
Sesampainya dirumah, Anna turun duluan dari mobil dan masuk rumah menuju dapur.
" Bapak, mau makan apa?" tanya Anna tanpa sadar mengucapkan kata terlarang
Langsung saja Naufal mencium bibir Anna.
"hukuman" kata Naufal
"Kamu ihh" kesal Anna tapi malu
"tadi aja dirumah mama udah panggil aku 'mas' sekarang di rumah panggil 'bapak' lagi" ucap Naufal
" ya ga mungkin kan aku panggil kamu di depan mama dgn sebutan 'bapak' atau 'sayang' jawab Anna
"intinya jangan panggil saya 'bapak' kalo lagi rumah" jawab sinis Naufal
Perkara panggilan sayang dan bapak masih belum terselesaikan.
"yaudah sekarang kamu mau makan apa?" tanya Anna ke Naufal
"nasi goreng" singkat Naufal
Anna pun memasakkan Naufal nasi goreng. Saat sedang memasak tiba-tiba Naufal datang dari belakang memakaikan Anna celemek. Anna terkejut dan sedikit merasa malu.
"pakai ini, supaya pakaian kamu ga kotor" kata Naufal sambil mengikat celemek itu
__ADS_1
Saat mengikat celemek itu Naufal membisik ke telinga Anna dan membuat Anna kaget bukan main.
"Sayang, aku mencintaimu" bisik Naufal
"Apaansih mas, geli tau" ucap Anna
"eh udah bisa panggil 'mas' yah, bagusnya sih panggil 'sayang' aja hihihihi" ketawa Naufal
Anna berbalik menghadap Naufal dan menatapnya. Mereka saling menatap.
"Maafkan aku belum bisa menjadi istri yang baik untukmu. Aku belum bisa membuatmu bahagia mas, mulai sekarang aku akan belajar dan berusaha untuk menjadi istri yang baik. Aku akan lebih sopan terhadapmu. Aku rasa selama ini aku merasa berdosa sebagai istri" ucap Anna serius menatap Naufal dengan mata yang berkaca-kaca
Memang selama ini Anna berpikir bahwa dirinya belum bisa menjadi istri yang baik, memang betul bahwa pernikahan ini dilakukan karena perjodohan yang harus diterima Anna. Tapi, meskipun menikah dengan keadaan terpaksa Anna tetap harus patuh terhadap suaminya. Anna berpikir akan menjadi istri yang lebih baik lagi. Anna juga sadar bahwa sikap Naufal yang begitu baik padanya, lembut padanya membuat hati Anna luluh.
"kamu ih, aku lagi serius malah dibilang kerasukan jin. Selama ini kamu baik banget sama aku, kamu juga lembut juga perhatian sama aku tapi aku sebagai istri kamu malah sebaliknya, oleh karena itu maafkan aku yah aku janji aku akan menjadi istri yang baik untukmu" kata Anna
tidak ada angin, tidak ada hujan kenapa dia tiba-tiba menjadi lembut seperti ini
batin Naufal
"sayang, kok kamu jadi lembut seperti ini sih?" tanya Naufal memeluk erat istrinya
Anna pun membalas pelukan Naufal. Hati Naufal sangat senang melihat tingkah istrinya.
"Tapi sayang, berarti kita udah bisa dong hmm" goda Naufal
__ADS_1
"Astaga mas, kok pikiran kamu mesum banget sih" ucap Anna masih berpelukan dengan Naufal
"aku ga mesum kok, kan emang aku belum dapat hakku kan?" jawab Naufal
Ya memang benar, sejak menikah Naufal belum mendapatkan hak nya sebagai seorang suami karena Anna yang belum siap, apalagi ia masih sedang aktif kuliah.
"cepat selesaikan kuliahmu dan kandung anakku" perintah Naufal
"aku akan membantumu" sambung Naufal
"Jadi, kita tunda kehamilan dulu maksudnya?" tanya Anna
"Hm, iya" jawab Naufal
"baiklah" singkat Anna
Aroma hangus tercium oleh hidung keduanya. Benar saja, nasi goreng yang dimasak Anna malah hangus.
"kamu sih mas, ngajak aku ngobrol jadi gosong kan" kata Anna menyalahkan Naufal
**HALO, MOHON DUKUNG NOVEL INI DENGAN VOTE KALIAN YAH AGAR SAYA BISA LEBIH SEMANGAT MENULIS😊
**JANGAN LUPA JUGA UNTUK MENAMBHAKAN NOVEL INI MENJADI FAVORIT UNTUK KALIAN😊😊
~TERIMA KASIH~~💞****
__ADS_1