
'' kamu datang - datang main peluk sembarangan dari dulu kebiasaan kamu tidak berubah makin gila saja''
'' zubair dari dulu aku suka sama kamu ''
'' dengar baik - baik buka telinga kamu lebar - lebar AKU SAMA SEKALI TIDAK ADA RASA SEDIKIT PUN SAMA KAMU ''
Emosi zubair meluap hingga ucapan yang terlontar penuh penekanan
'' tapi zubair aku tidak bisa melupakan kamu ''
Seolah tidak perduli kalau istri zubair di sampingnya hanya geleng - geleng menatap si wanita perayu
'' kalau kamu tidak faham dengan omonganku lebih baik masuk rumah sakit jiwa sana ''
untuk kesekian kalinya zubair mengucapkan kata tak kalah pedas dari ucapan sebelumnya
wanita yang meghampiri zubair adalah fans fanatiknya sejak smp, dia terlalu berambisi ingin memiliki zubair
Namun sayang zubair bukan barang yang bisa di bawah ke sana sini wanita itu tidak punya malu main sosor pipi zubair
Cup
Cup
Cup
'' kamu wanita kurang ajar dan murahan ''
Dengan geram yang membara zubair angkat tangan hendak menampar tapi di cegah rusni
'' aku tidak mau tanganmu kotor habis menampar dia mas kita pulang saja ''
Zubair bagai kerbau di cocok hidungnya menuruti segala ucapan rusni kakinya mengikuti langkah istri
Rasa penasaran zubair begitu besar karena rusni tidak marah sedikitpun pada wanita barusan kini memberanikan diri bertanya
'' sayang kenapa kamu tidak marah atau cemburu sih ''
'' mas marah padanya sudah mewakili perasaanku ya cemburu, dia datang main peluk aku saja mau peluk kamu saja masi malu ''
__ADS_1
'' aku ini suami kamu masa peluk suami sendiri tidak berani mau mas ajarin bagaimana cara peluk suami dengan mesra ''
Zubair menatap rusni dengan kode menaik turunkan alisnya
Rusni memukul lengan zubair dengan keras wajahnya merah menahan malu suami suka merayu diriknya tidak pandang tempat asal ceplas ceplos
Membuat orang sekitar memandang keduanya seolah menonton syuting drama romantis membuat para jomblo menangis
Wanita tadi tanganya mengepal dengan kuat pandangan mata tertuju pada pasangan suami istri penuh kesal amarah memuncak dan dendam di hati membakar jiwa yang rapuh
Sosok zubair dari smp sampai perkuliahan membuat kaum hawa terpesona bahkan ada yang mengidolakannya
Wanita itu selama smp hingga sma selalu ajak nina duel nina selalu juara bila di tantang dirinya
Bahkam tidak segan - segan menghajar nina dengan mengeroyok bagai musuh bebuyutan bila ketemu saling menghina
Nina notabenya bar bar tidak takut sedikitpun jika mendapat tantangan dari orang lain permainan apapun dia libas
Hingga semua murid takut tak ada yang berani macam - macam sama nina
'' mas untuk apa aku cemburu kamu saja tidak sudi sama dia ''
'' mas mau nikah lagi boleh sebelum menikah jabatan kamu aku ambil alih ''
'' kenapa begitu sayang ''
'' jangan banyak tanya pikir sendiri ''
Rusni marah menghempaskan tangan zubair jalan cepat meningalkan suami menghentikan taksi
'' ke jalan xxx pak ''
'' baik mbk ''
Dalam taksi air mata rusni memetes bagai air hujan selama perjalanan berulang kali mengusap air mata tak terasa taksi yang di tumpangi sampai rumah
'' mbk sudah sampai ''
Rusni ambil dompet dalam tas usai membayar segera turun
__ADS_1
Satpam lihat majikan keluar dari taksi menyambut dengan membuka pintu pagar
'' selamat siang nyonya ''
Rusni tidak menjawab seperti biasanya hatinya lagi gunda gulana memikirkan ucapan suami barusan dalam hatinya berkata
'' apakah mas zubair berniat menduakan aku ''
tidak memperhatikan sapaan satpam terus jalan menuju kamar begitu masuk mengunci pintu tidak ingin di ganggu
Meratapi hatinya baru beberapa bulan menikah anak belum dapat suami sudah berulah
Rusni menangis sejadi - jadinya mengeluarkan unek - unek yang terpendam tidak berani berucap hanya air mata yang bicara
Karena capek menangis hingga tertidur zubair sendiri mengejar istri tapi kehilangan jejak merutuki mulutnya asal bicara tidak memikirkan hati istri
Dengan lari cepat menuju parkir mengemudi mobil dengan kecepatan sedang takut terjadi hal yang tidak - tidak mobilnya jalan seperti keong
Pikiranya kacau balau perjalanan yang di tempuh jadi lama sekali biasanya 20 menit sampai kini 2 jam baru sampai
maklum baru belajar merangkak jadinya lambat sangat zubair tidak balik ke kantor melainkan pulang dalam perjalanan sempat telf satpam rumah
Satpam tau majikan pulang buka pagar lebar - lebar tidak lupa menyapa
'' selamat siang tuan ''
'' istri saya pulang sudah lama pak ''
'' sudah 2 jam yang lalu tuan
usai tanya jawab dengan satpam zubair masuk menuju kamar begitu sampai tidak bisa buka pintu alhasil badan lemas hanya selonjor dengan punggung bersandar pintu
Dalam kamar rusni bangun merasa badanya lengket begegas membersihkan walau wajah fres tapi mata masi terlihat sembab
Setelah rapi dengan make up natural meraih knop pintu alangkah terkejut dirinya mendapati suaminya terjungkal sebelum kepala meyentuh lantai segera meraihnya
Bersambung
Terima kasih
__ADS_1
💖💖