
'' zubair tidak mau kasih tau mama pingin curhat ke papa sebagai sesama laki - laki ayo pa kita bicara di taman belakang saja ''
Zubair merangkul ahmad keduanya jalan beriringan ke arah taman belakang duduk di kursi
'' kamu mau ngomong apa sih bikin papa penasaran saja ''
'' pa aku tadi sudah melamar rusni secara pribadi kalau secara resmi papa dan mama rencana yang aku mau setela wisuda langsung menikahinya ''
'' sudah kamu fikirkan matang - matang nak terus rusninya bagaimana apa dia sudah setuju ''
'' dia minta waktu pa karena belum siap aku kasi waktu 3 bulan untuk berfikir ''
'' terserah kamu yang menjalani juga kamu papa dan mama cuma bisa mendukung saja ''
ujar ahmad menasehati zubair lagi kalang kabut asmaranya ingin segera memiliki rusni
Zubair pendengar setia di saat sang papa bercerama demi kebaikan dirinya agar ke depan lebih baik
'' siapa gadis itu zubair ''
'' rusni papa cewek yang sering zubair ajak ke sini ''
'' orang tuanya apa masi ada ''
'' kedua orang tuanya sudah meningal semenjak dia SMA pa dari sma seharusnya belajar dan berbaik dia malah sekolah sama ngurus perusahaan pa ''
'' baiklah kamu atur saja bagaimana baiknya ''
Zubair dengan manja memeluk sang papa dengan mengoyang - goyangkan badan ahmad
'' zubair lepas papa tidak bisa nafas kamu mau membunuh papa ''
'' jangan mati dulu papa belum gendong anak zubair nanti aku buatkan cucu yang banyak biar ramai rumah papa '
__ADS_1
'' nikah saja bum sudah mikirin anak''
Ahmad mendengus kesal dengan zubair belum apa - apa sudah mikirin yang tidak - tidak
Meningalkan zubair lagi duduk termenung memikirkan dirinya apakah bisa seorang zubair menjadi kepala rumah tangga yang bertangung jawab kelak
Rani mengendap - ngendap lalu nenimpuk bahu zubair hinga terjingkat
'' hayo mikirin kawin ya ''
Zubair melototi mamanya karena selalu bikin mati mendadak
'' mama sukanya bikin zubair mati mendadak saja ''
'' hus omongan kamu kalau di amini malaikat gimana ''
'' yang suka kagetun siapa mama kan kalau suatu saat mama kagetin lalu tau - tau inalillahi ''
'' kenapa papa suka sama mama emang mama punya daya tarik tarikanya seperti magnet ''
Haa haa haa
Zubair sebelum mendapat serangan dari mamanya kabur duluan menaki tangga
〰〰
Rusni sedang duduk di balik meja kerjanya berputar - putar pikiranya lagi pusing dengan permintaan sang kekasih
Setiap hari terngiang di telinga rusni saat zubair datang ke rumah tempo hari ingin menikahi dirinya seketika hatinya kalut pikiranya tidak menentu
Akan kah rusni menerima atau menolak padahal dirinya begitu sayang pada zubair semua wanita ingin dekat dengan zubair
tuhan memberi kemudahaan pada rusni bisa dekat dengan muda tanpa kendala sedikitpun dirinya merasa bangga
__ADS_1
Lagi asyik melamun pintu di ketuk seketika lamunanya hilang
'tok tok tok
'' masuk ''
Perintah rusni pada orang di balik menunggu jawaban dari dalam
Klek
nampak seorang wanita cantik masuk melangkahkan kaki menuju meja di mana rusni berkutat dengan tumpukan setiap hari tidak perna habis
Membuatnya jenuh ke inginan hati agar terbebas dari tangung jawab itu tidak bisa dirinya lakukan biar bagaimana pun rusni harus terima keadaan sekarang
Harus siap memikul beban berat mau tidak mau harus mau seakan di paksa bukan karena kemauan sendiri
Itulah perjalanan hidup manusia tidak ada yang sama tuhan mengatur sedemikian rupa agar selaras
Waktu begitu cepat berjalan sesuai poros dari pagi sampai malam terus berputar silih berganti tidak merasa lelah atau letih
Bersambung
Jangan lupa
Komen
Like
Vote
Terima kasih readers terkasih
💖💖💖
__ADS_1