
Danu merasa gelisah Alia belum mentransfer uang untuk melakukan tes DNA lagi sepertinya rencana Danu untuk menyembunyikan masalah itu akan di ketahui Sinta karna akhir-akhir ini Sinta merasa curiga pada Danu yang sering keluar tanpa sepengetahuan nya dan sering keluar masuk rumah sakit. Sinta selalu merasa penasaran sebenarnya apa yang disembunyikan Danu padanya.
Saat itu Sinta sedang mengantar Bayu ke sekolah tiba-tiba mobil Sinta mengalami kerusakan ia pun meminta Jodi untuk menjemputnya. Tidak lama kemudian Jodi pun datang menjemput Sinta dan Bayu. Bayu merasa senang karena Jodi selalu perhatian pada nya saat itu ia membelikan Bayu mainan Bayu pun dengan senang hati menerima hadiah dari Jodi.
"Makasih banyak Jodi karena sudah baik pada Bayu." ucap Sinta.
"Iya sama-sama Sinta." Jodi melirik ke arah Santi. seperti biasa Jodi selalu terpesona dengan penampilan Sinta yang modis dan ****. Tapi, ia selalu menahan dirinya untuk selalu berpikir positif dan propesional dalam berkerja walaupun ia sudah lama mencintai Sinta, namun ia selalu menutupinya dengan topeng persahabatan mereka yang sudah cukup lama berjalan selama 20 tahun.
Sinta lebih lama mengenal Jodi dari pada Danu. Jodi juga selalu ada buat Sinta dari pada Danu suaminya tapi semenjak kehadiran Bayu Danu ada sedikit perubahan ia selalu menyempatkan dirinya untuk jalan bersama Bayu. Sinta pun tidak banyak protes dengan hal itu yang penting Danu tidak lupa tanggung jawab sebagai suami. Entah kenapa Sinta tidak punya perasaan apapun pada Jodi ia hanya menganggap Jodi sahabat nya dari dulu hingga sekarang.
Jodi juga tidak memaksakan kehendaknya ia menyembunyikan rasa cintanya yang besar itu pada Sinta ia bersikap wajar walau sangat besar hasratnya ingin memiliki Sinta tapi ia selalu tidak tega dengan Danu yang merupakan sahabat nya dari kecil.
Tiba-tiba timbul hasrat di benak Jodi ingin mengajak Sinta makan malam tapi ia tidak enak untuk mengajak Sinta sendiri ia pun memutuskan untuk mengajak Danu juga. "Sinta apa malam ini kamu ada waktu?" tanyanya.
"Maksudnya?" Sinta Bingung.
"Aku mau ajak kamu dan Danu makan malam, sudah lama kan kita tidak jalan bersama?" jelas Jodi sungkan.
"Aku tidak bisa janji, kalau sempat aku hubungi kamu ya. Akhir-akhir ini Mas Danu sangat sibuk, ia selalu pulang malam. Saat malam pun biasanya ia langsung tidur mungkin kecapean kami juga sudah jarang jalan bersama. Cuma malam kemarin tumben dia ngajakin jalan, itu pun cuma untuk menghibur Bayu aja cuma sebentar habis itu pulang."
"Emangnya Jodi sibuk ngapain, ngajar di kampus kan gak sampe malam Sinta?"
"Itu dia, aku juga heran Jod, setiap ditanya dia selalu bilang sibuk kerjaan si kampus itu saja. Aku juga pusing di buatnya setiap hari ia selalu pulang dengan wajah murung di tanya ada masalah apa dia selalu menjawab tidak ada apa-apa. Aku benar-benar bingung menghadapi sikap Danu akhir-akhir ini yah sudah lah jangan di bahas." ujar Sinta mengakhiri obrolannya.
Bayu sudah sampai di sekolahnya ia pun turun dan berpamitan sambil cium tangan dengan Om dan mamanya. Sinta berpesan pada Bayu jika ada Alia harus memberitahu dulu sebelum pergi dengan nya. Bayu pun menurut dan mengiyakan ucapan mamanya.
"Da-da Mama," ucap Bayu.
__ADS_1
Sinta membalas lambaian tangan Bayu.
