TAK SECANTIK WAJAHMU

TAK SECANTIK WAJAHMU
TSW PART 2


__ADS_3

Zubair terburu - buru kali ini tidak mau terlambat karena rapat penting menuruni tanga sambil lari bibik lihat hanya bisa berucap


'' tuan hati - hati nanti jatuh ''


'' iya bik terima kasih ''


Bibik inisiatif ambil roti dan susu memberikan pada zubair


'' tuan minum ini ''


Zubair meraih gelas yang di sodorkan bibik minum dengan sekali tengak memberikan gelas kembali pada bibik mengunyah roti sambil jalan


jalanan sudah tidak ramai melajukan mobil dengan kecepatan penuh tidak sampai 30 menit sudah sampai


Asisten lihat bos baru datang menyapa


'' pagi pak ''


'' pagi do gimana berkas untuk miting sudah kamu siapkan ''


'' sudah pak ini ''


Jawab asisten dengan memperlihatkan berkas yang di bawa


'' jam berapa miting di mulai ''


'' sekitar jam 10 pak masi ada waktu barang kali bapak mau makan dulu ''


Zubair melihat jam tanganya sekilas lalu menuju kantin untuk mengisi perut hanya terisi susu dan roti sedangkan saat miting perut tidak boleh biar tidak muda emosi


'' kamu siapkan saja keperluanya aku ke kantin dulu '-


'' baik pak ''


Tepat jam 10 di ruang miting nampak beberapa orang sudah berkumpul di sana menunggu zubair


Dengan langkah yang angkuh zubair di dampingi asisten masuk ke ruang miting di mulailah rapat antar sesama devisi membahas kelangsungan perusahaan agar lebih maju


Miting berjalan lancar tidak sampai 60 menit selesai dengam hasil memuaskan para karyawan semua berprestasi pada bidang masing - masing.


'' pak jam 2 ada pertemuan dengan pak edo di resto xxx ''


'' hmmm ''


Zubair meningalkan ruang miting menuju ruang kerjanya menatap leptop

__ADS_1


Waktu berjalan dengan cepat sekarang zubair hendak menemui klain menuju ke resto xxx di temani asisten


Dari jauh pak edo melambaikan tangan agar zubair mendekat


'' assalamu alaikum pak zubair ''


'' wa' alaikum salam pak edo maaf nunggu lama ''


'' baru saja sampai silahkan mau pesan apa ''


'' minum saja dulu makan nya nanti saja ''


'' berkas perusahaan saya mohon di baca dulu barang kali ada yang kurang ''


Zubair membaca dengan seksama dan teliti usai membaca zubair berkata


'' pak edo mohon maaf di bagian sini ada yang kurang lengkap mohon di lengkapi ''


Edo membaca ulang berkasnya dengan teliti setelah di amati ternyata ada yang kurang


'' baik besok akan ku peebaiki jadi kerjasama kita tetap lanjutkan ''


'' berkas tolong di perbaiki dulu setelah itu kita bahas kerja sama kita ''


'' iya pak semua orang juga perna melakukan ke salahan ''


Selesai berbincang pesan makan tidak butuh lama makanan datang


Makan sambil berbincang ringan hinga piring kosog, usai makan pulang ke perusahaan masing - masing


'' ada jadwal apa lagi ''


Tanya zubair pada asisten karna ingin cepat pulang


-' tidak ada pak ''


'' tolong kamu handel perusahaan aku pulang dulu ''


Entah mengapa zubair ingin cepat rasa kangen sama rusni tiba - tiba muncul


Melajukan mobil dengan tidak sabaran mobil motor lewat di marahi tidak lama sampai ruma


Rusni dengar suara mobil suami segera berdiri di teras teruhat zubair keluar dari mobil


terkejut belum jam 4 sore zubair sudah pulang ada apa gerangan

__ADS_1


'' mas ini jam berapa sudah pulang ''


Tanya rusni agak bingung dengan tingksh suami


'' tiba - tiba aku kangen yang ingin peluk kamu ''


Rengek zubair bergelayut di lengan rusni seakan tidak mau lepas


'' tiap hari kan sudah peluk aku masa masi kurang ''


'' jangan banyak tanya aku ngantuk temani tidur ''


Zubair menarik rusni ke kamar ingin di manja seperti bayi


'' mas ini masi sore tidak baik tidur jam segini '


Tolak rusni halus tidur saat sore hari tidak baik buat kesehatan


'' ayolah sayang jangan menolak ajakan suami nanti kamu berdosa tidak mazuk surga ''


'' mulai deh ceramahnya iya jangan begini aku tidak bisa jalan ''


Zubair merengangkan pelukanya agar rusni bisa jalan dengan santai


'' mas kamu kenapa manja begini seperti bocah kecil saja ''


Begitu sampai kamar zubair merebahkan badan menarik rusni agar ikut tidur di samping nya


Baru memeluk rusni lansung terlap sudah rusnk melepas pelkan meningalkan zubair tidak enak hati


Menurunk tangga terlihat rani lewat hendak ke dapur


'' nak aku tadi seperti lihat zubair mana dia ''


'' tidur ma tidak tau mengapa hari ini mas aneh berpolah tingkah seperti anak kecil''


rani merasa heran jam segini zubair tidur seperti bayi saja


'' ayo ikut mama ke taman belakang kita senam sore dari pada tidur seperti suami kamu ''


Rusni msngikuti langkah mertua ke taman belakang di sana sudah tersedia matras dan tape kompo


Bersambung


💖💖💖

__ADS_1


__ADS_2