
Sampai pintu tengah terdengar kata tolong suara makin lirih zubair bersama satpam masuk ke sebuah kamar
Pandanganya tertegun mendapati wanita muda tergeletak bersimbah darah tidak berani mendekat
'' lapor polisi jangan lupa telfn ambulan ''
Zubair memberi perintah pada satpam sedangkan dirinya berlalu meningalkan rumah itu tidak mau berurusan dengan polisi
dalam hitungan menit polisi dan ambulan datang polisi menghampiri satpam mengintrogasinya
Satpam tidak tau kronologinya tidak bisa memberi jawaban sesunguhnya wanita yang terluka pun di angkut ambulan petugas rumah sakit binggung siapa yang akan bertangung jawab atas wanita itu
Satpam juga bingung kembali masuk rumah memangil zubair kini zubair berkat pada petugas rumah sakit itu
'' tanyai saja namanya nanti kalau sudah sembuh baru kalian introgasi siapa yang harus membayar biayai perawatannya selama dia sakit BEGITU SAJA REPOT ''
Gertakan zubair membuat kedua perawat takut lalu undur diri membawa pasien yang ia temukan tadi
Ambulan mobil polisi pergi dari tempat kejadian karena tidak ada orang pun mengetahui kejadian waktu itu
Zubair kini selonjoran di karpet ruang keluarga baru hitungan detik terlelap
Jam 4 sore rani terbangun tidurnya terlalu nyenyak hingga lupa dirinya tidur jam berapa menengok ke samping suami masi terlelap
'' ini orang tidur dari jam berapa sampai sekareng belum bangun ''
'' mas bangun sudah malam bangun''
Lihat suami makin peluk guling dalam sekejab ide jahil muncul di benak rani teriak di telinga suami
'' mas ahmad bangun ada kebakaran''
Ahmad langsung duduk posisi mata masi merem dengan berucap
'' kebakaran panas tolong - tolong ''
Ahmad mengulang - ulang kata yang di ucapkan istri dengan resek video suami seperti orang kesurupan setelah usai tertawa
Haa haa haa
Ahmad dengar tawa istri tidak jauh dari duduknya baru sadar menatap rani dengan tatapan horor
'' hati - hati nanti mata kamu lepas tidak bisa di pasang lagi ''
'' istri kurang ajar suka ngerjain suami awas nanti ku hukum kamu ''
__ADS_1
'' beraninya main hukum emang mas ahmad penegak hukum ''
Ahmad jengah lihat ulah rani membopongnya mengelitiki di atas kasur rani tidak tahan geli ambil jurus pamungkas mencium ahmad
Ahmad mendapat serangan mendadak tanganya seketika berhenti mengelitiki istrinya berganti menyambut ciuman mesra rani
Bibik melihat zubair tidur di karpet membangunkannya karena hari sudah sore
'' den zubair bangun sudah sore sebentar lagi maghrib ''
Zubair membuka mata ternyata yang membangunkan dirinya bibik
'' sekarang jam berapa bik ''
'' hampir jam lima den ''
'' mama papa belum bangun bik ''
'' dari siang sampai sekarang belum turun bik ''
Zubair bangun menuju kamar orang tuanya begitu sampai pintu mengetuknya tidak peduli suara aneh dari dalam kamar orang tuanya
Tok tok tok
Zubair mrngetuk berkali - kali tidak kunjung di buka lalu mengedor dengan keras
'' apa sih mau kamu zubair gangu orang tua lagi olah raga saja ''
'' papa malam masi panjang di tunda dulu olah raganya lihat jam tidak olah raga jam segini ''
Ahmad melihat ke arah jari telunjuk zubair tanpa bersalah cuma berucap
'' itu baru jam setengah enam pagi nak ''
Zubair kesal langsung mematikan lampu ahmad tidak bisa melihat apa - apa
'' kok gelap apa lagi mendung sebentar lagi hujan ''
Rani keluar kamar mandi sudah segar terkejut lihat lampu kamar mati sayup - sayup dengar celotehan suami dan anak lagi berdenat mendekat memukul pantat suami
'' siapa yang berani memukul pantat orang gateng ''
'' hantu dalam kamar papa lagi marah buruan mandi biar tidak di pukul lagi ''
'' begitu ya nak papa mandi dulu setelah itu berangkat kerja ''
__ADS_1
Rani zubair tertawa tiada henti sampai meja makan masi tertawa ahmad menuruni tangga binggung lihat anak sama istri tertawa mulu dari tadi
'' kalian lagi menertawakan apaan sampai terpingkal - pingkal begitu apa ada yang lucu ''
'' papa sudah siap berangkat kerja ''
Sekaranf ahmad baru sadar anak istri menertawaka dirinya
'' belum puas tertawanya silahkan tertawa sampai puas ''
Rani zubair seketika terdiam tidak lagi bersuara tidak ada yang berani berbicara sedikitpun
'' papa tidur hampir setengah hari apa papa tau cerita tetangga sebelah tadi siang ''
'' emang ada apa nak cerita dong ''
'' tidak ada cerita apa - apa selain tidur ''
'' pelit amat sama papa bagi info dong ''
'' cari tau sendiri anak buah banyak.buat apa ''
Ahmad tidak mampu menjawab bila di hubungkan sama pekerjaannya hanya terdiam anaknya kini sudah tau sisi lain papanya
'' tidak usah di pertegas begitu papa sudah tau ''
zubair melirik mamanya yanf di lirik hanya angkat bahu makan berlanjut tanpa ada suara celotehan sana sini hanya menikmati sesuap demi sesuap nasi
'' mama papa zubair ngantuk ni duluan ke kamar ''
'' kamu bukanya mau tidur tapi ingun telfn rusni kan ingat tidur jangan sampai larut ''
Goda ahmad maksud pamit anaknya dirinya sekarang hafal betul kebiasaan zubair bila malam hari
Zubair berlalu sambil memberi jempol pada papanya
Bersambung
Jangan lupa
Like
Komen
Vote
__ADS_1
Terima kasih readers terkasih
💖💖💖