"Sekolah yang rajin ya Sayang, dan ingat pesan mama tadi."
"Baik Ma Bayu ingat kok."
"Ya sudah mama berangkat kerja dulu ya sama Om Jodi," ucap Sinta
"Baik Ma." Bayu mengakhiri pembicaraan nya ia pun berlalu di hadapan mamanya menuju sekolahnya.
Tinggal Jodi dan Sinta yang ada di dalam mobil tersebut mereka pun menuju ke arah kantor.
Di dalam perjalanan menuju kantor entah mengapa saat itu Jodi begitu gugup saat berhadapan dengan Sinta. Hal itu di ketahui Sinta dia pun bertanya.
"Jodi kamu kenapa sih, dari tadi aneh banget kayak gak tenang gitu?" tanya Sinta.
"Gak ada apa-apa kok Sin, aku cuma bingung aja malam Minggu ini ada party, tapi party itu harus membawa pasangan masing-masing."
"Yah aku bingung aja, mau pergi sama siapa?"
"Dasar jomblo ..., makanya cari pacar aja," ledek Sinta.
"Hah, bukan nya bantuin malah meledek! gimana sih sahabat apaan model gini?" gerutu Jodi dengan memasang muka malas pada Sinta. Sinta pun menertawai Jodi.
Sinta... aku sangat suka saat melihat mu tertawa kamu masih seperti dulu Sinta masih cantik seperti saat kita bertemu. Jodi melamun sambil memandangi wajah Sinta.
"Lah bengong lagi dia," Sinta sengaja menyenggol pundak Jodi.
__ADS_1
"Jodi gimana kalau kamu berpasangan dengan Alia aja?" usul Sinta.
"Alia?" Alia ibu kandung Bayu itu?" Jodi balik bertanya.
"Iya Alia yang itu yang mana lagi, biar aku hubungi dia mau gak ...?" tanya Sinta.
"Tanya aja Alianya dia mau atau tidak?" sahut Jodi pasrah. "aku gak yakin dia mau aku juga malu sama dia Sin," ujar Jodi keberatan.
"Malu apaan sih, kita coba aja dulu. Biasanya Alia selalu mau kalau aku ajak kemana-mana dia kan sudah jadi Besty aku." Sinta menyakinkan Jodi.
"Yah terserah kamu saja, kamu telpon aja dia." sahut Jodi datar.
"Oke deh!" jawab Sinta.
"Tapi aku mau kamu dan Danu juga ikut," Jodi menimpali.
"Em ..., aku tanya Mas Danu dulu deh, apa dia mau atau tidak soalnya pria itu paling sok sibuk akhir-akhir ini entah apa kesibukannya aku pun tidak tau." jelas Sinta.
"Harusnya kamu sebagai istri harus serba tau Sinta
Suami kamu lagi kemana, pergi dengan siapa masa kamu biarin aja dia gitu?" ujar Jodi.
"Bukan nya aku tidak mencurigai nya Jodi, selama ini aku sudah berusaha mengawasi dia bahkan aku pernah satu kali ngikutin dia. Kamu tau tidak, itu perjalan paling jauh yang ku lakukan sampai 5 jam tau ... aku ikutin dia tapi apa yang ku dapat gak ada apa-apa. Aku cuma dapat cepeknya saja." keluh Sinta.
"Bagaimana ceritanya, kamu ikutin dia sampai 5 jam perjalanan jauh banget itu?"
"Iya aku udah ikutin kemana pun dia pergi tapi gak ada apa-apanya malah aku sendiri yang kecepean aku gak mau lagi aku jera. Untuk saat ini aku biarin dia bebas, karena aku juga tidak mau di kekang dia. Asal dia ada nafkahi aku dan menyisihkan waktu nya yang sedikit itu untuk Bayu itu sudah lebih dari cukup buat ku Jodi. Aku tidak mau menuntut dia untuk selalu mengurusi diriku karna ia juga punya hak buat bergaul dengan siapa saja asal dia tidak lupa diri aja," terang Sinta bicara panjang lebar.
__ADS_1
"Kamu benar-benar istri yang baik Sinta beruntung Danu dapat istri seperti kamu," puji Jodi.
Sinta pun terseyum dengan bangganya.