
Readersss ku sayang karena kemaren cuma update 2 Bab, hari ini aku kasih bonus 1Bab ya, biar gak ngambek sama aku.
Tapi mana Like dan Vote nya, dibantu semangat juga dong author nya🤗🤗
Happy Reading 😘
***___***
"duluan ya mbak Lusi." Alin pun ikut memanasi.
"sialan ko mereka bisa kenal dan jalan bareng sih??" batin Lusi kesal dan heran.
Suatu kebetulan yang tak disangka mereka akan bertemu di acara pernikahan Bagas dan Putri. Lusi yang dari kejauhan sudah melihat kedatangan mereka terheran, bahkan sampai mereka berjalan mendekati mempelai pun masih heran.
"ko kayanya mempelai cowok kenal sama Alin ya, itu si Putra juga ngobrol sama Alin. Ada hubungan apa sih mereka semua, kenapa cowok ganteng itu ada di dekat Alin? bener nih kayanya tuh anak pake pelet." gumam Lusi
Alin mendekati mempelai ada perasaan aneh pada masing-masing dari mereka. "tenang Alin kamu gak boleh terlihat sedih, kamu harus senang melihat mereka menikah."
"wkwkwk,,, satu penghalang tersingkir dengan sendirinya, peluang gue deketin Alin makin terbuka lebar." Alex tersenyum.
Putra melihat Alin datang bersama Alex, sekilas terlihat nampak kesal tapi dia berusaha tetap cool.
"Selamat ya Gas, Put untuk pernikahan kalian. Semoga langgeng dan cepet mendapatkan keturunan." ucap Alin.
"makasih ya, silahkan nikmatin makanannya." jawab Putri, Bagas tak bisa berkata-kata.
"Bu Tiara, selamat ya. Ibu tenang deh ya Bagas sekarang sudah menikah dan memiliki keluarga baru."
"iya Alin, meskipun ibu masih agak kaget. Tapi mau bagaimana lagi sudah jalannya seperti ini."
"iya, yang ikhlas aja lah Bu."
"iya Lin, silahkan dinikmati hidangan ala kadarnya."
"Makasih Bu." Alin dan Alex menuju boot makanan dan mengambil.
Ketika mereka sudah duduk, Lusi datang dan langsung duduk di sebelah Alex.
"pak Alex kenapa bapak gak pernah lagi datang ke kantor?"
"saya punya kesibukan sendiri."
"Padahal kan saya nunggu loh pak, eh yang datang malah Bu Linda. Saya semangat kalau ada bapak."
"kalau kamu ngerasa semangat kerja karena saya, dan saat saya gak ada kamu jadi gak semangat mending kamu ajukan resaign aja, daripada kamu hanya buang-buang waktu kamu dan malah bikin gak fokus dengan perusahaan."
Lusi kaget "ih bapak, ya gak mungkin lah saya resaign karena saya yakin pak Alex pasti akan kembali ke kantor." sambil tangan nya memegang lengan Alex.
"apa kamu tau batasan antara atasan dan bawahan?"
__ADS_1
"tapi sekarang kan bukan jam kantor pak."
"Alin kamu sudah selesai apa belum, ayo kita pamit." ajak Alex.
Putra datang "Alin udah lama ya kita gak ketemu terakhir itu kita ketemu di Bali ya." Putra segera duduk di sebelah Alin.
"iya yah, kamu masih tinggal di Bali?"
"iya aku masih harus ngurus perusahaan yang di Bali, jadi agak lama disana karena ini si Putri nikah dan aku jadi wali nya ya mau gak mau deh datang ke sini."
"Kamu masih mau disini atau...?" tanya Alex
"aku udah selesai ko"
"kenapa buru-buru sih? kita ngobrol dulu lah." ucap Putra
"bukan nya gak mau Tra, kasian Alin sekarang tempat kost nya jauh dari sini."
"oooh iya kamu pindah kost an ya, dimana? ko gak ngabarin aku sih?"
