Terpaksa Menikahi Dokter Bucin

Terpaksa Menikahi Dokter Bucin
Sarapan Bersama


__ADS_3

Rigel mendengar isak tangis di kamarnya,dia menoleh di lihatnya istrinya sedang tertunduk memeluk lututnya bahunya terlihat gemetar.


"Apa dia menangis?"gumamnya.


Rigel yang penasaran langsung mendekati Starla dan menyalakan lampu kamarnya,Starla masih tertunduk dia tak mau menunjukan wajahnya yang sedang menangis di hadapan suaminya.


"Kau menangis?"tanya Rigel ragu.


Starla hanya menggelengkan kepala saja dia masih menyembunyikan wajahnya di bawah tangan dan lututnya.


"Ke-napa kau menangis?apa k-kau Sedih melihat ku mendiamkan mu?"tanyanya kembali dengan ragu.


Dan reaksi Starla masih sama masih tak mengangkat wajahnya.


Rigel jadi semakin tidak enak hati padahal dia tadi sedang marah dengan dia,dengan alasan yang tidak jelas.


Melihat istrinya yang terlihat sedih seperti ini membuatnya jadi ingin memeluk tubuhnya erat.


Rigel mengangkat tangannya memegang lengan Starla dan menaikan badannya agar wajah istrinya terlihat,tapi Starla masih keras kepala hingga Rigel harus memaksanya agar wajahnya terangkat.


Starla jadi kesal dan menepis tangannya Rigel dan menatap Rigel kesal dan dia masih sesegukan,Rigel meraup wajah istrinya yang sudah basah dengan air mata.


"Kenapa kau menangis?"tanya Rigel lembut.


"Aku tidak menangis"Starla mengelak padahal sudah jelas-jelas mata dan wajahnya basah karena air mata tapi dia masih saja mengelak.


"Kenapa kau menangis?"Rigel mengulang pertanyaannya.


"Aku tidak tahu kenapa aku menangis aku juga tidak mengerti"Starla menjerit.


Membuat Rigel jadi tertegun,hari ulang tahun istrinya yang seharusnya dia memberikan kebahagiaan kenapa jadi kesedihan untuk istrinya,dia jadi merasa bersalah.


"Apa kau menangis karena aku mendiamkan mu?"


"Aku tidak tahu sudah aku bilang aku tidak tahu kenapa aku menangis aku tidak tahu hiks...hiks..."Starla malah makin menjadi tangisnya.


Rigel lalu memeluk tubuh istrinya dan Starla entah kenapa tidak menolak dengan pelukan itu dia malah pasrah di pelukan Rigel sambil sesegukan menangis.


"Maaf bila aku membuat mu bersedih,aku hanya tak suka bila mendengar mu bersama orang lain"suara Rigel lirih.

__ADS_1


Starla bingung kenapa Rigel bisa tidak senang bila dia bersama orang lain,padahal dia tahu Prima itu hanya masa lalunya,Starla menantap wajah Rigel menatap wajah itu lekat.


"Kakak marah karena omongan Icha?"tanya Starla bingung.


Rigel memalingkan wajahnya dia bingung sendiri kenapa dia tidak suka mendengar cerita masa lalu istrinya dengan mantan pacarnya.


"Kenapa kakak marah?lagi pula itu hanya masa lalu,dan kenapa kakak marah kita kan tidak saling mencintai kak?"


Deg...


Jantung Rigel seolah di remas-remas terasa begitu menyakitkan mendengar kata-kata itu dari mulut istrinya.


"Ya kau benar kita tidak saling mencintai seharus aku tidak perlu marah ya kan?"Rigel melepaskan pelukannya dan berjalan menuju ranjang dan merebahkan dirinya disana menatap langit-langit kamarnya.


"Aku ingin tidur kau bila masih ingin menangis menangis lah tapi jangan berisik"ucap Rigel ketus.


Dia ini kenapa sih,tadi lembut,sekarang balik lagi ketus dasar aneh.


Batin Starla.


Malam semakin larut Starla malah tertidur di lantai di bawah ranjang,Rigel yang terbangun karena merasa kesepian di ranjangnya mencari keberadaan istrinya,dan saat dia berjalan ke arah sofa dia mendapati istrinya tertidur di lantai.


"Astaga gadis ini benar-benar kenapa malah tertidur di lantai"Rigel langsung menggendong istrinya dan memindahkannya ke ranjang.


