
"Permisi..."ucap Starla.
Rigel yang mendengar suara istrinya langsung tersenyum rasa penat yang dia rasakan hilang seketika.
Rigel tersenyum menatap istrinya yang sedang mendorong troli.
"Dokter makanannya saya taruh di sini ya..."Starla menaruh beberapa piring dan wadah makanan di atas meja.
Rigel masih tersenyum saja padanya,tapi ketika Starla ingin mengambil minuman tangannya langsung di tarik suaminya hingga Starla terjerembab ke pelukan suaminya,beberapa perawat yang saat itu ada disana tim dokter Rigel membelalakan matanya saat melihat itu.
Astaga dokter Rigel apa yang dia lakukan dengan gadis dapur ini.
Begitulah fikiran mereka.
"Aku rindu kamu sayang..."ucap Rigel.
Para perawat yang ada disana langsung Shock mendengar kata-kata itu terlontar dari mulut seorang Rigel.
Dokter Rigel yang terkenal jarang bicara apalagi menggombal mengucapkan kata-kata seperti itu kepada gadis dapur.astaga ada apa dengan dokter Rigel Adhirama,begitulah fikiran mereka saat ini.
Rigel yang melihat semua timnya menatap aneh kepadanya langsung menegur mereka.
"Kenapa apa kalian tidak pernah melihat suami istri berpelukan?"celetuk Rigel.
Boooommmm...
Bagai meriam yang di tembakan ke arah perahu yang sedang mengarungi lautan hingga perahu menjadi goyang dan langsung tenggelam,begitulah perasaan tim Rigel saat ini saat mendengar sang dokter pujaan hati para perawat dan dokter wanita di rumah sakit ini mengatakan bahwa dirinya sudah menikah.
"Kak...malu"Starla berusaha melepaskan pelukan Rigel.
"Sudah tidak usah malu atau kita ke ruangan ku saja biar tidak ada yang melihat ya?"Rigel langsung menarik tangan istrinya keluar dari ruang tim operasi.
Meninggalkan semua anggota timnya yang masih shock karena pengakuan sang dokter.
dokter Rigel menikah dengan gadis dapur?
Why kenapa harus gadis dapur?
Dan sepertinya dokter Rigel sangat mencintai gadis itu.
__ADS_1
Ingin rasanya mereka menangis karena sang pujaan hati idola di rumah sakit menikah dengan gadis dapur gadis yang jauh dari kata pantas untuk seorang Rigel. Sangking tidak percaya rasanya mereka ingin pingsan.
Rigel mengajak Starla ke ruangannya dia langsung mengunci ruangan tersebut,membuat Starla ketakutan.
"Kak kenapa di kunci?"Starla panik.
"Biar tidak ada yang mengganggu"ucap Rigel santai.
"Tapi pekerjaan ku masih banyak kak di dapur"Starla mencoba kabur.
Rigel langsung menelpon ke ruang dapur mengatakan bahwa Starla berada di ruangannya dan untuk sementara cari orang untuk menggantikan pekerjaannya.
"Sudah kamu bisa tenang disni bersama ku sudah ada teman mu yang menggantikan mu sayang"Rigel memeluk tubuh istrinya yang duduk di sofa.
"Aku rindu kamu"bisiknya.
"Gombal banget baru juga beberapa jam berpisah masa kakak sudah rindu?"Starla tidak percaya padahal yang di katakan suaminya itu memang jujur dari hatinya.
"Benar sayang aku tidak bohong aku merindukan mu"kali ini mengecup pipi dan bibir istrinya bahkan tangannya juga ikut bermain dengan bola kenyal itu.
Sementara Rigel sibuk bermain dengan istrinya di kantor,Tanti sang kepala dapur pun sibuk dan pusing karena harus mencari orang untuk menggantikan Starla menyajikan makanan.
Rigel sudah puas bermain dengan istrinya dan memperbolehkan istrinya kembali bekerja meski dia masih ingin memeluk tubuh istrinya seharian ini namun itu tidak mungkin karena dia pun harus profesional dalam bekerja dan tidak mau menyalah gunakan jabatannya.
