
Siang ini Starla berangkat lebih awal dari biasanya hari ini dia berangkat di antar supir yang sudah di percaya oleh Rigel untuk mengantar istrinya bila bekerja.
Starla berangkat lebih awal karena dia ingin mengantar makan siang untuk suaminya di kantornya,dia sudah membuatkan menu makanan ala bento.
Dia berharap suaminya suka karena dia sendiri pun belum mengetahui apa makanan kesukaan suaminya.
Saat turun dari mobil Starla langsung berjalan cepat menuju lift dia menekan angka menuju lantai ruangan para petinggi rumah sakit.
Ting....
Lift tiba di lantai yang menjadi tujuan Starla dan Starla pun berjalan cepat sambil di dadanya memeluk kotak makan yang sudah dia simpan di goodie bag.
Starla sampai di depan ruangan suaminya ruangan presedir direktur,tangannya sudah terangkat dan bersiap mengetuk tapi tertahan ketika dia mendengar suara seorang wanita berbicara dengan suaminya dari dalam.
Deg...
Jantung Starla langsung berdegub tak karuan,Starla tidak ingin salah faham hingga dia akhirnya masuk untuk memastikan apa yang terjadi di dalam sana
Starla langsung masuk tanpa mengetuk pintu dan sebuah pemandangan yang tak layak di lihat olehnya terpampang jelas live steraming drama percintaan romantis.
Starla melihat suaminya sedang berciuman di depan kursi kerjanya, dengan Amanda wanita yang kemarin mempermalukannya di restoran,Amanda berada di pangkuan suaminya memeluk leher Rigel dan mecumbu bibir Rigel.
Rigel yang melihat kedatangan istrinya langsung mendorong tubuh Amanda hingga Amanda terjerembab ke lantai.
Starla berusaha menenagkan hatinya dia berusaha menetralkan suaranya walau sebenarnya dirinya ingin menangis.
"Aku mengantarkan makan siang"Starla menaruh goodie bag berisi kotak makan di meja kerja Rigel.
Rigel langsung menarik tangan istrinya.
"Jangan salah faham sayang"Starla menepis tangan Rigel.
"Aku permisi dulu maaf bila aku mengganggu"Starla langsung berlari keluar ruangan Rigel tapi Rigel tidak tinggal diam dia mengejar Starla yang berlari menuruni tangga.
"Lala...sayang tunggu kamu jangan salah faham aku akan jelaskan semuanya pada mu"Rigel menarik tangan istrinya.
"Sebaiknya kakak selesaikan dulu masalah kakak dengannya,biarkan aku kembali ke pekerjaan ku"ucap Starla lembut dia berusaha menormalkan suaranya yang dia tahan untuk tidak gemetar.
__ADS_1
"Tapi sayang..."Rigel masih menahan tangan istrinya.
"Lepaskan aku kak aku tidak apa-apa,aku baik-baik saja"Starla masih menahan suaranya.
"Selesaikan lah masalah kalian,dan masalah kita nanti kita bahas di rumah saja ya,permisi"Starla menepis tangan suaminya agar melepaskannya dan dia segera berlari menuruni tangga.
Rigel tahu dia menyakiti hati istrinya,istri mana yang tidak bersedih melihat suaminya bercumbu seperti itu di depan matanya.
Rigel kesal dan kembali keruangannya dan akan menyelesaikan masalahnya dengan Amanda.
Sementara Starla berlari ke ruangan rawat kelas dua dimana Icha sedang bertugas disana.
"Cha..."Starla langsung memanggil namanya saat masuk ke dapur ruangan tersebut.
Saat Icha menoleh Starla langsung memeluk tubuh sahabatnya itu dan tangisnya mulai pecah disana,Icha mulai panik dia tahu Starla itu tidak cengeng bila dia sudah menangis seperti ini pasti ada sesuatu yang sangat menyakiti hatinya.
"La...la...elu kenapa?"Icha mengelus punggung Starla.
Starla melepaskan pelukannya dan menangis sesegukan.