"siapa Lo, musti ngabarin?" batin Alex
"maaf lupa, nanti aku chat ya.' jawab Alin
"ayo Lin" Alex sudah bosan disana.
Setelah berpamitan mereka pun pergi dengan mendapatkan pandangan sinis dari Putra dan juga Lusi tentunya.
"semakin dekat rupanya mereka." batin Putra
"ko mereka bisa sih, sedekat itu? gue harus buat perhitungan sama cleaning servis sok kecakepan itu." Lusi memikirkan rencana.
**
Putra segera pergi ke Bali waktu sore, kedua orang tua Putri sedang dalam perjalanan menuju Jakarta. Pasangan itu bermalam di rumah Bagas. Bagas masuk lebih dulu dalam diam diikuti Putri dengan senyum merekah.
"Gas, kamu kenapa? seperti yang gak senang kalau kita udah nikah?" tanya Putri.
"gak pa pa, aku cuma heran aja. Kamu ini beneran hamil atau pura-pura sih?"
"aku memang belum ngecek sih, tapi aku sudah telah haid dan waktu itu kita melakukan nya kan jadi wajar dong kalau aku ngerasa aku hamil."
"beli tespeck sekarang juga.!!" perintah Bagas.
"tapi ini udah malam Bagas, apotik juga udah tutup. Kita beli besok aja ya atau sekalian aja ke dokter besok kalau kamu gak yakin."
Bagas diam dan tidur dengan posisi miring membelakangi Putri.
"aduh kenapa gue gak tes dulu sih kemarin, tapi gue emang telat haid." batin Putri mulai cemas dia ikut menenangkan hatinya dengan tidur disebelah Bagas.
__ADS_1
Keesokan harinya...
Putri terbangun karena suara dering ponsel nya begitu melihat tulisan mama di layar dia menggeser tombol hijau.
"sayang kamu gak kembali ke rumah?"
"belum mah, masih di rumah Bagas. Mama udah di rumah ya?"
"iya, ya sudah mama jemput kalian ya, sekalian mama mau kenal besan mama dan memberikan oleh-oleh."
"iya mah." dan percakapan singkat itu selesai.
Putri merasa mual dia pun berlari ke kamar mandi dan memuntahkan isi perutnya didalam kloset. Bagas mendengar suara ribut dan melihat Putri sedang bungkuk muntah-muntah.
"kenapa?" tanya nya datar
"bukannya orang hamil biasa ya muntah di pagi hari?"
"mana buktinya kalau kamu hamil." balas nya dingin.
"gimana kalau hari ini kita ke dokter aja, supaya kamu gak penasaran."
"ya udah, kita ke dokter." Bagas pun meninggalkan Putri keluar kamar.
Deg...
"semoga gue beneran hamil deh, kalau gue gak hamil bisa-bisa Bagas ceraiin gue lagi. Masa baru nikah udah jadi janda sih!" gumam Putri panik.
Setelah mandi dan berganti pakaian dia keluar mencari Bagas, yang ternyata sudah rapih dan menunggu di teras. Melihat Putri datang, Bagas bangun dan berjalan ke halaman.
"ayok kita ke dokter."
Putri mau tak mau mengikutinya, dengan langkah berat dia berjalan enggan. Sepanjang jalan Putri berdoa semoga dia benar-benar hamil. "aku mohon Ya Tuhan aku ingin hamil"
"mau ke rumah sakit mana?"
"ehmmm,,," Putri berfikir dan dia mendapatkan ide.
"ke rumah sakit Sejahtera aja, khusus ibu dan anak bisa untuk persalinan juga disana, jadi gak usah pindah-pindah rumah sakit untuk cek up." jawab Putri.
"aku harus mengirim pesan, aku yakin Sisil bakal bantu aku." batinnya.
Putri mengeluarkan ponselnya dari dalam tas mengetikkan pesan rahasia.
***__***
Jangan lupa like dan vote nya 🤗
Happy Reading dan Terimakasih
__ADS_1