
Naufal yang sadar bahwa Anna belum siap untuk melakukannya menghentikan semua aksinya dan keluar dari kamar mandi.
kapan sih dia siap?
batin Naufal kesal
Anna pun selesai mandi dan melihat sekeliling kamar, ia tidak melihat Naufal sama sekali. Anna bergegas berpakaian dan turun kebawah untuk sarapan. Ketika hendak turun, ia melihat Naufal keluar dari kamar tamu dengan pakaian yang sudah rapi, tapi wajahnya kusut saat melihat Anna. Naufal berjalan turun menghiraukan Anna.
dia marah?
batin Anna bingung melihat tingkah Naufal
Setelah mereka berdua duduk di meja makan, Anna melihat Naufal yang wajahnya masih kusut.
"kamu kenapa?" tanya Anna berani
"hari ini kita kerumah mama" kata Naufal
tanyanya apa jawabnya apa, dasar dosen stres
batin Anna kesal
Setelah selesai sarapan, merekapun bergegas ke rumah mama Naufal. Ditengah perjalanan suasana dimobil sangat hening. Anna ingin menghidupkan suasana dengan menekan tombol radio mobil, tiba-tiba saja saat musik sudah terputar Naufal malah mematikan radio tersebut.
"kamu kenapa sih?" tanya Anna kesal
Naufal tidak menjawab. Sesampainya di rumah mama Naufal, Anna bergegas turun dan menyapa.
"halo tante, apa kabar?" ucap Anna
__ADS_1
"kok tante sih, panggil mama dong" kata mama Naufal
"ehh iya tant- mah" kata Anna sambil melangkah masuk bersama mama Naufal
Naufal mengikut dari belakang.
" ayo duduk dulu, mama mau ngobrol sama kalian berdua" kata mama
"ma, papa mana?" tanya Naufal sambil duduk di sofa bersama Anna dan mama nya
"papa tadi keluar katanya sih mau ketemu sama temannya dari Malaysia" jawab mama
"hooooh" kata Naufal
"Jadi, kalian kapan mau punya anak? mama udah ga sabar mau gendong cucu nih" sambung Mama
"itu terserah Anna sih ma" ucap Naufal dengan nada kesal
"kok aku sih?" kata Anna sambil lirik ke Naufal
" ya kan kamu yang belum siap, aku mah selalu siap" jawab Naufal
" kok kalian berdua malah ribut sih" ucap mama sambil berjalan menuju dapur untuk mengambil minum dan beberapa cemilan
" gimana sih kamu, masa ngomong gitu di depan mama" kata Anna kesal sambil memukul pundak Naufal
" aku kan jujur, emang kamu kan yang belum siap untuk punya anak. Aku mah selalu siap untuk itu" jawab Naufal santai
Anna terdiam, kemudian beranjak mengikuti mama ke dapur untuk membantu.
__ADS_1
"Ma, biar Anna yang bantuiin yah" kata Anna datang dari arah belakang
" ga usah nak, biar mama aja. Kamu sana gih ke Naufal bicara soal cucu mama hihihihi" ucap mama sambil tertawa menggoda
" Mama ihhh" jawab Anna malu
Anna dan mama datang dari arah dapur membawa minum dan cemilan.
"Nah, ayo kita ngobrol lagi soal cucu mama" sambung mama
"mah, udah deh kita ganti topik yang lain aja yah" jawab Naufal
"lah kenapa? mama kan cuman mau nanya kapan mama bisa gendong cucu" kata mama melirik ke Anna dan Naufal
"secepatnya mama akan gendong cucu kok, aku dan mas Naufal lagi usaha kok mah" sambung Anna
Mendengar ucapan Anna membuat Naufal terkejut.
"seriuss?asiiik mama punya cucu, mama punya cucu" kata mama yang amat senang mendengar ucapan Anna.
___________________________________
Perjalanan pulang, Naufal menatap Anna sesekali.
" yang kamu bilang ke mama tadi,maksudnya apa?" kata Naufal
"kan emang kita lagi usaha" jawab Anna
" usaha apanya, jatah malam pertama aku aja belum. Gimana mau punya anak coba" kata Naufal mengecilkan suaranya
__ADS_1