Terpaksa Menikahi Dokter Bucin

Terpaksa Menikahi Dokter Bucin
Ciuman Selamat Malam


__ADS_3

Malam itu setelah berbelanja mereka pulang ke rumah beberapa pelayan membantu menurunkan belanjaan yang telah mereka beli tadi,Rigel merangkul pinggul istrinya dengan mesra,para pelayan melihatnya jadi terpesona.


Mesranya mereka ini kenapa semakin hari semakin mesra saja pasangan pengantin baru ini.


Fikir mereka


Sepertinya tuan dan nyonya akan segera mendapatkan cucu


Begitulah bisik-bisik bik Tumi dan kedua pelayan yang lain.


Rigel dan Starla masuk ke kamar mereka,dan segera berganti pakaian dengan pakaian tidur mereka,dan seperti kebiasaan Rigel sehari-hari dia selalu membaca buku bila menjelang tidur.


Sementara Starla memainkan ponselnya,dia sibuk berkirim pesan kepada Bayu dan juga Icha dengan Bayu dia menanyakan apa benar Rigel pernah menanyakan informasi tentangnya kepada mereka bertiga,sedangkan saat berkirim pesan dengan Icha Starla menceritakan semua kejadian yang dia alami hari ini,mulai dari bertengkar di kamar karena masalah Rigel menciumnya,bertengkar kembali karena Starla keluar rumah tanpa izin dari Rigel dan Rigel mengamuk ketika melihat Starla di luar rumah bersama Alex hingga akhirnya Rigel mengatakan cintanya.


Bener nggak sih Cha dia itu cinta ama gue?cinta dari apanya sih gue kan nggak ada menariknya Cha....(Starla).


Cinta itu nggak bisa ditebak La...kalo menurut orang elu itu nggak menarik tapi menurut dia itu elu sungguh sangat menarik hingga bisa meluluhkan hati dia azek...🤣🤣(Icha masih sempat-sempatnya bercanda di akhir pesannya).


Icha seriusan gue ini masa iya dia itu dokter loh masa tertarik sama gadis dapur kaya gue?(Srarla).


Mau dokter,mau raja atau kaisar itu hatinya kan tidak ada yang tahu kan???cinta itu tak memandang kasta datangnya kapan dan pada siapa kita nggak pernah tahu Lala jadi semua itu ya bisa ajah terjadi(Icha).


"Lala sedang apa kamu?"tanya Rigel tiba-tiba membuat Starla terlonjak kaget hingga ponsel yang di pegangnya loncat dari tangannya.


"Eh...ini kak aku lagi kirim pesan sama Icha"Starla menjawab jujur.


"Ooo apa kamu belum mengantuk"Rigel menaruh bukunya di nakas.


"Kita tidur yuk"ajaknya dan kini dirinya sudah duduk di sisi ranjang bersebelahan dengan istrinya.


Starla pun menaruh ponselnya di nakas bersebelahan dengan buku Rigel dan melepas kaca matanya yang dia lipat dan taruh di atas buku Rigel.


Rigel sudah merebahkan dirinya di tengah kasur dan menarik tangan Starla pelan agar Starla mendekat padanya,Starla pun mennurutinya mendekat ke arah suaminya dan Rigel pun memeluk tubuh istrinya mencumbui rambut dan leher istrinya.


"Boleh kan hanya begini saja?"bisik Rigel.


Starla yang sudah merinding disko hanya mengangguk saja.

__ADS_1


"Jangan takut aku tidak akan memaksa mu melakukan itu bila kamu belum siap"bisiknya lagi.


Starla hanya mengangguk dan tersenyum canggung.


"Kak boleh aku bertanya?"Starla ragu.


"Apa tanya saja?"Rigel masih saja bermain di leher istrinya kecup kecup lembut.


"Bagaimana dengan kontrak pernikahan kita?"


Rigel lalu tertawa kecil di telinga istrinya.


"Kontraknya batal sayang"bisiknya.


"Hah kok bisa"Starla langsung menjauhkan tubuhnya dari Rigel.


Rigel kembali tertawa saat melihat ekspresi kebingungan di wajah istrinya.


Rigel lalu meraup dagu istrinya dengan satu tangannya.


"Apa kau tidak membacanya baik-baik saat menandatanginya?"


