
Selama Sinta pergi Danu menjemput Alia di rumah nya untuk merawat Bayu karena ia siang harus berkerja. Danu meminta Alia untuk sementara tinggal dirumahnya menemani Bayu saat ia bekerja dan malamnya Alia kembali lagi ke hotel begitulah seterusnya.
Lisa juga tidak ada di rumah semenjak Sinta pergi Lisa ikut pergi dari rumah karna ia bertengkar dengan Danu. Lisa tidak terima Danu selalu membela Alia akhirnya ia memilih menenangkan dirinya dan pergi entah kemana.
Bayu sangat merindukan Sinta, Alia tidak tega melihatnya selama Sinta pergi ia tidak bergairah ia tidak mau makan dan bersekolah. Alia dan Danu jadi bingung mereka sudah menghiburnya pergi kemana-mana tetap saja Bayu tidak bergairah dan selalu menanyakan keberadaan mamanya.
Siang itu saat Alia masih ada di rumah Bayu, Alia mencoba merayu Bayu makan ia mengajak Bayu bermain di taman sambil membawa piring berisi nasi. Mereka duduk di kursi taman. Bayu tampak murung Alia jadi ikut sedih. "Bayu makan ya Sayang," ucap Alia merayu.
"Tidak Tante bayu cuma pengen Mama. Bayu kangen Mama... Tante," lirih Bayu sambil melayangkan pandangan di kejauhan.
"Iya Sayang, tante tau. Mama pasti pulang kok sabar ya...?" hibur Alia.
"Tante kenapa sih Mama pergi? apa dia tidak Sayang bayu lagi?" tanyanya sedih.
"Tidak Sayang, Mama nya sayang kok sama Bayu. Cuma Mamanya lagi sibuk aja Sayang, jadi ia belum bisa pulang," ucap Alia tidak tega membohongi Bayu air matanya sampai menetes ternyata Bayu sangat menyayangi Sinta.
"Mama dan Papa bertengkar ya Tante?" tanyanya lagi.
"Tidak Sayang, kamu makan aja ya?" rayu Alia berkali-kali tetap saja Bayu tidak mau.
"Tidak mau Tante, bayu mau ketemu Mama," ucapnya.
"Sabar ya Sayang. Mama pasti pulang kok," ujar Alia menghibur.
Alia sudah merayu Bayu agar ia mau makan tapi tetap saja Bayu tidak mau makan. Ia pun jadi bingung dan kuatir pada keadaan Bayu.
Berkali-kali Alia mencoba menelpon Sinta. Namun, nomornya tidak dapat di hubungi lagi mungkin sudah di blokir Sinta. Alia merasa bersalah dan ia sangat sedih melihat semuanya jadi berantakan.
Danu duduk termenung di kursi ia tampak murung.
Alia duduk di samping Danu.
__ADS_1
"Bayu masih tetap tidak mau makan Dan, bagaimana ini aku kuatir dia akan sakit," ucap Alia merasa gelisah.
Danu menarik napas dalam dan mengeluarkannya dengan kasar pikirannya sangat susah saat itu karna Sinta belum pulang juga.
"Aku kangen pada Sinta Alia... aku tidak bisa hidup tanpa Sinta, 5 tahun aku mengarungi bahtera rumah tangga bersamanya, baru kali ini dia pergi meninggalkanku tanpa kabar dan berita aku sangat merindukan nya," lirihnya.
Alia tersentak mendengar ucapan Danu ia pun menelan air liur ia menyangka kalau Danu masih mencintainya ternyata itu cuma perasaan saja. Kini sudah terbukti kalau Danu benar-benar mencintai Sinta. Alia terdiam ia tidak dapat berkata-kata lagi harapan dan keinginan telah sia-sia ia sudah pasrah dengan keadaan itu ia akan memilih untuk pergi meninggalkan Danu dan Bayu dan ia akan mencari Sinta sampai ketemu. Ia tidak tega melihat Danu dan Bayu menderita tanpa Sinta.
"Danu aku akan pergi mencari Sinta aku akan menjelaskan semuanya pada Sinta kalau kita tidak berselingkuh."
"Terserah kamu saja Alia aku sudah tidak tau kemana lagi mencari Sinta."
"Tolong jaga Bayu, aku akan pergi sekarang aku mau temui Jodi barang kali Sinta masih di sana."
