
tepuk tangan riuh terdengar dari pintu masuk
di sana berdiri semua keluarga Verrel dan aira
ada bik Imah,vero Dion dan kedua orang tua Verrel,mereka memberikan kejutan di hari kebahagian Verrel dan aira.
Mendengar tepuk tangan yang rame sontak Aira dan Verrel menghentikan aktivitas ciumannya,malu sekaligus kikuk itu lah yang di rasakan oleh Verrel dan aira.
Rombongan yang bertepuk tangan tadi langsung mendekati Verrel dan aira,vero berlari ke gendongan Verrel,"papa..?! panggil Vero,verrel menyambut Vero dan memeluk nya,bahagia yang di rasakan Verrel tidak tergantikan apa pun saat ini.
"loh tadi anak papa tidur,kenapa udah sampai sini?" ucap Verrel sambil mencium pipi Vero
"iya tadi oma dan opa datang bersama Om Dion ngajak ke sini,vero senang pa bentar lagi kita bisa tinggal sama sama ya kan pa,? celoteh Vero
Verrel langsung memandang ke Aira sambil tersenyum,aira jadi salah tingkah.mama Verrel memeluk aira,bahagia di rasakan nya karena Aira sudah menerima lamaran Verrel.
Mereka menghabiskan malam itu dengan makan bersama dengan keluarga sampai akhir nya jam menunjukkan pukul 22.00 wib malam.
Verrel mengantarkan Aira,vero dan bik imah pulang,sementara Dion mengantarkan papa dan Mama Verrel ke rumah nya.
Vero sudah ketiduran di pangkuan bik imah
sementara Verrel dan aira masih canggung duduk di depan sambil mengemudi.verrel melirik Aira yang asyik melihat ke arah jendela sambil menikmati pemandangan malam
mobil Verrel memasuki pekarangan rumah Aira,verrel turun dan membuka pintu untuk bik imah dan aira
Verrel mengangkat Vero yang ketiduran,aira dan bik imah berjalan mengikuti mereka dari belakang untuk masuk rumah.
Verrel mengantarkan Vero ke dalam kamar
untuk di tidurkan,aira duduk di ruang keluarga
__ADS_1
untuk menunggu Verrel,selang Beberapa saat Verrel pun keluar karena mau pamit untuk pulang.
"aku pulang dulu ya Aira," ucap Verrel masih
agak kaku,aira hanya mengangguk kikuk
"hati-hati Verrel,balas Aira sambil tersenyum
wajah nya merona.
Cup.. Verrel mengecup kening Aira spontan,rasa cinta yang begitu dalam membuat Verrel ingin terus bersama Aira.
Aira kaget dengan kecupan Verrel,pipi nya merona seketika.
Setelah kepergian Verrel,aira langsung ke kamar nya untuk beristirahat,aira membersihkan diri terlebih dahulu habis itu langsung menuju tempat tidur nya,aira masih memandangi cincin berlian yang di berikan Verrel tadi,rona bahagia di rasakan Aira saat ini."apa mungkin aku sudah jatuh cinta pada Verrel ? bathin Aira
Karena terlalu lelah akhirnya Aira tertidur.
Pagi yang cerah Aira sudah bersiap-siap untuk ke kantor begitu pun Vero sudah bersiap-siap untuk berangkat sekolah
mereka sedang menikmati sarapan bertiga dengan bik imah.
"Buk,!!? panggil Aira pada bik imah yang sedang sarapan,"Bu,mungkin 2 Minggu lagi Aira dan Vero nikah Bu,"ucap Aira sambil menangis,
"iya nak,ibu bahagia sekali nak,akhirnya nak Aira bisa mendapatkan kebahagiaan,!?" jawab bik imah sambil memeluk aira,bik imah membelai rambut Aira dengan sayang,karena bik imah sudah menganggap Aira seperti anak sendiri.
"Vero juga senang akhirnya papa sama Mama bisa tinggal bersama," ucap Vero kegirangan
"iya sayang,vero sekarang sudah memiliki keluarga lengkap ucap bik imah
Aira tak bisa membendung air matanya,rasa d haru dan bahagia bercampur jadi satu.
__ADS_1
2 Minggu lagi Verrel dan aira akan menikah
pernikahan yang akan di adakan dengan meriah mengundang seluruh rekan bis nis dan kolega Verrel.
Tidak berapa terdengar suara pintu diketuk dari luar,bik imah bermaksud untuk berdiri dan membuka pintu tapi Aira sudah duluan berdiri,"biar Aira aja Bu,ibu duduk aja ya,ucap Aira sambil berjalan menuju pintu utama rumah nya
Aira membuka pintu,dan ternyata tamu nya pagi itu adalah Verrel yang datang dengan sebuket bunga mawar.
"Verrel?? ucap Aira sambil tersenyum kikuk
"halo sayang,panggil Verrel sambil menyerahkan buket bunga pada aira
"selamat pagi bidadari ku,? ucap verrel
Aira tersipu dengan kata-kata Verrel
" ihh apaan sih rel,kok kamu jadi gombal gitu,"jawab Aira sambil mengerucutkan bibirnya.
"loh kenapa memangnya,kamu kan calon istri aku,sebentar lagi kita mau nikah,jawab Verrel yang tiba-tiba memeluk Aira karena bahagia.
Aira pun ikut membalas pelukan verrel.
"terima kasih rel,terima kasih atas kebahagiaan ini,bisik Aira
Verrel melonggarkan pelukannya sambil terus memeluk pinggang Aira." aku yang berterima kasih karena kamu sudah mau menerima aku,ucap verrel sambil mengecup kening Aira.
"iihhhhh papa kok pagi-pagi udah pelukan sama Mama,pekik Vero
Verrel dan aira ikut kaget karena tiba-tiba Vero sudah muncul dekat mereka,dan pada akhirnya mereka pun memeluk Vero.
bik Imah yang melihat dari jauh pun ikut bahagia.
__ADS_1