
Rani tidak mendengarkan ucapan ahmad tetap jalan keluar masuk stand tapi tidak ada yang di beli
Kaki ahmad capek walau begitu tidak mengeluh takut rani marah
'' mas makan dulu yuk lapar ni ''
Dengar ucapan rani ahmad bernafas lega setidaknya kakinya bisa istirahat dirinya mengira rani lupa tidak mengisi perut
Dengan semangat ahmad bertanya pada rani
'' mau makan di mana sayang ''
rani menunjuk stand makan kesukaanya yakni gulai kepala kakap
Ahmad melihat ke mana arah telunjuk rani membuang nafas meraih tangan rani merangkulnya ke stand makan favorit rani
ahmad menyuruh rani duduk dirinya memesan makan setelah pesan duduk samping rani
'' mas maaf membuat kamu capek jangan bosan ya kalau aku ajak lagi''
'' asal jangan kau menyuruh aku keliling bandara saja ''
'' ya tidaklah mana mungkin aku mebiarkan suami tampaku di pelototin cewek - cewek ''
'' bilang saja kamu cemburu sayang''
'' kalau iya kenapa ''
Pembicaraan terhenti karena makanan mereka datang
__ADS_1
'' selamat menikmati tuan nyonya ''
'' terima kasih ''
Ahmad dan rani menikmati makan siang dengan saling bercanda
Usai makan rani melanjutkan keliling mall tanpa tujuan hanya cuci mata begitu puas lihat sana sini ajak ahmad pulang
'' mas ayo pulang ''
'' pulang dengan tangan kosong sebenarnya kamu mau beli apa pasti aku belikan ''
Hee hee hee
Tawa tanpa berdosa rani nampak terlihat di mata suami selalu setia tanpa mengeluh apalagi memarahinya
'' kamu itu kalau tidak niat beli ngapain ajak aku ke sini sengaja menghindari ajakan aku kan ''
ucapan rani terputus bibir ahmad mendarat di bibir rani membuatnya melotot tidak percaya suaminya berani mencium diriya depan umum
Rani memukul dada ahmad agar berhenti menciumnya alhasil ahmad menghentikan aksinya baru sadar berada di keramaian
ahmad segera gandeng rani merasa malu di tonton begitu banyak orang mau taruh mana mukanya semua orang tau siapa dirinya
Rani terseok - seok tidak bisa mengimbagi langkah ahmad yang lebar
'' mas jangan cepat - cepat kalau jalan ''
'' buruan aku malu sayang untung tidak ada wartawan meliput area situ ''
__ADS_1
'' makanya jangan asal nyosor ''
Ahmad memperlambat jalanya agar rani bisa mengimbangi jalanya
Suami istri itu telah duduk manis dalam mobil ahmad jika jalan berdua tidak mau pakai supir
'' mas kita ke mana lagi ''
Ahmad menepuk dahi istrinya belum puas keliling mall kini minta jalan - jalan dirinya pusing mau ajak ke mana tiba - tiba di kepala muncul sebuah ide
'' sayang kita ke hotel saja istirahat kaki ku ingin selonjoran capek selama berapa jam kamu ajak keliling ''
'' tumben suamiku mengeluh pasti ada mau hmm hmm ''
Ahmad mengartikan tanda rani setuju segera mengarahkan laju kendaraan ke arah hotel
Rani mengomel dari tadi tidak sadar sekarang sudah sampai hotel pandanganya melonggo saat lihat sebuah tulisan hotel
'' mas kenapa kita ke sini ''
'' bulan madu ke sekian kali sayang ''
'' di rumah atau hotel sama saja yang di lakukan juga itu lagi itu lagi ''
Tanpa pikir panjang ahmad turun buka pintu mobil tempat rani duduk lalu membopong kearah kamar hotel biasa dirinya tempati
Hotel itu punya dirinya dari gajinya selama kerja di perusahaan papa di kumpulin buat bangun hotel
Sebelum papanya meningal juga menikah denan rani itu usaha dirinya sendiri ke dua orang tuanya tidak ada yang tau
__ADS_1
Bersambung
Terima kasih atas dukungan readers