Starla kembali ke dapur utama bersiap membagikan makanan ke ruangan pasien.
"Oia La...kayanya di ruang ICU ada pasien baru tapi indentitasnya belum di ketahui nanti kamu tolong tanya dengan kepala ICU apa sudah bisa di beri cairan atau belum pasien tersebut?"jelas Tanti.
"Baik bu"ucap Starla sopan biar bagaimana pun Tanti adalah atasnnya yang harus dia hormati.
Starla mendorong box besi tersebut ke ruang rawat kelas dua yang memang berhadapan dengan ruang ICU,setelah dia selesai membagikan makanan kepada seriap kamar pasien Starla langsung menuju ruang ICU dan menanyakan pasien yang baru dan tanpa indentitas tersebut.
"Datanya belum ada La,jadi tanpa nama saja dulu dan dia masih puasa dulu karena baru selesai di operasi"jelas suster Ester.
"Baiklah sus"pandangan mata Starla lalu melihat ke arah pasien yang sedang koma tersebut menatap iba.
Kasihan pasti keluarganya khawatir.
Starla lalu mendekati brankar pasien tersebut melangkah perlahan,tatapan matanya terus menatap ke arah pasien koma tersebut.
__ADS_1
Wajahnya sampai tidak di kenali karena terluka.
Tapi tiba-tiba mata Starla menangkap suatu gambar di punggung tangan pemuda tersebut.
Tatoo itu...
Tatoo bentuk bintang dan bertuliskan P❤L.
"Prima..."
Suster Ester sampai terkejut saat mendengar Starla berucap.
"Kenapa La?"tanya suster Ester.
"Ehmm saya kenal dia sus saya tahu keluarganya"ucap Starla cemas.
"Kau tahu dari mana?"Ester penasaran.
"Itu...tatoo itu aku tahu itu"Starla menunjuk ke tangan pemuda itu.
"Ooo begitu kau tahu nomor keluarganya bisa kau hubungi dan beritahu kalau dirinya sehabis kecelakaan"pinta suster Ester.
"Baiklah sus akan saya bantu"
Tatoo bintang dan berinisialkan huruf P❤L adalah bentuk cinta prima kepada Starla bintang yang melambangkan Star dan P adalah Prima dan love adalah cinta dan L adalah Lala itu dia lukiskan di tangannya sebagai wujud cinta Prima kepada Starla.
Sebenarnya Prima sangat mencintai Starla karena Starla itu wanita yang paling baik yang pernah dia kenal hanya saja Starla tidak bisa mempunyai waktu lebih untuk Prima apa lagi untuk bersenang-senang.
Starla mencoba menghubungi adik Prima keluarga Prima sudah mengenal Starla sebagai pacar Prima selama dua tahun ini,dan mereka cukup akrab.
"Apa?! Kakak kecelakaan dan koma? Dan sekarang ada di ruang ICU di rumah sakit tempat kakak kerja?baiklah terima kasih kak kami akan segera kesana"Ucap Adinda panik.
Starla mengusap air mata yang menetes di pipinya dia bersedih karena melihat keadaan Prima yang sangat menyedihkan itu.
Kenapa dia bisa sampai kecelakaan begitu ya?apa dia melamun saat mengendarai motor?tapi kenapa melamun apa yang di lamunkan dia?aku ingin memberitahu Tina tapi aku sudah menghapus nomor dia dan Prima juga karena hal waktu itu huft untung aku belum menghapus nomor Adinda jadi aku bisa menghubungi dia.dan kenapa dia masih saja mempertahankan tatoo itu ya?ck hiks...Prima kenapa kau jadi menyedihkan seperti ini,aku harap kau segera sadar dan kembali pulih seperti dulu lagi dan menjalin kasih dengan Tina dan bahagia.
Begitu banyak pertanyaan yang bergemuruh di hati Starla hingga dia tak sadar air matanya menetes di pipinya.
...♡♡♡♡♡♡♡♡♡...
__ADS_1