Takdir Hidupku

Takdir Hidupku
kenapa harus aku


__ADS_3

mobil Verrel memasuki halaman kantor nya setelah mengantar Vero ke sekolah sementara Aira turun duluan di pertigaan arah ke kantor karena Aira tidak mau ada yang tahu kalau dia satu mobil bersama Verrel.


Verrel keluar mobil dan kunci mobil di titip ke security.verrel dengan santai memasuki loby kantor nya.sifat dingin nya mulai terlihat kalau sudah memasuki area kantor nya.para karyawan sudah ada yang datang.dion sudah menunggu Verrel di dekat resepsionis karena mereka akan mengadakan meeting.


"pagi bos.gimana tadi malam.kelihatannya bos happy ya.ledek Dion


"lu jangan macam-macam deh Dion.pake ngeledek pula.kata Verrel sambil berjalan di ikuti Dion di belakang.mereka menaiki lift khusus di rektur.tidak banyak yang mereka bicarakan hanya perihal kerjaan.


lift sampai di lantai ruangan Verrel.verrel keluar diikuti oleh Dion dan berjalan memasuki ruangan nya.


Verrel membuka jas dan siap untuk menandatangani berkas yang sudah ada di mejanya.hati Verrel senang bukan main karena dari kemarin kebersamaan dengan Aira dan Vero.


sementara itu Aira juga sudah memasuki kantor dan bersiap untuk bersih-bersih karena sebentar lagi karyawan sudah pada datang.aira tidak fokus bekerja karena terngiang-ngiang kata verrel untuk menikah dengan nya.sampai tidak sadar ternyata atasannya Rina sudah dari tadi memanggil nya


"Aira.!!! pekik Rina.aira kaget langsung menoleh ke arah Rina."eh mbk Rina manggil aku ya kata Aira tersenyum.


"Aira kamu kenapa kok kayak gak fokus kerja nya.nanti gak selesai2 loh.udah siang ini.kata Rina mengingat kan Aira

__ADS_1


"i i ya mbak maaf.owh iya mbk kenapa cari aku apa ada masalah? kata Aira


'gak ada masalah kok cuma itu pak Verrel mau kopi dia minta di bikinin sama kamu.kata Rina


"owhh gitu tapi kan ada yang lain mbak kenapa harus saya kata Aira


"aku juga gak tau tu.ya udah bikin sana trus antar ke ruangannya.nanti marah Lo dia.kata Rina


"iya mbk, kaya Aira menunduk.rina pun pergi dari tempat Aira.aira masih terdiam"apaan sih verr kenapa harus aku sih yang bikin kan banyak yang lain.bathin Aira


buat Verrel.setelah itu Aira membawa kopi menuju lift untuk ke ruangan petinggi sekaligus pemilik kantor Pratama Group itu


rasa deg-degan bercampur aduk di rasakan oleh Aira karena harus bertatap muka lagi dengan Verrel.kalau bisa memilih mungkin Aira tidak mau bertemu Verrel karena masih ada rasa benci baginya.tapi seperti apa pun menghindar tetap saja Aira bertemu dengan Verrel.


sampai di lantai ruangan Verrel Aira mengetuk pintu."tok ,,,tok,,,took suara pintu terdengar oleh Verrel dari dalam.


"masuk kata verrel lagi Verrel yang lagi tanda tangan langsung senang melihat siapa yang datang.

__ADS_1


"permisi pak Verrel ini kopinya kata Aira datar


"owhh iya taroh di meja aja aura kata verrel


Aira meletakkan kopi di atas meja kerja Verrel.setelah itu Aira beranjak untuk keluar karena dia tidak mau berlama-lama dekat Verrel.


"Aira.panggil Verrel,aira langsung berhenti dan menoleh ke arah Verrel."ya pak Verrel masih ada yang bisa saya bantu kata Aira


,"hmmmm kamu bisa temani aku dulu di sini.kata Verrel.sebentar lagi saya selesai ada yang mau saya bicarakan.kata Verrel


Aira hanya mengangguk dan akhirnya duduk di sofa ruangan Verrel tanpa Aira sadari dari tadi Verrel tersenyum melihat nya.


,,...........hai readers terima kasih sudah baca novel aku insyaallah aku akan up setiap hari


maaf ya karena baru up


happy readers

__ADS_1


__ADS_2