Takdir Hidupku

Takdir Hidupku
dia milikku


__ADS_3

pagi yang cerah suasana pagi di kediaman orang tua Verrel sangat sibuk.para pelayan sedang menyediakan sarapan untuk majikannya.verrel sudah selesai dengan stelan jas kantor dan bersiap untuk ke bawah sarapan bersama Mama dan papanya.


di meja makan sudah berkumpul semua termasuk Mira yang tadi malam menginap di rumah orang tua Verrel.verrel tetap cuek dan dingin pada Mira.meskipun Mira sudah tersenyum semanis mungkin untuk Verrel pagi itu.


"pagi ma pa.? sapa Verrel pada orang tuanya.


" pagi juga sayang balas mamanya.sementara papa Verrel hanya tersenyum melihat anak nya menuju meja makan.


Mira yang berinisiatif mengambil kan makanan buat Verrel di larang oleh Verrel.


"aku bisa sendiri.tolong bersikap sewajarnya saja .kata verrel dingin.


Mira seketika mematun dan duduk lagi di kursi nya.mama sama papa Verrel juga tidak terlalu menghiraukan apa yg terjadi di meja makan.


mereka sarapan dengan tenang tanpa suara


hanya dentingan sendok yang terdengar.selesai sarapan Dion pun datang


untuk menjemput Verrel.karena pagi ini Verrel meminta Dion untuk menjemput Vero dan mengantar ke sekolah.


Mama Verrel mengantarkan anak nya ke depan ."Verrel Mama ingin bertemu aura.boleh kah Mama minta alamatnya? kata Mama Verrel.


Verrel yang kaget dengan kata Mama nya langsung berbalik menatap Mama nya


"Mama serius mau bertemu Aira.mama mau ke rumah nya? kata verrel senang


"iya sayang sekaligus Mama mau liat Vero cucu Mama.sapa tau dengan Mama datang ke rumah nya Mama bisa dekat dengan mereka kata Mama Verrel lagi.


"makasih ma.verrel senang mendengar jya.smoga ini menjadi awal yg baik buat Verrel dan aira.kata Verrel sambil memeluk Mama nya.


'kapan Mama mau ke rumah nya.nanti biar Dion yang antar .kata verrel lagi


'nanti siang ya nak nanti Mama kasih kabar lagi.kata Mama Verrel.dia senang melihat Verrel bahagia.biar bagaimana pun Verrel melepaskan tanggung jawabnya kepada Aira semua karena Mama nya.

__ADS_1


Verrel terpaksa menemani mana nya untuk berobat di Malaysia dan Amerika.bukan mudah bagi Verrel mengingat rasa bersalahnya kepada Aira.setiap hari Verrel harus merasa di kejar-kejar oleh dosa yg dia perbuat.bahkan sampai mimpi buruk yg di alaminya.


Verrel berangkat ke kantor nya bersama Dion tapi mereka mampir dulu di rumah Aira.meskipun Aira masih bersikap dingin dan cuek tapi Verrel yakin pasti bisa memenangkan hati Aira.


sementara itu Aira lagi mempersiapkan Vero untuk berangkat ke sekolah.aira menyuapi Vero sarapan.dan minum susu.tidak berapa lama terdengar suara ketukan di luar.bik Imah masih sibuk di dapur bikin sarapan.


Aira pun melangkah kan kakinya ke depan untuk buka pintu.


Aira kaget di depan pintu sudah ada Diyo sambil memegang 1 kantong sarapan untuk mereka.


"Diyo kok kamu pagi2 udah ke sini.kata Aira sambil tersenyum.


"iya aku pengen sarapan bareng sama kamu.owh iya anak kamu mana.?


"owhhh boleh-boleh silahkan masuk kita sarapan di dalam yuk.vero lagi sarapan juga kata Aira lagi.


mereka langsung masuk berbarengan.menuju meja makan.rumah Aira memang kecil tapi semua di tata Dengan rapi.ada kursi tamu sekaligus ruang keluarga dan ada dapur sama ruang makan.


mereka sampai di ruang makan dan sudah ada bik Imah yang menunggu."ini den Diyo ya.aduh makin ganteng aden kata bik Imah ketika Diyo menyalaminya.


"iya bik ahhh bik imah bisa aja.udah lama kita tidak bertemu ya buk.apa kabar bik kata Diyo


"Alhamdulillah bik imah sehat.ayok kita sarapan den.


"ehhh iya bik ini kebetulan aku juga bawa sarapan bubur ayam buat Aira.ayo kita bareng-bareng makannya.


Aira sedang sibuk memindahkan sarapan ke mangkok tapi tiba-tiba terdengar lagi ketukan pintu dari Depan." aduh siapa lagi ya bik kata Aira.bik imah mau berdiri membuka pintu tapi Aira mencegah nya."biar Aira aj bik.bik Imah pake in sepatu Vero aja.


Aira berjalan ke depan dan buka pintu.di sana sudah berdiri Verrel."selamat pagi aira kata Verrel


"mau ngapain kamu ke sini pagi2 kata Aira lagi.aira yg melihat Verrel baru datang langsung hatinya dak enak.rasa bencinya slalu ada saat Verrel di depannya.


"saya ke sini mau jemput Vero dan antar ke sekolah.boleh kan.kata Verrel.

__ADS_1


dari dalam rumahnya Aira terdengar suara.


"Aira siapa yang datang.kata Diyo dari dalam.


Verrel yang mendengar suara laki-laki dari dalam langsung mengepal kan tangan nya.


Diyo sudah berdiri di belakang Aira.tatapan tajam dari Verrel ke pada Diyo seperti membunuh.


"ini siapa Aira kaya Diyo.


"di...dia...kata Aira gugup.air matanya menggenang seraya melihat ke arah Verrel.


Verrel yang melihat Aira seperti itu langsung berinisiatif mengenal kan diri."saya ayah Vero.kata Verrel lagi.


mendengar kata ayah Vero Diyo langsung naik darah "buggghhhh.diyo melayang kan bogem mentah ke arah Verrel.bertubi2 sehingga Verrel tersungkur dan bibir serta hidungnya berdarah.


"ternyata kamu laki2 brengsek yang sudah menghancurkan kehidupan Aira.kata Diyo berapi2.


Verrel terdiam tidak tau harus menjawab apa.


Dion yg melihat itu semua langsung mendekati Verrel dan membantu Verrel buat bangun.


Aira hanya bisa menangis dan memegang lengan Diyo agar tidak memukul Verrel lagi.


"aku jelaskan sama kamu ya ayah vero untuk tidak mengganggu Aira lagi.dia milikku. kata Diyo lagi.


deggh


jantung Aira berdetak cepat begitu juga Verrel.tatapan nya tajam ke arah Diyo.bagaimana mungkin Verrel bisa melepaskan begitu saja Aira.


dalam keadaan seperti itu Vero datang."papa kata Vero lagi.vero berlari dan memeluk papanya."papa kenapa berdarah.kata Vero


"halo anak papa.papa gak apa-apa sayang kata Vero.ayo kita berangkat sekolah.vero pun pamit kepada Aira.vero di temani oleh bik Imah masuk ke dalam mobil Verrel dan mereka pun meninggalkan rumah Aira.

__ADS_1


__ADS_2