TAK SECANTIK WAJAHMU

TAK SECANTIK WAJAHMU
TSW PART 2


__ADS_3

'' tidak papa nama kamu siapa ''


'' via tuan maaf aku harus pulang ''


'' jangan pulang temani aku makan dulu nanti aku antar pulang ''


Via tidak bisa berbuat apa - apa hanya menurut karena tertolong atas kedatanganya.


'' kenalin namaku ahmad pilih menu kesukaan kamu ''


'' aku sudah maka tuan ''


Usai via berkata tiba - tiba perutnya bunyi ahmad tersenyum menatap via.


'' kamu harus makan kalau tidak nanti sakit ''


Via malu mulut sama perut tidak singkron hanya bisa menunduk.


ahmad llihat wanita di depanya tak kunjung memilih menu akhirnya ia yang memilih dalam hati berkata.


'' semoga dia suka dengan menu pilihanku ''


Gumam ahmad sedari tadi via hanya menunduk tidak mau angkat kepala.


'' via angkat kepalamu lalu makanlah''


via tidak berani menatap ahmad selalu menunduk hingga makan usai pun masi menunduk.


'' ayo aku antar pulang alamatnya di mana ''


ahmad dan via kini ada dalam mobil lalu melaju dengan kecepatan sedang menelusuri jalananan ibu kota mencari alamat rumah via.


Begitu ketemu via terkejut depan rumahnya rame banyak orang segera turun ahmad mengikutinya.


Via membela orang - orang yang berkerumun terdapat ibunya di maki - maki beberapa orang.


'' ada apa ini kenapa ibuku di maki - maki begini ''


'' ibu kamu hutang uang pada kami sudah 6 bulan belum juga bayar ''


'' berapa hutang ibuku ''


Tanya via degan suara bergetar apakah dirinya mampu membayar jika hutang ibunya banyak bagaimana.


Dalam Pikiran kacau memikirkan uang uang uang dan uang.


'' 500 rb ''

__ADS_1


'' satu juta ''


'' 300 rb ''


Jawab orang yang memberi hutang beesautan saling bergantian membuat kepalanya pusing hingga akhirnya jatuh.


Untung ahmad ada di belakangnya via tidak sampai jatuh ke lantai setelah memindahkan tubuh via ahmad menghadapi orang - orang yang berkerumun.


'' yang tidak ada kepentingan silahkan bubar mana yang punya yang menagih hutang masuk rumah''


'' berapa hutang ibunya via ''


'' satu persatu orang itu menyebutkan nominal ''


Via tersadar ketika ahmad memberi uang pada orang yang menagih hutang.


'' tuan bagaimana aku bisa melunasi uang begitu banyak sedangkan aku cari kerja belum dapat ''


'' tidak perlu kau bayar asal mau jadi istriku ''


'' beri aku waktu untuk berfikir tuan ''


'' baiklah waktunya hanya satu minggu cukup kan seminggu lagi aku ke sini menunggu jawaban kamu ''


'' cukup tuan terima kasih ''


'' assalamu alaikum ''


'' wa' alaikum salam silahkan masuk tuan ''


Orang tua via duduk di ruang tamu menunggu kedatangan orang yang telah menolongnya kemarin.


Ahmad duduk begitu juga dengan via hening sejenak belum ada satu pun yang mulai bicara hinga ayah via berucap.


'' maaf nak boleh tau nama kamu siapa ''


'' aku ahmad pak ''


'' baiklah nak ahmad semua keputusan ada di tangan via terserah mau jawab apa bapak hanya bisa mendukung saja ''


'' tuan setelah erfikir selama seminggu aku menerima ''


'' karena kamu menerima sebulan lagi kita menikah secara sederhana saja, ini uang untuk keperluan orang tua kamu selama sebulan karena urusan sudah selesai aku pamit pulang ''


'' terima kasih banyak tuan ''


'' mulai hari ini jangan pangil tuan pangil mas ''

__ADS_1


Via angukan kepala lalu mengantar ahmad sampai teras.


Orang tua via melihat uang begitu banyak di atas meja tertegun.


'' ibu kira - kira itu berapa ya baru hari ini melihat uang sebanyak ini ''


Tanya suami ternyata istri tidak mengetahui persis jumlahnya terus memandang uang pemberian ahmad menerkah nerkah.


suara langkah kaki via mengangetkan orang tuanya baru sadar anaknya baru masuk.


'' ayah ibu kalian kenapa ''


pertanyaan via tak kunjung memdapat jawaban, kedua orang tuanya masi binggung mau bicara apa.


Via duduk namun orang tuanya masi tertegun dengan uang di atas meja mau di apakan.


'' Ayah ibu kalian tidak perlu kerja lagi di rumah saja sudah tua ''


'' terus kami akan maksn apa nak bila tidak kerja ''


'' uang ini untuk makan kita selama sebulan ''


'' emang uang itu jumlahnya berapa ''


'' ini 3 juta bu cukup buat makan selama 2 bulan ''


'' apa ''


Teriak orang tua via seakan tidak percaya dengar nomina uang yang di pegang via,


'' yang benar via kamu kalau ngomong ''


Via geleng - geleng kepala memaklumi orang tuanya tidak perna pegang uang sebanyak itu jadi terkejut.


'' ayah ibu pegang dan hitunglah uang ini bila kalian tidak bicara ''


Orang tua via tanganya gemetar memegang uang tersebut begitu pula badan ikutan lemas seketika.


Tiba - tiba pingsan kedua orang tuanya via begegas menyimpan uang ke dalam kamar baru keluar meminta bantuan tetanga


Memindahkan ibu ayah ke dalam kamar dirinya mindahin sendiri tidak kuat karena badan keduanya besar - besar


'' terima kasi bapak - bapak ''


'' sama - sama ''


Bersambung

__ADS_1


💖💖💖


__ADS_2