Takdir Berkata Lain

Takdir Berkata Lain
(TBL Season 2) Perasaan Aneh


__ADS_3

Like nya jangan lupa ya..


Happy Reading 😘


**___**


"Alex kamu masih belum minta maaf??" tanya mama.


"iya sory."


"maaf Alex maaf, ucapin dengan tulus." kata mama lagi.


"Siapa tadi nama Lo,,? maaf ya gue udah sok tau, udah ngerusak koper Lo, tapi gue gak ngacak-ngacak isi dalam koper Lo ko, bener." ucap Alex


"sekarang kamu bawa koper gadis ini kemari, cepat!!" kata mama.


"ayo ikut ambil koper nya di kamar." jawab Alex.


"kamu paham sama apa yang mama omongin barusan kan Alex?"


"oke oke." Alex berbalik badan dan pergi ke kamarnya.


Mama Alex tersenyum pada Alin dan kedua temannya.


"maafin anak Tante ya, dia emang dimanja sama Oma nya, jadi seperti itu."


"iya Tante." jawab Alin


"kalau Tante gak salah ingat, kamu yang waktu itu pernah jalan sama Putra dan ketemu Tante di restoran kan? kamu lupa ya.?" ucap mama Alex.


Bagas yang baru saja keluar dari kamar sempat mendengar ucapan mama Alex. "jadi Alin pernah jalan berdua sama Putra. sejauh mana hubungan mereka sih?"


Alin mengedipkan mata dengan wajah berpikir lalu tersenyum "oooh iya,, benar jadi Tante, maaf ya Alin gak ingat. Tante apa kabar?" Alin segera mengulurkan tangannya dan disambut oleh mama dan papa Alex.


"baik, Alin sehat juga ya. Gak nyangka kita ketemu lagi disini. Alin sedang apa disini?"


"Kita ini karyawan Bu Tiara, kebetulan Bu Tiara ngajak kita liburan Tante." jawab Lia.


"oh gitu, wah kebetulan sekali. boleh kan kalau Tante gabung dengan kalian?"


"boleh aja ko Tante."


Alex datang dengan koper ditangannya. "nih punya kamu, bisa ambilkan koper ku!" ucap nya.


Alin menerima koper dari Alex dan membawanya kedalam lalu kembali dengan koper lain masih tersegel di tangannya.


"nih. masih aman ya, emang nya kamu berani buka paksa." ucap nya ketus


"sekali lagi maafin Alex ya, nanti koper kamu diganti sama Alex dengan koper yang baru." ucap mama dan itu membuat Alex melotot.


"maksud mama? kenapa jadi aku harus beliin cewek ini koper baru?"

__ADS_1


"sepertinya masalah sudah selesai, Tante dan om pamit, sampai jumpa lagi Alin. Jalan Alex." perintah mama.


Alin dan kedua temannya masuk kekamar ketika Bagas ingin masuk sayangnya pintu segera di tutup jadi Bagas pun mencium pintu. "aaawww..!"


**


Di kamar Alex.


Mama hanya menggelengkan kepalanya "jadi apakah kamu sudah baca berkas yang kamu bawa itu?"


"ya belum lah mah, kan tadi di bandara ada insiden salah koper."


"itu kesalahan kamu, tapi masih kamu jadikan alasan.!!" bentak mama


"Alex.. Alex.. mau sampai kapan kamu santai dan semau kamu sendiri Hah..!! mama gak mau tau, besok kamu harus bisa yakinin klien untuk kerjasama dengan kita. Kalau gak berhasil kamu tau kan apa konsekuensinya?"


"iya mah iya,, pah jangan diam aja dong bantu aku kek biar mama gak marah-marah terus." jawab Alex.


"tapi papa setuju sama apa yang di bilang mama kamu, jadi paling papa akan bantu kamu paham berkas kerjasama itu dan bisa meyakinkan klien nanti." ucap papa


"cepat mandi.. mama tunggu di lobby. Ayo pah!" kata mama berjalan ke pintu.


Papa mengikuti mama keluar.


"gak bisa,, gue harus mandi, makan, terus belajar ni berkas kalau gak abis hidup gue di cabut semua kesenangan gue sama mama." gumam Alex


***


"Alin, Lia, Tuti..!!" suara wanita di luar memanggil.


