
Verrel dan aira akhirnya sampai di rumah pukul 21.00 wib.vero sudah tidur di gendong oleh Verrel.sementara Aira hatinya masih tak enak melihat Diyo dan Melisa tadi.
Verrel yang hanya bisa diam sambil menggendong Vero dan mengantar kan ke kamar Vero.setelah menyelimuti Vero Verrel keluar dari kamar Vero dan menemui Aira di luar kamar.aira duduk termenung lagi di ruang tamu rumahnya.
"Aira.panggil Verrel.aira kaget dan menoleh ke arah Verrel.verrel pun duduk di samping Aira.
"pulang lah .kata Aira.aira bahkan belum pernah menyebut nama Verrel.
"sudah malam ini nanti apa kata orang kita tidak punya hubungan apa-apa kata Aira
"bagaimana kalau kita buat kita punya hubungan? kata verrel lagi
"apa maksudmu .jangan membuat masalah semakin rumit.cukup seperti ini aja kata Aira
"tidak ada yang rumit Menurut aku.ijinkan aku untuk membahagiakan mu.kata Verrel sambil memegang tangan aira.jantung Aira berdegup lagi.tapi karena masih ada rasa benci di hati Aira cepat 2 Aira melepas kan tangan Verrel.
__ADS_1
"pulang lah.sudah malam kata Aira dingin.
Verrel yang mengerti situasi itu langsung berdiri
"oke aku pulang.aku hanya minta tolong kamu pikirkan lagi kata 2 aku tadi.dan juga apa yang di katakan Mama.kata Verrel
Verrel pun berlalu meninggalkan rumah Aira memasuki mobil dan langsung menuju apartemen nya.
Verrel memasuki parkiran mobilnya di apartemen.setelah keluar dari mobil Verrel langsung menuju lift untuk menuju kamarnya.
Verrel masuk ke apartemen dan membuka jasnya.sambil terduduk dan bersandar di sofa.pikiranya terpaku pada Aira.aira wanita yang cantik yang slalu ada dalam pikiran Verrel.
apartemen mereka satu gedung karena Verrel mau setiap saat butuh Dion langsung datang
Dion memasuki apartemen Verrel karena sudah tau sandi nya
__ADS_1
Dion melihat Verrel yang duduk di ku sambil memijit pelipisnya."bos ada apa kata Dion.
"Aku tidak apa-apa.bagaimana kantor semua terkendali kan?
"Alhamdulillah semua beres bos kata Dion lagi.
"oke kalau begitu aku mau mandi dulu nanti kita bicarakan lagi kata verrel langsung ke kamar nya.dion langsung menuju ruang kerja Verrel.
sementara itu di kediaman tu Verrel.mama Verrel lagi membicarakan Aira dengan papa Verrel.mama Verrel ingin segera Aira menjadi menantu nya.
rasa bersalah slalu mengejar nya.apa lagi dengan adanya Vero darah daging Verrel keturunan Pratama.mama Verrel begitu bahagia.sambil bercerita dengan papa Verrel
"lebih kita segera menikah kan mereka kata Mama Verrel.
"Mama minta pada papa untuk membantu mengembalikan semua aset perusahaan dan harta aira yang di sita oleh bank
__ADS_1
"papa akan coba bantu sebisa papa kata papa Verrel.papa Verrel memeluk Mama Verrel dengan penuh cinta
sedangkan Verrel dan Dion lagi di ruang kerja nya membicarakan masalah pekerjaan dan proyek yang baru di bangun.meraka sangat serius sehingga sudah larut malam.dion pun pamit untuk pulang karena besok kerja dan Verrel pun masuk kamar untuk istirahat sambil tersenyum mengingat jalan2 mereka tadi dan akhirnya Verrel pun tertidur.