Terpaksa Menikahi Dokter Bucin

Terpaksa Menikahi Dokter Bucin
Ingin Hamil


__ADS_3

Rigel yang namapak kesal melajukan mobilnya dia hanya terdiam saat mengendarai mobilnya.


Mobil sampai di area halaman rumah Rigel keluar dari mobil dan langsung mengitari mobil kemudian dia membuka pintu mobil sebelahnya dan menarik tangan istrinya dan membawanya langsung masuk kerumah dan tak melepaskan tangan Starla hingga mereka memasuki kamar Rigel di lantai dua.


Pintu kamar di banting oleh Rigel Starla di dorong olehnya hingga dia terjerembab di atas ranjang.


Starla ketakutan dia banar-benar melihat kemarahan di mata suaminya.


"Kau keluar tanpa izin dari ku dan bertemu dengan Alex disana kau menyukai Alex hah"Rigel marah nadanya meninggi bahkan wajahnya memerah sepertinya darah sudah naik kekepalanya.


"Ti...ti...tidak kak aku tidak sengaja bertemu dengannya disana"Starla gugup dan ketakutan.


"Bohong lantas apa yang kau lakukan disana hah mau mencari perhatian pria lain begitu?!"Rigel tak menurunkan nada suaranya.


"Tidak kak tidak begitu"Starla masih berusaha membela diri.


"Kau sadar kau ini wanita yang sudah menikah tidak seharusnya kau keluyuran malam-malam sendirian begitu,kau itu istri ku bila kau ingin kemana-mana izin pada ku dulu"bentak Rigel.


"I...iya kak maaf"Starla menunduk meminta maaf.


Kenapa dia semarah ini sih...


Batin Starla.


Rigel mendekat padanya mendekatkan wajahnya dengan wajah Starla.


"Bila ada laki-laki lain mendekati mu katakan pada mereka bahwa kau sudah menikah"Rigel mengatakan itu dengan penuh penekanan.


"I...iya kak tapi kadang orang tidak percaya"


"Kenapa mereka tidak percaya hem?"Rigel meraup wajah istrinya dengan kedua tangannya.


"Nggak tahu kata mereka aku terlalu muda untuk menikah kecuali aku terlihat sedang mengandung be-gi-tu"Starla ragu menyampaikan hal ini.

__ADS_1


"Jadi kau ingin hamil?!"Rigel langsung membuka kemejanya dan melemparnya asal.


Sementara Starla ketakutan,dia sadar dia salah bicara dan salah di artikan juga oleh Rigel.


"Tidak kak bukan begitu maksud ku"Starla menggeser tubuhnya menjauh dari Rigel namun Rigel sudah mendorong tubuhnya ketengah kasur dan Starla tejerembab disana.


Rigel langsung mengurung tubuhnya di bawah kakinya yang bertumpu dengan lututnya,Rigel membuka ikat pinggangnya dan melamparkannya entah kemana.membuat Starla semakin ketakutan.


Dia mau apa.


Starla langsung membelalakan matanya ketika Rigel langsung meraup bibir tipis itu,Starla memukul-mukul dada Rigel tangannya langsung di hentikan oleh Rigel dan di kuncinya agar tidak bisa bergerak lagi,sementara Rigel terus menelusuri wajah dan leher istrinya kecupan-kecupan lembut di berikannya,meski lembut Starla ketakutan namun saat tangan Rigel menelusuri bagaian bawahnya entah kenapa perlawanan itu tidak bisa dia lakukan lagi.


Tubuhnya menerima sentuhan Rigel namum mulutnya terus mengatakan tidak dan jangan aneh bukan.


"Jangan kak...aku mohon jangan lakukan itu aku minta maaf aku tidak akan mengulangi kesalahan aku akan minta izin sebelum keluar rumah tapi aku mohon jangan begini"Rigel tidak menghentikan sentuhan-sentuhan itu dia terus melakukannya hingga kata-kata itu terucap dari mulutnya.


"Aku mencintai mu La"bisiknya saat bibirnya menelusuri telinga Starla.


Tubuh Starla seolah menjadi lemas saat Rigel mengatakan itu.


Rigel masih asik bermain di atas tubuh Starla kecup sana,kecup sini pegang sana pegan sini,pegang atas pegang bawah sementara si pemilik tubuh masih bingung dengan paeryataan yang di katakan oleh Rigel.


