Terpaksa Menikahi Gadis Pilihan Mama

Terpaksa Menikahi Gadis Pilihan Mama
Bab 31


__ADS_3

Lagi-lagi Er di buat berfikir. Ayra berteman dengan seseorang di apartemen sebelah? Tapi siapa?


'Siapa?' balas Er.


'Dia pak Arkan, atasan ku. Kebetulan dia tinggal di unit sebelah apartemen Kak Er.'


Hati Er memanas. Dia tidak suka jika Ayra pulang bersama Arkan. Er melupakan jika Ayra berteman dengan atasannya itu.


Walaupun nantinya dia dan sang istri akan berpisah, Er ingin Ayra mendapatkan pria yang baik untuk menjaganya kelak. Namun rasanya hatinya tak rela.


Er memang tidak mengetahui tentang tetangga apartemennya. Karena memang apartemen miliknya itu baru. Dia membelinya sebelum dirinya menikah dengan Ayra. Tepatnya setelah Er mengetahui jika dirinya akan menikah dengan gadis itu.


Waktu itu Er berpikir terlalu menyenangkan jika dirinya mengajak Ayra tinggal di rumah hangat miliknya. Sementara keinginannya untuk membuat hidup Ayra seperti di neraka sangatlah besar.


Jadi Er memutuskan untuk mengajak Ayra tinggal di apartemennya yang tak bisa dibilang mewah itu.


'Aku akan menjemputmu. Kebetulan Nara pulang sendiri.' balas Er berbohong.


Padahal pagi tadi, Nara meminta Er untuk menjemputnya. Bahkan beberapa menit lalu, Nara kembali mengirimkan pesan padanya agar tidak lupa untuk menjemputnya.


Er akan pastikan jika pria bernama Arkan itu pria yang baik. Walaupun sejujurnya dia tak rela, tapi Er ingin jika Ayra mendapatkan pria yang baik pasca berpisah dengannya nanti.


'Yasudah.' balas Ayra.

__ADS_1


Er tercekat. Ia tak percaya jika pesan balasan sang istri hanya seperti itu saja. Sebenarnya Ayra itu terlalu kaku atau polos sih? Er sungguh geleng-geleng di buatnya.


Ponsel Er berdering. Ada nama Kinara di sana. Er pun segera mengangkat panggilan tersebut.


"Halo, Sayang." Suara Nara terdengar dari seberang.


"Sayang, nanti jangan menjemput ku ya? Aku mau mengantarkan Dina ke rumah sakit. Kasihan, dia sedang sakit," ucap Nara.


Dina atau selingkuhannya? Pertanyaan itu langsung muncul di benak Er. Tapi bukankah itu malah bagus? Er jadi tak perlu repot-repot untuk mencari alasan menjemput Ayra.


"Yasudah, hati-hati ya, Sayang?" ucap Er.


"Oke, Sayang. Ingat ya, Kau jangan dekat-dekat dengan wanita ular itu. Dia itu mempunyai niat tak baik terhadap mu."


'Bukankah Kau yang sebenarnya mempunyai niat tak baik padaku?' ucap Er membatin.


***


Di kantor Arkan.


Kini sudah waktunya jam pulang kantor. Arya menunggu Er menjemputnya di depan kantor. Gadis itu merasa berbunga-bunga saat ini.


"Kita pulang, Ra," ajak Arkan yang baru turun dari ruangannya.

__ADS_1


Ayra terdiam menatap Arkan. Dia bingung hendak mengatakan apa pada Arkan. Dia ingin mengatakan jika suaminya akan menjemput dirinya. Namun Ayra takut jika Er marah karena dirinya mengakui Er sebagai suaminya di depan orang lain.


Bagaimana jika suaminya marah nanti? Apa yang harus dia katakan kepada Arkan? Ayra sungguh bingung saat ini.


Gadis itu menggigit bibir bawahnya karena bingung dan ragu. Sementara Arkan mengerutkan keningnya dengan keterdiaman Ayra.


"Kenapa diam saja? Ayo?" Arkan menarik tangan Ayra pelan guna membawanya menuju ke mobilnya.


Ayra diam tak bergeming. Membuat Arkan kembali menoleh ke belakang menatap manik hitam Ayra. Dia mengangkat sebelah alisnya. "Apa ada sesuatu?" tanya Arkan.


"Maaf, Aku terlambat. Tadi di jalan sedang macet," ucap suara yang tiba-tiba muncul.


Sontak Ayra dan Arkan menoleh ke arah suara. Arkan terkejut, begitu juga dengan Ayra.


Karel yang melihat tangan Arkan menggandeng tangan istrinya pun terasa panas seketika. Dia mengambil alih tangan istrinya dan melepaskan tangan Arkan dari genggaman.


"Anda bisa melepaskan genggaman tangan Anda dari ISTRIKU, karena Saya akan mengajaknya pulang bersama, Tuan Arkan." Er menekankan kata istriku kepada Arkan.


Sementara Arkan tercekat. Dia terdiam terkejut mendengar penuturan dari kolega bisnisnya tersebut.


Bukankah waktu itu dirinya melihat dan mendengar bahwa Karel memiliki kekasih yang bernama Kinara? Dua kali mereka bertemu, dan pasangan Karel masih sama.


Lalu bagaimana tiba-tiba Ayra bisa menjadi istri dari kolega bisnisnya ini?

__ADS_1


Arkan sungguh tak mengerti dengan situasi yang membuatnya menjadi bingung ini.


***


__ADS_2