Cup...cup...


Rigel mengecup pipi dan bibir istrinya lagi.


"Mungkin ini lah yang di namakan cinta karena hanya dengan mu aku melakukan ini meski itu hanya diam-diam maaf ya..."bisiknya sambil mengelus-elus wajah istrinya yang terlelap.


Ke esokan paginya Starla bangun dari tidurnya dan mendapati dirinya sudah dalam pelukan suaminya.


Sejak kapan aku pindah kesini?dan kenapa dia selalu memperlakukan aku seperti guling begini sih hiiiiiiii


Starla geram sendiri.


Starla menggeser lengan dan kaki suaminya yang sudah melonggar kemudian dia pun turun dari ranjangnya tapi dia melihat sesuatu di nakas sebuah kotak kecil terbungkus seperti kado dia lihat di bawah kotak tersebut ada secarik kertas dan di bacanya.


Selamat ulang tahun Lala...maaf karena acara kejutan ulang tahun mu berantakan,aku hanya mendoakan segala yang terbaik untuk mu,dan semoga kau suka hadiah kecil ini.

__ADS_1


Starla tersenyum saat membaca tulisan Rigel dan dia membuka kotak kecil itu,ternyata isinya kalung berbandul bintang.


Di dalam kotak tersebut ada secarik kertas yang di tinggalkan Rigel lagi,dia baca lagi tulisan itu.


Sesuai dengan nama mu Starla yang artinya bintang semoga kau suka.


Starla tersenyum kembali dan dia melihat ke arah pria yang masih terlelap tidur di atas ranjangnya.


Terima kasih kak aku suka.


Starla lalu mandi dan bersiap berangkat kerja,sebelum nya seperti biasa dia selalu menyiapkan semua kebutuhan suaminya mulai dari pakaian hingga sarapan dan tak lupa dia mengirimkan fotonya menggunakan kalung hadiah dari Rigel ke ponsel Rigel dan menuliskan pesan.


Terima kasih kak aku suka hadiahnya,makan lah sarapan mu karena seingat ku kau belum makan sejak semalam.


Dan saat Rigel terbangun dari tidurnya dia sudah tak mendapati istrinya di sisinya,dia melihat jam di ponselnya tapi dia juga melihat notifikasi di ponselnya dia buka notifikasi itu ternyata dari istrinya dia tersenyum saat membaca pesan dan melihat foto sang istri di ponselnya dan foto tersebut dia jadikan foto layar depannya,senyuman sang istri sangat lah manis baginya lebih manis dari madu yang selalu dia konsumsi.


Rigel pun bersiap sarapan setelah dirinya mandi rapih berpakaian,namun saat dirinya melihat makanan tersebut dia ingat Starla juga belum makan tadi malam hingga dia memutuskan untuk membawa sarapan tersebut yang berupa nasi goreng ke kantornya di rumah sakit dia berencana makan bersama Starla disana.


Saat di rumah sakit Starla yang sedang membereskan piring dan peralatan makan pasien yang akan di tata di rak piring tiba-tiba mendapatkan panggilan dari kantor kepala dapur.


"Lala...kau di suruh dr. Rigel ke ruangannya"teriak ibu Tanti.


"Ada apa ya bu?"


"Nggak tahu dia cuma bilang kamu di suruh kesana sendirian dan lepas appron dan topi mu itu menghadap presedir harus rapih"ibu Tanti ketus.


"Ohh iya bu"Starla langsung melepas atribut dapurnya dan merapihkan dirinya karena ingin menemui suaminya.


Starla berjalan keluar dapur dan langsung menaiki lift menuju ke lantai para petinggi rumah sakit.


Ting...


Lift sampai di lantai para petinggi rumah sakit dan dia pun langsung berjalan ke ruangan presedir dimana suaminya sedang menunggunya.


Starla mengetuk pintu dan tak lama pintu terbuka Rigel langsung muncul dari balik pintu dan dirinya langsung menarik tangan istrinya masuk keruangannya,mengajaknya duduk di sofa dan dia membuka kotak makan yang dia bawa tadi.


Starla terlihat bingung.


"Kita sarapan bersama bukankah kau juga belum makan sejak semalam?"ucapnya lembut.

__ADS_1


Membuat Starla bingung dengan kelakuan suaminya ini.


Bersambung.


__ADS_2