
pagi yang cerah cahaya matahari masuk ke dalam kamar yang di huni oleh Aira Verrel dan Vero.tapi Aira sudah bangun dulu melaksanakan sholat subuh dan sekarang Aira lagi menyiapkan sarapan
setelah selesai di dapur bersama bik imah Aira menuju kamarnya melihat Verrel dan Vero masih lelap.aira mendekati ranjang dan memandangi dua laki2 beda generasi itu tidur masih pulas.wajah tampan keduanya membuat Aira tersenyum.aira berusaha membangun kan Vero
karena terdengar suara Aira malah yang bangun duluan Verrel.verrel menggeliat dan melihat ke arah Aira."cantik guman Verrel tapi masih terdengar oleh Aira.aira hanya pura-pura tidak peduli.padahal jantung nya berdetak kencang.
"Vero sayang bangun ayok sekolah nak.kata Aira.verrel hanya tersenyum.verrel bangun dan berjalan ke kamar mandi.rasa bahagia Verrel tadi malam karena tidur bertiga di satu ranjang.verrel pun mandi
sementara Aira masih sibuk merapikan tempat tidur karena Vero di mandikan oleh bik Imah.aira berjalan keluar kamar sedangkan Verrel sudah selesai mandi.dan bersiap-siap untuk ke kantor
"bik Vero nya udah selesai mandi kata Aira
"sudah nak sini baju sekolahnya bik imah pake in.jawab bik imah
__ADS_1
vero anak yang penurut sama siapa aja termasuk bik imah karena hanya bik imah yang dekat sama dia setelah aira mamanya.
Verrel sudah keluar dari kamar Aira dan bersiap mau ke kantor."papa ayok kita sarapan dulu.kata Vero
"ayo sayang.anak papa sudah selesai pake baju ya.udah siap sekolah kata verrel sambil mencium pipi Vero
Aira masih tetap diam.menyaksikan anak dan papanya bicara.mereka duduk di ruang makan.aira memasak nasi goreng.sedangkan Vero makan roti dan minum susu.verrel sangat senang karena bisa sama sama dengan Vero dan Aira
"owhhh iya Aira nanti pulang kerja kita mampir ke rumah Mama dan papa dulu karena tadi malam papa kirim pesan ada yang mau di bicarakan sama kamu
"bik maaf ya Aira belum sempat cerita ke bik imah kalo rumah kita yang lama sudah balik lagi karena di persidangan kita di bantu oleh tuan Verrel kata Aira sambil memegang tangan bik imah.aira dan bik imah berpelukan sambil menangis."Alhamdulillah nak akhirnya nak Aira bisa senang lagi.kata bik imah
"iya bik nanti kita akan pindah ke sana lagi ya seperti dulu meskipun papa sama Mama udah gak ada.
__ADS_1
"iya nak.bik Imah senang.tuan Verrel terima kasih karena sudah membantu kami.kata bik imah sambil menangis.
"ini sudah kewajiban saya bik sebagai papa Verrel dan kalau Allah mengijinkan aku ingin menikah dengan aura kata verrel melihat ke Aira
Aira hanya terdiam tidak tau harus berbuat apa-apa.dirinya benar-benar belum siap jika harus menikah dengan Verrel.tapi bagaimana semua harus di pikirkan oleh Aira karena mengingat Vero.
"beri aku waktu.kata Aira dingin dan aira pun langsung bergegas ke kamar nya.
Aira masuk kamar dan menutup pintu
"ya Allah jika ini takdir hidupku tolong beri aku waktu untuk memikirkan nya.doa Aira
akhirnya mereka sudah siapa berangkat.bik Imah mengunci pintu sementara Aira dan Vero sudah berjalan ke mobil Verrel
__ADS_1
bik imah duduk di belakang sedangkan Aira dan Vero duduk di sebelah Verrel.suasama masih diam.hanya suara Vero yang terdengar berbicara dengan Verrel.sekali sekali Verrel melirik ke Aira.