"Bu Tiara, ada apa?"


"waktunya makan siang yuk, kita ke bawah. Habis makan siang kita ke pantai." ucap Tiara.


"woooowwww pantai,, asikkkk..!!" jawab Lia


"ibu tunggu dibawah ya, gak pakai lama." Tiara pergi.


Pintu di tutup mereka bertiga mulai merapikan pakaian mereka, memakai lotion karena ingat akan ke pantai setelah itu keluar menuju lobby.


Mencari meja Tiara tapi malah bertemu dengan mama Alex.


"Alin, kalian cari siapa?"


"kita cari Bu Tiara Tante, mau makan siang bareng."


"oh gitu, ya sudah. oiya Alin apa Tante boleh minta nomor Hp kamu?"


"nomor Hp saya untuk apa Tante?"


"kalau Tante pengen ngobrol sama kamu boleh kan,"

__ADS_1


Alin mengangguk, mama Alex mengeluarkan ponselnya memberikan kepada Alin dan Alin mengetikan nomor nya "jangan kasih tau anak Tante ya." bisik nya.


"ha-ha-ha kamu tenang aja, Alex gak perlu tau."


Tiba-tiba dari kejauhan suara teriakkan memanggil "Alinnn...!!!" Tiara melambaikan tangan.


Alin, Lia, dan Tuti menoleh bersamaan begitu juga mama Alex "ya udah Tante kita kesana dulu ya."


"oke sampai nanti ya."


"iya Tante permisi"


"Aneh kenapa saat ada didekat anak perempuan itu perasaan bahagia itu langsung datang, rasanya aku ingin berlama-lama dengan anak itu. apakah dia anakku? apakah dia gadis kecilku yang hilang? tapi kalung itu tak mungkin salah. aku ingat itu kalung yang ku berikan pada bayi ku. kenapa bisa ada di leher Alin.?" batin mama Alex.


***


"ada apa sih Brooo, hari ini jangan ganggu gue ya. gue harus bisa belajar soal perusahaan nih, kalau gak bahaya buat hidup gue. jadi jangan ganggu gue ya!" seru Alex saat bicara di telepon seluler nya.


"ya elah, gue cuma nanya Lo dimana?"


"gue di Bali. udah ya!"


"gue kesana ya bro. gue mau cerita nih, kalau bentar lagi Lo bakal nurutin apapun yang gue minta ha-ha-ha karena Lo bakal kalah ha-ha-ha..!" jawab suara pria lain di tempat lain.


"maksud Lo, emang Lo udah jadian?" tanya Alex


"ya belum sih, tapi bentar lagi lah. bisa gue pastiin kalau gue bakal jadian sama cewek gebetan gue ini. Dan gue bakal dapat motor sport terbaru kan dari Lo ha-ha-ha Asekkk.."


"gak usah kebanyakan drama and mengkhayal buktiin aja dulu bawa ke hadapan gue cewek Lo, tapi beneran ya bukan cewek yang Lo bayar buat pura-pura jadi pacar Lo."


"weeiittt ini bukan pura-pura coiiii, tapi ini beneran cewek yang lagi gue deketin, siap-siap kalah brooo, kayanya bisa deh kalau gue mulai milih-milih motor nya dari sekarang.!"


"terserah, buat gue Lo datang sama cewek Lo dan kalian jadian selama satu tahun baru gue kabulin permintaan Lo."


"wah curang itu mah, kemaren bilang nya kalau gue bisa jadian sama cewek cupu siapapun dia gue bakal dapat motor sport dari Lo, masa sekarang syarat nya berubah harus pacaran selama setahun sih. Bisa mati gue ikutan jadi cupu. jangan setahun deh gimana kalau sebulan aja. okey..!!"


"fix dua bulan, gak ada tawar menawar lagi. sekarang jangan ganggu gue.!"


Alex memutuskan sambungan telepon.


***__***


to be continued gaess...???


* Kira-kira siapa ya temen Alex yang barusan nelepon?


* Siapa ya perempuan yang bakal dijadiin pacar sama temennya Alex?


Baca terus ya..


jangan lupa Like dan Vote..😘

__ADS_1


__ADS_2