngapain masuk kamarku keluar tidak sopan masuk sembarangan tanpa izin ''
Rusni mendorong badan zubair agar keluar dari kamarnya badan zubair tidak bergeming sedikitpun tetap berdiri mematung
Bersambung
Jangan lupa
Like
Komen
Vote
Terima kasih readers terkasih
__ADS_1
💖💖💖