Rigel yang menyadari istrinya sudah tidak memberontak tapi tak membalas apa pun perbuatannya seolah pancingan yang di berikan Rigel sama sekali tak berarti gadis ini sama sekali tak terpancing oleh sentuhannya,Rigel langsung menjatuhkan diri kesamping Starla yang sudah acak-acakan baik pakaiannya yang sudah terbuka dan roknya yang sudah terangkat ke atas dan rambutnya yang sudah acak-acakan entah seperti apa sekarang ini bentuknya.


Rigel menatap gadis yang masih terdiam dengan posisi yang sama dan belum berubah sama sekali.


Starla masih shock dengan apa yang di dengarnya.


Rigel membelai kepala istrinya merapihkan rambut istrinya yang sudah berantakan,menurunkan baju istinya yang tadi dia taikan hingga bagian penutup mangga mengkal itu terlihat dan menurunkan roknya yang ia singkap hingga memperlihatkan segitiga perak milik Starla.


"Maaf kau pasti ketakutan ya...maaf aku khilaf namun yang aku katakan tadi itu benar,bila kau belum mencintai ku aku siap menunggu mu"ucapnya lembut.


Starla menoleh ke arah Rigel di tatapnya wajah itu dia melihat di wajah itu memang tidak ada kebohongan namun kenapa dia masih tidak percaya hingga dia hanya diam saja dan tak merespon apa pun.

__ADS_1


Rigel bangun dari kasur dan berjalan menuju kamar mandi dan menuntaskan pekerjaan yang belum selesai di lakukan.


Starla bangun dari posisi tidurnya dia turun dari ranjang dan meraih kaca mata yang tadi di lempar oleh Rigel hingga rusak karena membentur lantai cukup keras.


"Yah...patah"Starla meraih kaca mata yang tangkainya sudah patah itu tempo hari kaca matanya sudah patah dengan Jono dia membeli yang baru dan sekarang patah lagi karena Rigel.


Starla duduk bersandar di sofa menatap keluar jendela balkon dan di tangannya masih memegang kaca mata yang patah itu.


Rigel keluar dari kamar mandi dia melihat Starla melamun dan memgang kaca matanya yang telah dia rusak,Rigel menghampirinya dan mengambil kaca mata tersebut dan langsung melemparnya ke tong sampah yang ada di kamarnya.


"Kak kenapa di buang?"tanya Starla.


"Sudah rusak dan tidak bisa dipakai lagi kan?"


"Tapi aku tidak bisa melihat jelas tanpa kaca mata kak"


"Aku tahu"Rigel masuk keruang pakaian setelah berpakian rapih Rigel keluar dari sana.


"Kita beli yang baru kamu bersiap-siaplah ganti pakaian mu sisir rambut mu setelah kita membeli kaca mata yang baru kita makan malam di luar kamu belum makan kan?"ucapnya lembut dan dia pun membelai wajah istrinya.


Starla pun hanya menurut dan melakukan apa yang di minta suaminya,mengganti pakaian dan menyisir rambutnya.


Starla sudah rapih dia mengenakan dress berwarna ungu muda dengan bahan kaos dia menggerai rambut bergelombangnya dan menyematkan jepitan kecil berwarna senada dengan dressnya,dan dia pun hanya merias tipis wajahnya dan memakai lipstik berwarna pink peach, mengenakan tas kecilnya untuk membawa ponsel dan dompetnya.


Rigel melihat penampilan istrinya yang masih berusia muda ini sungguh menawan dan manis.


"Sudah siap?"tanya Rigel


Starla hanya mengangguk.


Rigel mengangkat lengannya setengah mengisyaratkan Starla agar memeluk lengan tersebut,meski ragu dia pun menuruti apa kemauan suaminya.


Mereka berjalan keluar kamar dan menuruni tangga semua pelayan melihat itu hanya bengong sebab tadi yang mereka lihat dan mereka dengar sepertinya ada perang di rumah ini,terdengar suara Rigel meledak-ledak di kamarnya,namun malam ini mereka melihat tuan muda dan nona muda mereka saat menuruni tangga itu langsung kembali romantis.

__ADS_1


Maklumlah baru merajut rumah tangga pertengkaran kecil pasti tak bisa di hindari,begitulah fikiran para pelayan.


Bersambung.


__ADS_2