Terpaksa Menikahi Dokter Bucin

Terpaksa Menikahi Dokter Bucin
Makan Malam


__ADS_3

Malam itu Rigel mengajak Starla pergi ke optik terbaik di kota tersebut dan memilihkan frame kaca mata yang cocok untuk istrinya.


Setelah selesai membeli kaca mata Rigel mengajak istrinya makan di restoran langganannya.


Restoran mewah seperti ini aku jadi tidak percaya diri.


"Kau mau pesan apa?"tanya Rigel.


Starla melihat menu walau dia tidak pernah datang ke restoran mahal seperti ini tapi dia tahu sedikit nama-nama makanan yang tertera di menu. Starla memesan chiken cordon bleu dan Rigel memesan steak.


Saat menunggu pesanan datang mereka mengobrol-ngobrol sedikit.


"Kau bisa memasak apa yang kita pesan tadi?"tanya Rigel.


"Bisa kakak mau di buatkan Steak dengan mashroom saus atau brokoli saus?"


"Hemm aku mau Steak dengan mashroom saus dan pendampingnya brokoli dan baby tomato kamu bisa?"


Starla mengangguk


"Nanti aku suruh bibi belanja masakan itu untuk makan malam besok ya"


"Atau kita habis ini kita mampir saja kak ke swalayan kita belanja apa saja nanti yang kakak mau,kasihan bik Tumi dia sudah banyak kerjaan kan di rumah"


Rigel tersenyum dan mengangguk dia menyetujui ide istrinya untuk berbelanja bersama di Swalayan.


Saat sedang mengobrol makanan yang mereka pensan pun tiba,dan mereka sama-sama menikmati itu,Rigel menyodorkan garpu yang berisi daging steak ke depan mulut istrinya.


"Coba lah"ucap Rigel lembut.


Dan Hap...Starla memakan potongan daging tersbut.


Dan Starla menyodorkan garpunya mengarahkan ke depan mulut suaminya namun berbeda dengan Starla yang langsung hap Rigel menolak suapan itu.


"Maaf aku tidak suka itu"


Starla cemberut saat Rigel menolaknya.


"Kok cemberut sih?"


"Kakak curang nggak bisa gitu dong"Starla ngambek.


"Tapi aku benar-benar tidak suka makanan itu Lala"


Starla langsung menaruh pisau dan garpunya dia tak menyentuh makanan itu lagi.

__ADS_1


Rigel akhirnya mengalah.


"Baiklah hanya sesuap ya"Rigel pasrah.


Starla lalu tersenyum dia lalu menyuapi Rigel makanannya,Rigel sebenarnya kurang suka makanan seperti itu entah kenapa,dia terlalu pilih-pilih makanan tapi entah kenapa dia selalu makan masakan yang di buat oleh istrinya.


Saat mereka sedang suap-suapan tiba-tiba ada yang mendekati mereka berdua dan rambut Starla tiba-tiba langsung di tarik dari belakang hingga kepalanya mendengak,namum Starla tidak tinggal diam dia lalu meraih tangan orang yang menjambaknya dan langsung memelintir tangan orang yang menjambak rambutnya dan mendorong tubuh orang yang menjambaknya tiba-tiba.


"Lala kau tidak tidak apa-apa sayang"Rigel langsung menghampiri istrinya dan langsung memeluk tubuh istrinya.


"Kak Rigel apa-apaan kau ini mengapa kau memeluknya?"tanya Amanda.


Ya Amanda lah yang menjambak rambut Starla tiba-tiba.


"Kau yang apa-apaan Amanda tiba-tiba menyerang istri ku seperti itu"Rigel marah"Akan aku laporkan kau ke jalur hukum"lanjut Rigel.


Amanda Shock ketika Rigel mengatakan Starla itu istrinya.


"Dia...."Amanda menunjuk Starla.


"Iya dia istri ku istri sah ku wanita satu-satunya yang aku cintai"ucap Rigel menggebu-gebu.


"Nggak Rigel kau bohong kan kau bercanda kan Rigel bertahun-tahun aku menanti mu tapi kenapa kau malah bersama pelayan ini"Amanda ingin menjambak rambut Starla kembali tapi di tepis oleh Rigel dan Rigel terus memeluk tubuh istrinya melindunginya dari ancaman bahaya.