"Dia...dia....berciuman di kantornya Cha...hiks"Starla menangis Icha malah tidak mengerti ucapan sahabatnya ini.
"Kak Igel tadi gue lihat dia ciuman di kantornya sama cewe itu Cha hiks...hiks...."
"Apa?!"Icha terkejut mendengar perkataan Starla.
"Sialan itu dokter kurang ajar,biar gue yang urus"Icha melepas appronnya dan ingin melangkah keluar dapur tapi di tangannya tarik oleh Starla.
"Lepasin La kurang ajar dia maenin perasaan elu biar gue kasih pelajaran"Icha emosi.
"Tunggu dulu kak Igel nggak salah Cha?"
Icha semakin bingung dengan perkataan Starla.
Starla menceritakan kejadian sebenarnya yang dia dengar sebelum dirinya masuk keruangan Rigel.
Saat Starla ingin mengetuk pintu kantor Rigel dia mendengar percakapan suaminya dengan Amanda.
__ADS_1
"Kak Rigel ku mohon ceraikan istri mu dan menikahlah dengan ku,biar bagaimana pun aku lebih pantas dengan mu kedua orang tua mu pun pasti lebih bangga mempunyai menantu seperti diri ku kan?"rayu Amanda.
"Sampai mati pun aku tidak akan menceraikan istri ku,meski kau mengancam ku dengan bom atom berada di atas kepala ku tak akan aku merubah fikiran ku,kedua orang tua ku menerima istri ku apa adanya bagi mereka status sosial bukan prioritas utama dalam memilih menantu"
"Tapi Rigel aku mencintai mu cinta ku lebih besar darinya"Amanda mendekati kursi kerja Rigel dan langsung duduk di pangkuan Rigel dengan tidak tahu malunya dan dia langsung menyerang bibir Rigel.
Starla yang tidak mendengar perdebatan lagi langsung masuk keruangan tanpa mengetuk pintunya tapi dia malah di suguhkan adegan seperti itu didepan matanya.
Dan entah kenapa hatinya merasa sakit dirinya merasa terhiyanati padahal dia yakin di belum mencintai Rigel.
"Kurang ajar itu cewe biar gue kasih pelajaran dia"sekarang Icha malah marah dengan Amanda karena sudah gatel menggoda suami temannya.
"Sudah...sudah kak Igel pasti sudah menyuruh pak Ben mengeurusnya"
"Apa tadi disana ada si Ben?"tanya Icha tiba-tiba.
Starla hanya mengangguk.
"Dan orang itu ngebiarin perempuan itu melakukan itu sama suami elu La kurang ajar sialan dasar banci"Icha malah emosi dengan Ben.
"Cha kenapa elu malah lebih terlihat emosi sama pak Ben dari pada sama ke Igel dan kak Manda?"
"Ya karena dia seharusnya bisa mencegah wanita gatel itu menggoda suami elu La tapi dia malah diem ajah kan bego,kurang ajar liatin ajah nanti gue bikin perhitungan sama dia"Icha sudah membara auranya sudah merah terlihat seperti api di sekeliling tubuhnya bahkan wajahnya memerah darahnya pasti sudah menggolak menjalar hingga ke kepalanya saat ini.
"Icha...icha....jangan ngebenci orang sampe segitunya nanti elu bisa jatuh cinta sama dia loh"
Ucapan Starla langsung bisa meredakan api amarah di tubuh Icha.
"Nggak jangan sampe amit-amit dah gue jatuh cinta sama si banci"Icha sampai mengetuk-ngetuk meja yang ada di dapur tersebut.
"Oia terus elu kenapa sampe sesegukan begitu ngeliat suami lu begitu,jangan bilang elu udah mulai cinta sama dia?"tembak Icha.
Deg....
Apa iya ya tapi nggak ah....tapi dulu Prima juga menghiayanati gue terang-terangan di depan mata tapi kok gue nggak nangis tapi kenapa sama kak Igel gue bisa sesedih ini ya padahal ini bukan salah kak Igel.
Starla sendiri bingung dengan perasaan yang di rasakan hatinya saat ini.
__ADS_1
Bersambung.