Takdir Hidupku

Takdir Hidupku
Perhatian


__ADS_3

satu bulan setelah aira ke rumah Verrel,sekarag mereka semakin dekat walau kadang ada jarak yang harus mereka jaga,semua di lakukan agar Vero tidak kekurangan kasih sayang orang tuanya.


Verrel sekarang sibuk mengurus perusahaan,ada 2 perusahaan yang di urus nya sekarang,yaitu perusahaan Wijaya compeny milik Almarhum papa Aira yang sudah di menang kan di pengadilan oleh papa Verrel,aira belum bisa memimpin perusahaan nya kare harus menyelesaikan kuliah S1 yang baru di ambil nya


ya Aira mulai kuliah lagi itu pun saran dari papa dan Mama Verrel,ketika mereka di rumah Mama Verrel,aira di suruh untuk melanjutkan pendidikan lagi dengan jurusan bisnis karena perusahaan nya akan di pimpin oleh Aira sendiri,selama ini perusahaan itu di bekukan oleh bank dan sekarang lambat laun mulai berkembang kembali,meskipun belum 100℅,jadi Aira harus benar-benar memulai lagi semua nya dari nol


sementara Diyo sejak kejadian di kafe waktu itu tidak ada lagi kabar nya karena cinta nya untuk Aira tidak terbalas kan,tapi malah orang tuanya menjodohkan dengan Marisa anak rekan bisnis nya,aira juga sekarang menjadi sekretaris Verrel,hingga mereka semakin dekat,meskipun Aira sering ketus pada Verrel tapi tidak menyurutkan niat Verrel untuk selalu perhatian pada Aira,


seperti hari ini mereka makan siang bersama sebelum Aira berangkat kuliah,verrel yang overprotektif selalu ingin mengantarkan Aira Meskipun kesibukan nya lumayan padat.


di sinilah mereka sekarang di cafe tempat makan siang,aira dan Verrel menikmati makan siang nya dengan diam,tapi Verrel tetap curi Pandang pada aira,perempuan yang sekaligus mengisi hatinya beberapa tahun ini.


"hmmmmn,aira gimana kuliah kamu,ada masalah gak ,Verrel membuka percakapan


"Alhamdulillah lancar tuan,dan juga mudah juga kok karena banyak yang bantu juga,jawab Aira sambil menatap Verrel sebentar.


"bisa gak kamu gak usah panggil aku tuan,gak enak dengar nya,ucap Verrel merasa risih karena dengan perkataan tuan yang di lontarkan oleh Aira


"terus aku harus manggil apa,kamu kan bos aku,apa aku panggil pak kali ya,kata Aira tersenyum pada Verrel


deggh

__ADS_1


hati Verrel berbunga-bunga dengan senyum yang di berikan oleh Aira,baru kali ini Aira tersenyum pada nya senyum yang begitu manis dan buat Verrel gugup


"ehhh jangan panggil pak juga kali,panggil Verrel aja,anggap aja aku teman kamu,jawab Verrel,meskipun sebenarnya Verrel berharap lebih dari teman karena rasa cinta nya pada aira di tambah lagi dengan ada nya Vero di antara mereka tapi Verrel tidak ingin egois dengan memaksakan diri nya pada aira Verrel ingin semua berjalan apa ada nya


"ya udah aku panggil Verrel aja,owhh ya kamu gak usah tiap hari antar aku kuliah,kamu kan sibuk,biar aku naik taksi aja ucap Aira


"gak apa-apa kok,aku bisa berikan pekerjaan aku pada Dion,apa gunanya dion, owh iya kamu harus banyak belajar pada Dion biar cepat faham masalah bisnis sama aku juga bisa kata verrel sambil tersenyum


Ting,


suara pintu cafe terbuka menandakan ada tamu masuk ke cafe tersebut,aira menoleh ke pintu dan kaget siapa yang masuk ke dalam cafe


Diyo juga melihat ke arah Aira dan Verrel,akhirnya mendekat ke meja Verrel dan aira,marisa yang bergelayut manja di tangan Diyo Tampa peduli dengan yang melihat mereka,sebenarnya Diyo risih karena keagresifan Marisa tapi mau bagaimana lagi semua sudah tahu kalau mereka akan menikah.


"halo Aira,panggil Diyo Aira menoleh ke arah suara,


"hai Diyo kamu makan di sini juga,jawab Aira


"iya kebetulan kita ketemu di sini kata Diyo yang memperhatikan penampilan Aira yang sudah berubah dari biasa nya,ya Aira sekarang sekretaris Verrel jadi penampilan nya pun berubah,memakai rok motif bunga selutut,kemeja pink dan blezer abu,sesuai dengan profesinya sekarang


"owhh ya ayo gabung sini aja kata Aira sambil melirik ke arah Marisa yang cuek,

__ADS_1


"tidak usah sebentar lagi kita akan pergi,bukannya kamu mau kuliah sayang,kata Verrel memotong perkataan Aira


Aira hanya terdiam dengan kata sayang dari Verrel,"apa maksudnya pikir aira


Diyo yang mendengar pun jadi merah padam mukanya,"owhh tidak apa-apa Aira kami bisa duduk tempat lain,owhhh iya kenalkan ini Marisa kata Diyo


"hai Marisa aku Aira teman Diyo kata Aira mengulurkan tangannya,sementara Marisa dengan cuek membalas uluran tangan aira


"hai aku Marisa,calon istri Diyo jawab Marisa


hati Aira bergemuruh,tapi cepat-cepat di tampik nya,aira berusaha setenang mungkin karena dia tidak mau Diyo melihat,


"owhh iya kapan kalian menikah kata Aira lagi


"2 bln lagi jawab Marisa


diyo hanya diam,biar bagaimana pun Diyo sama dengan Aira pernah dekat


"owhh iya kenalkan saya Verrel juga calon suaminya Aira kata verrel mengulurkan tangan ke Diyo,diyo pun gugup memendam kecemburuan nya


Aira pun hanya diam,sambil mukanya panas dengan pengakuan Verrel,"kenapa Verrel bicara seperti itu bathin Aira sambil melihat ke arah Verrel,sementara Verrel hanya tersenyum pada nya,

__ADS_1


__ADS_2