"Sinta tidak ada di rumah Jodi, barusan aku menelepon Jodi. Dia juga tidak berkerja hari ini."
"Lalu, kemana dia? maafkan aku Danu aku telah membuat keluargamu jadi begini," ucap Alia ikut prihatin.
"Mungkin ini sudah nasib ku Alia, aku tidak tau bagaimana nasib ku dan Bayu kedepannya. Jika, Sinta tidak kembali lagi ke rumah ini."
Siang itu juga Sinta pergi ke pengadilan di temani Jodi ia mengurus surat perceraiannya dengan Danu. Ternyata Jodi berbohong pada Danu saat itu Sinta ada bersamanya. Jodi merasa bahagia saat Sinta memutuskan akan bercerai.
"Sinta, apa kamu yakin dengan keputusan mu ini?" tanya Jodi ragu.
"Iya Jod, aku sudah yakin untuk apalagi dipertahankan. Aku bukan perempuan bodoh yang bisa Danu permainkan sesuka hatinya," sahut Sinta.
"Kasian Bayu Sinta." ujar Jodi.
"Aku akan membawa Bayu pergi hari ini aku sangat kangen padanya," ucap Sinta.
Saat surat selesai mereka langsung pergi menemui Danu. Beberapa saat kemudian mereka pun sudah sampai ke rumah Danu.
__ADS_1
Saat itu juga Alia ingin beranjak dari rumah Danu karena hendak mencari Sinta. Dari tadi Bayu terus memanggil-manggil nama Sinta. Ia tidak tega mendengarnya.
Saat Alia membuka pintu ia melihat Sinta dan Jodi Turun dari mobil.
"Danu! itu Sinta," tunjuk Alia.
Sontak Danu keluar dan mengejar Sinta.
"Sayang apa kabar? syukurlah kamu sudah pulang, aku sangat merindukanmu Sayang," ucap Danu merasa bahagia.
"Jangan senang dulu Danu aku datang bukan untuk kembali di rumah ini merusak kebahagiaan kalian," Sinta melemparkan pandangan sinis kearah Alia.
"Sinta, kamu jangan salah paham dulu Alia di sini hanya untuk merawat Bayu. Tapi, malam dia tidak kesini dia kembali ke hotel. Bayu kangen sama kamu Sayang, dia mencari-cari kamu terus," ujar Danu memberitahu.
"Aku datang ke sini hanya mengantar surat ini!" Sinta memberikan surat perceraiannya dengan Danu.
Danu membaca surat itu dan merobek-robeknya. Bayu merengek Sinta dan Alia saling berpandangan mereka sama-sama berlari ke arah kamar Bayu.
Sinta melihat Alia menangis ia pun balik dan membatalkan niatnya.
"Sepertinya perempuan licik itu tidak mau mengalah! biar aku saja yang mengalah," ia membiarkan Alia pergi ke kamar Bayu. Alia berlari menemui Bayu.
"Kita tidak akan bercerai Sinta aku dan Bayu membutuhkan kamu. Kami tidak bisa hidup tanpa kamu tolong dengerin penjelasan ku dulu, kamu gak boleh lakukan itu Sinta. Aku Sayang sama kamu," lirih Danu.
"Semuanya sudah jelas Danu aku tidak butuh penjelasan lagi darimu!"cetus Sinta.
"Aku dan Alia tidak pernah selingkuh!"
"Dasar pembohong!" Sinta menerobos masuk ke kamar Bayu tapi Alia keluar dari kamar Bayu ia menghentikan langkah Sinta.
"Tunggu Sinta. Kamu harus dengar semuanya setelah itu terserah kamu mau apa. Aku dan Danu memang tidak pernah selingkuh. Danu juga tidak tau kalau aku hamil anaknya saat itu...." Alia bercerita semua kisahnya dengan Danu tanpa di tutupi nya lagi.
__ADS_1
Sinta terdiam mendengar cerita Alia.
"Aku mengenal Danu jauh sebelum kamu mengenal Danu. Jadi sudah jelas aku dan Danu tidak berselingkuh itu semua adalah kesalahan terbesar kami berdua. Aku minta maaf padamu Sinta, kamu jangan kuatir saat ini aku sama sekali tidak lagi mencinta Danu karna sebentar lagi aku juga akan menikah. Aku harap kamu menarik semua kata-katamu kembalilah ke rumah ini Sinta," ucap Alia meminta.