Takdir Berkata Lain

Takdir Berkata Lain
wisuda


__ADS_3

Di ruang aula utama sudah banyak sekali yang sudah datang dan duduk di kursi yang sudah di siapkan panitia.


Jam menunjukan jam 08.00 acara sudah di mulai dari penyambutan, dan para santri santriah menampilkan karya karya nya seperti solawatan, marawis dan lain sebagainya , hingga sampai pada puncak acara yaitu pemberian piagam ke lulusan .


semua nama santri dan santirawati di panggil dan suara pembawa acara menyebutkan nama ghina, ia segera menuju depan dengan menggunakan toga dia berjalan dengan senyum kalung kelulusan sudah melingkar di lehernya di susul dengan ciuman di tangan kepada laki laki yang memberikan samir ghina tersenyum dengan sangat bahagia.


ghina mencari seseorang lalu melirik ke sebelah dimna ada suara memanggilnya


"ghina" ternyata ibunya memanggilnya


ghina membalikan ke belakang


"ibu" berlari dan memeluk ibunya


alhdullah nak akhirnya kamu lulus juga mengusap punggung anaknya yang sedang memeluknya dengan senyum bahagia .


"kirain ibu gak ke sini"


"tentu saja ibu pasti datang kan hari ini adalah hari bahagia untuk anak ibu"


" ya udah bu kita duduk lagi"ajak ghina kepada bapaknya dan ibunya


" Na apa mau langsung pulang ada seseorang yang mau bertemu dengan mu" bapak yang dari tadi diam akhirnya mengeluarkan ucapan yang membuat ghina penasaran..


 


"Siapa pak?? " memandang bapaknya dengan bingung


 


"seseorang yang telah memiyayai kamu dari awal kamu masuk ke pondok ini sampai kamu lulus saat ini "


Ya karna orang tua ghina tidak mampu membiyayai uang pondok karna masih ada adik adik ghina yang masih kecil,


"pak bu sepertinya ghina gak bisa langsung pulang dengan bapak dan ibu ghina masih ada yang harus ghina uruskan jadi gak papahkan klo bapak dan ibu pulang duluan?? "menatap 2 orang yang berada di sampingnya

__ADS_1


"ya udah tapi nanti klo gitu pulanglah dulu sebentar setelah urusan mu selesai"


 


" Kamu pulang nanti lusa pokloya bapak gak mau tau alasannya" bicara dengan tegas lalu meninggalkan ruangan.


 


"Bu kenapa dengan bapak dan siapa orang yang di maksud bapak?? ". menatap ibunya tajam mengharapkan ibunya memberi tahunya..


"apa tentang perjodohan itu?? bu ghina gak mauuu lagi pula ghina kan masih muda umur ghina saja masih 19, ghina gak mau nikah muda muda buuu"sedikit kesal dengan ucapan bapak


 


ibu tersenyum" nanti kamu juga tahu , dia orangnya baik insyaalloh ".


"ihhhhhh bu kan ghina mau kuliah bu "


ibu menatap bapak


"kamu bisa sekolah sampai sekarang lulus itu sudah cukup, kuliah itu harus membutuhkan uang banyak na.. kan kamu tau bapak hanya seorang supir dan ibu kamu hanya pembatu, cobalah turut sama ibu dan pabak untuk masalah ini"


dengan penuh harapan mencari alasan alasan untuk membatalkan rencana perjodohan


 semua tidak menghasilkan haraapan yang d inginkan ghina hanya kesal dengan rencana orangtuanya.


Acara selesai.....


" ghina ibu sama bapak pulang dulu yah jangn lupa lusa pulang yahhh "


ghina mengangguk mencium tangan ibu dan ayahnya .


"assalamualaikum "


waalaikumssalam" jawab ghina sambil melihat punggung orangtuanya yang kian menjauh menuju pintu gerbang..

__ADS_1


Di ruangan yang sepi di kamarnya ghina masih memikirkan tentang rencana orang tuanya ini mengapa kalin tega fikiran ghina .


 


ghina mulai membuka pintu remarinya dan memasukan baju baju ke dalam tas, ketika dia akan memasikan buku buku ada foto terjatuh dari bukunya.


 


ghina menatap foto laki laki itu


" raksa kenapa kamu tidak kembali bahkan tidak memberikan informasi sama sekali ,lewat surat misalnya... ....aku rindu kamu raksa"


memeluk foto raksa lalu menjatuhkan diri di atas tempat kasur lalu menutupkan matanya ,


ghina seseorang berteriak membuat ghina terkejut "hai malah tidur ini ada hadih nihh" menunjukan hadiah itu di depan matanya ghina


ternyata nurul sahabat sekamarnya dan juga sahabat sekelasnya.


karna memang namanya di podok satu kamar bisa ada banyak orang.


"dari siapa nurul?? merubah posisinya duduk sambil merapihkan roknya dan kerudungnya.


"Bukalah dulu ??ghina mulai membuka surat itu hatinya sedikit berharap bahwa itu dari raksa


" untuk nona ghina el kahffii"


 


by :pak karsono wijaya


sebuah hape merek xxxx keluaran terbaru


"wahhhhh bagus"nurul merebut hp yang d pegang ghina. "dari siapa ?? pak karsono apa dia laki laki yang akan di jodohkan dengan mu"


"ehhhhh jaga mulutmu ,bukanlah sini"merebut kembali hpnya dan menyimpannya kembali ke kotak dan di simpannha di dalam romari ..

__ADS_1


"aku pergi dulu.."ghina sangat kesal apa pak karsonk menyuap aku dengan hadiah wahhhhh tapi sayangnya aku tak tertarik akan itu" dia hanya bicara sendiri sambil meninggalkan nurul yang sedang di ruangan


"ehhhhhh ghina kamu mau ke mna "menyusul ghina sambil sedikit berlari......


__ADS_2