TAK SECANTIK WAJAHMU

TAK SECANTIK WAJAHMU
TSW PART 2


__ADS_3

Ahmad sekeluarga kini dalam mobil yang menjadi supir zubair rusni di sampingnya suami sisanya duduk di belakang.


Ahmad di apit kedua istrinya alif cemberut duduk sendiri belakang zubair lihat ekpresi alif tertawa


Haaa haaa haaa


'' zubair kamu menertawakan apa tidak ada yang lucu juga ''


Ucap ahmad tidak menyadari putrinya ngambek di cuekin pada berpasangan dirinya sendiri


'' yang di belakang papa itu mukanya seperti mau makan orang ''


Zubair nyengir lihat tatapan bengis alif pada diriinya membuat rusni tersenyum


'' aku mau makan kakak ''


Jawab alif spontan membuat seisi mobil tertawa dengar celotehan alif dan zubair bikin suasana hidup


'' jangan debat ayo jalan zubair ''


Ahmad capek dengar kedua anaknya selalu debat setiap kali bertemu


'' tunggu dulu ''


Alif tidak terima duduk sendiri ingin menyingkirkan kedua mama dari samping ahmad.


'' apa lagi alif ''


tanya ahmad pada putrinya dari tadi bicara terus apa tidak capek mulut kamu


'' para mama duduk belakang aku mau duduk sama papa enak saja di temani dua wanita tiap hari giliran aku tidak di hiraukan ''


Ahmad tertegun dengan ucapan alif


'' sudah kamu duduk belakang saja enak bisa tidur selonjoran ''


'' kalau gitu aku turun saja tidak ikut''


alif tidk mau kalah selalu di cuekin tidak ada yang memperhatikannya


Ocehan alif di sadari zubair kalau adiknya butuh perhatian dan kasih sayang papa selama 6 bulan tidak bertemu membuatnya manja


'' ayo via pindah belakang biarin alif pacaran sama papanya ''


rani ajak via duduk belakang mengalah pada anak.

__ADS_1


'' aku punya pacar seperti papa ganteng kaya mau sekali tapi beristri dua TIIDAAK ''


'' jika ada yang berani menduakan adikku akan sikat habis ''


'' emang kakak berani ''


'' seorang kakak harus berani untuk melindungi adiknya ''


Ahmad pun memberi dua jempol pada zubair.


'' ayo jalan kak panas ni ac di nyalakan donk ''


'' aduh adik kakak makin hari makin cerewet saja ''


Zubair selalu mengoda alif seperti ada yang kurang bila tidak mengoda alif


'' ya harus donk kakak, biar tidak ada cowok yang berani macam - macam sama aku bila perlu jadi macam garong bila ada cowok mendekat ''


'' jangan ganas - ganas alif perempuan itu lemah lembut seperti mbk rusni ''


'' kalau di lihat mbak rusni memang lemah lembut tapi apa bisa lemah lembut bila di atas ranjang ''


Seketika alif menutup mulut lalu tertawa ngakak begitu juga zubair membuat rusni makin tertundu malu


'' omongan kamu ada saja dik dik ''


Selama perjalanan alif tidak ada capeknya bicara terus sambil memeluk papanya


Tidak lama mereka sampai tujuan alif paling semangat bersorak - sorak zubair sampai berisik lalu menutup mulut alif


'' teriak - teriak lagi nanti kakak cium''


Alif mengadu pada kakak iparnya karena habis di marahi zubair


'' mbak rusni kakak nakal ''


'' Alif bisa diam tidak telinga kakak sakit dengar kamu ngomong dari tadi ''


'' lihat itu mbak kakak marahi aku mulu dari tadi ''


Rusni hanya senyum - senyum sendiri lihat polah tingkah dua bersaudara bila berkumpul.


Begitu lihat pantai alif semangat


berteriak dirinya yang heboh sendiri suka biki gaduh

__ADS_1


Zubair menjitak kepala alif hinga kesakitan tidak terima menjital balik hinga terjadilah kejar kejaran keduanya


Banyak sepasang mata melihat alif dan zubair yang kejar - kejaran tiada henti mereka yang lihat mengira sepasang kekasih sedang kasmaran


Hingga zubair berhasil menangkap alif lalu memeluknya


Alif ngakak menahan geli karena ulah zubair sang kakak


Keduanya baru sadar tengok kiri kanan kehilangan rombongan beserta rusni


'' dik coba telf mama papa ada di mana ''


Perintah zubair pada adiknya alif hatinya gelisah takut kehilangan istri tercinta


'' gimana tersambung apa tidak ''


'' tersambung tapi tidak di angkat ''


Keduanya makin panik karena mamanya yang baru sembuh takut terjadi apa - apa


alif terus menghubungi mamanya ahmad lihat kedua anak bandel gelisah lalu mendekat menjewer telinga keduanya


'' aduh aduh sakit siapa sih yang main jewer saja ''


Ucap kakak adik menoleh kesamping terlihat papanya menjewer


'' kalian sudah besar kenapa main kejar - kejaran macam anak tk saja ''


'' lepas dulu pa malu di lihat banyak orang ''


'' tadi kejar - kejaran lalu pelukan macam lagi pacaran saja ''


Zubair dan alif saling pandang kemudian tertawa bersamaan


Haaa haaa haaa


'' Di cari mama kalian jika hilang bagaimana bikin repot saja ''


Ahmad meningalkam alif dan zubair tertawa tiada henti


'' kram perut kakak tertawa dari tadi ayo susul papa nanti kehilangan jejak lagi ''


Zubair gandeng tangan adik kecilnya mengikuti langkah papa mereka menuju gubuk di mana rusni rani dan via di sana


'' kalian bikin repot orang saja ''

__ADS_1


Bersambung


💖💖💖


__ADS_2