"Ada sayang sebuah syarat yang bisa membuat kontrak ini batal tertulis dengan jelas dan di garis bawahi,bila kita saling jatuh cinta maka kontrak itu batal dan pernikahan ini kita teruskan sampai akhir hayat"


Hah apa ada kata-kata seperti itu.


Starla berusaha mengingat-ingat dan dia akhirnya mengingat iya memang ada tulisan itu disana namun waktu itu dia tak memperdulikan hal itu karena dia berfikir mana mungkin Rigel akan mencintai dia.


Starla tidak tahu saja kalau sebenarnya Rigel sudah mulai jatuh cinta padanya jauh sebelum kejadian itu terjadi.


"Sudah ingat?"tanya Rigel membelai wajah Starla dengan jari telunjuknya,membuat Starla merinding lagi.


"Aku tahu kau belum mencintai ku Lala namun aku akan menunggu mu mencintai ku seperti aku yang mencintai mu"


Starla hanya diam saja mencerna ucapan suaminya.


"Maukah kau membuka hati mu untuk ku"bibir Rigel menempel lagi di leher kecil itu.

__ADS_1


Tiba-tiba Starla teringat perkataan Icha.


Cinta akan tumbuh dengan seiringnya waktu,seiringnya kalian selalu bersama.


Ah Icha apa perkataan mu itu akan terwujud,aku menikah tanpa cinta dan apakah waktu akan menumbuhkan cinta di hati ku ini untuk suami ku.


"Bila belum bisa aku akan menunggu mu sayang karena hanya kau satu-satunya wanita yang bisa memasuki relung hati ku"


"Aku akan berusaha kak,berusaha menjadi istri yang baik untuk kak Igel"entah kenapa kata-kata itu keluar dari mulut gadis ini.


Padahal di awal pernikahan dia hanya berfikir bersiap-siap menjadi janda setelah menikah tiga bulan,tapi ternyata suaminya ternyata mencintainya sepenuh hatinya.


"Aku tunggu kamu sayang sampai kau juga mencintai ku"Rigel memeluk tubuh istrinya.


"Terima kasih kak karena kakak mau mencintai diri ku "bisik Starla dia mendengakan wajahnya yang terbenam di dada suaminya.


Rigel hanya tersenyum lembut kepada istrinya,dan sebelum tertidur mereka pun sempat bercerita-cerita tentang bagaimana Rigel bisa menginterogasi ketiga kampret hingga Rigel mendapatkan informasi tentang istrinya ini.


Dan Rigel pun mengatakan sebenarnya dia sangat senang saat itu karena Starla menendang kaleng minuman itu hingga mengenai kepalanya,karena kejadian itu dirinya bisa lebih dekat dengannya dan kebetulan juga saat Starla berada disana kebetulan ibunya menelponnya dan Rigel menjadikannya pacar pura-puranya yang tidak tahunya berujung berkepanjangan hingga mereka terjebak di atap gedung saat itu.


Mereka berdua tertawa saat mengingat begitu memalukannya kejadian itu.


"Kau ingat apa kata-kata komandan ke amanan disana saat kau bilang pada ku kau sangat membenci ku"


Starla malu dan tertunduk menjawab pertanyaan suaminya.


"Dia bilang jangan bilang benci sebenci-becinya begitu nanti bisa berubah menjadi cinta secinta-cintanya hihi"Starla tertawa bila mengingat itu.


Dan Rigel mengharapkan ucapan komandan keamanan itu benar-benar terjadi istrinya bisa mencintainya secinta-cintanya.


Rigel dan Starla memang belum bisa melakukan hubungan suami istri yang seutuhnya namun saat ini tangan Rigel sudah mulai berani bergeriliya kesana kemari ke atas ke bawah bahkan ke dalam juga,Starla mulai menerima perlakuan Suaminya karena bagaimana pun dia menyadari posisinya saat ini adalah istri sah Rigel dan Rigel pun mencintainya dia bahkan rela menunggu Starla hingga Starla siap melakukan semuanya bersamanya.


Permainan tangan Rigel berakhir saat bibir nya mencumbui seluruh wajah istrinya di akhiri mencumbu bibir tipis milik istrinya.


"Ciuman selamat malam sayang"begitulah kata-katanya sebelum dia terlelap tidur.


Starla hanya tersenyum saja saat suaminya mengatakan hal seperti itu dan dia pun terlelap di pelukan suaminya.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2