"Manda sudah...sudah"Yola berusaha membujuk temannya ini.


"Tapi Yol Rigel hiks...."Amanda menangis.


Starla yang melihat itu tidak tega juga dia tahu wanita yang ada di hadapannya ini begitu mencintai suaminya.


"Son tolong urus teman istri mu itu,dan katakan padanya jangan mengharapkan diri ku lagi karena aku sudah memantapkan hati ku hanya untuk istri ku ini Starla"Rigel mengelus kepala istrinya lembut.


Soni memahami maksud Rigel karena mereka orang yang se-tipe mereka sulit jatuh cinta dan bila sudah cinta tak ada yang bisa menggoyahkan hati mereka.


Rigel akhirnya meninggalkan restoran tersebut bersama istrinya dia tak menyangka restoran langgganannya makan bersama kawannya malah menjadi tempat istrinya mengalami penganiayaan di tempat umum.


Rigel sangat kesal dan sedih andai saja Amanda itu bukan perempuan pasti sudah di pukulnya.


"Lala kau yakin tidak apa-apa?apa kepala mu pusing sayang?"Rigel cemas dia terus mengelus kepala istrinya lembut.


"Aku tidak apa-apa kak,jangan cemas"ucap Starla lembut.


Rigel lalu memeluk tubuh istrinya dan mengecup pucuk kepala istrinya.


"Maafkan aku karena aku kamu jadi mengalami kekerasan seperti itu akan aku tuntut wanita itu"Rigel masih marah dia tidak terima bila istrinya tersakiti.

__ADS_1


"Sudah kak lupakan ini,aku baik-baik saja"Starla tidak mau memperpanjang masalah ini karena dirinya tahu bagaimana rasanya sakitnya melihat orang yang kita cintai bersama dengan orang lain.


"Tidak Amanda itu sudah keterlaluan sayang dia tidak bisa di maafkan"Rigel masih marah.


"Kak jangan jadi orang pendendam jadilah pemaaf,aku baik-baik saja jangan khawatir terima kasih karena kakak menjaga ku dan mengkhawatirkan ku"Starla membelai lembut wajah suaminya kini dia yakin bahwa pria yang berada di hadapannya ini sangat mencintainya entah alasannya apa masih misteri baginya.


"Oiya kita kan mau ke swalayan tadi kak kita kesana yuk belanja bahan makanan untuk sarapan dan makan malam besok"ucap Starla penuh semangat gadis ini seolah melupakan kejadian yang memalukan tadi.


Rigel tersenyum padanya dia tak salah memilih seorang istri Starla benar-benar gadis yang baik hati.


Rigel pun masuk kedalam mobil dan melajukan mobilnya menuju swalayan yang dekat dengan rumah mereka,sampai disana mereka memilih berbagai macam bahan makanan,dari kentang,sayuran,daging premium dan ikan kaleng.


"Kakak pernah makan Ratatouille?"tanya Starla tiba-tiba.


"Pernah waktu di restoran saat ada acara kenapa memangnya?kau mau memasak itu?"


"Hemm buat sarapan pagi nanti kakak mau?"


"Besok kau Shif apa?"tanya Rigel tiba-tiba.


"Besok aku shift siang kak jadi ada waktu pagi-pagi menyajikan ini"


"Baiklah kalau kamu tidak repot aku mau apa pun yang kamu masak aku suka hehe"


Starla hanya tersenyum.


"Oiya La...kenapa kau tidak kuliah dan ambil jurusan gizi makanan kau kan sudah menguasai memasak"


"Hemm aku tidak punya waktu dan biaya kak"


"Sekarang kau istri ku semua kebutuhan mu aku yang menanggung,bapak juga sudah ada yang merawat dan sedang melakukan terapi dan kudengar sudah ada perkembangan,kuliah lah dan gapailah cita-cita mu"


"Memangnya kakak tahu apa cita-cita ku?"tanya Starla bingung.


"Hemm aku tahu kau ingin menjadi ahli gizi kan?"


"Tahu dari mana?dari Icha atau-"


"Dari trio kampret waktu itu aku sempat mencari tahu tentang mu dari mereka"


Deg...


Sejak kapan kapan itu terjadi dan kenapa mereka tidak pernah menceritakannya pads ku.


Berambung.

__ADS_1


__ADS_2