Terpaksa Menikahi Gadis Pilihan Mama

Terpaksa Menikahi Gadis Pilihan Mama
Bab 43


__ADS_3

Kinara melirik ke arah ponsel Karel yang berserakan di lantai. Dia begitu heran, masalah sebesar apa ya hingga membuat Karel yang biasanya tenang menjadi semarah itu.


"Ada apa, Sayang?" Kinara mencoba untuk bertanya.


Karel menghembuskan nafasnya kasar, kemudian menggeleng seraya tersenyum. Namun Kinara tahu bahwa senyum sang kekasih adalah senyum yang dipaksakan.


"Ponselku tadi jatuh ke lantai," ucap Karel, namun tak serta-merta membuat Kinara percaya. "Duduklah." Kinara menurut tanpa mengatakan apapun.


"Lusa Aku ada undangan pesta perjamuan di luar kota. Temani aku ya?"


Karel sedikit berpikir. Kemudian dia tersenyum dan menganggukkan kepalanya dengan tersenyum manis seperti biasanya.


"Jadi kau kemari hanya untuk mengatakan hal itu?" Kinara memberengut sebal.


"Itu karena kau dari kemarin tidak bisa ku hubungi, Karel."


"Tolong maafkan Mama untuk masalah yang kemarin, Nara." Kinara menggigit bibirnya menahan ironi di hatinya mengingat tentang ucapan mama Karel kemarin.


"Aku tidak apa-apa, Karel. Bukankah aku sudah terbiasa dengan kata-kata pedas mamamu?"

__ADS_1


Karel menatap Nara yang tengah menggigit bibir bawahnya itu. Namun dia heran. Mengapa rasanya tak sama ketika dia melihat Ayra menggigit bibir bawahnya?


Kenapa jantungnya tak berdebar saat melihat hal yang sama dengan yang dilakukan kekasihnya?


Berbeda ketika dengan Ayra. Karena hanya dengan membayangkannya saja membuat Er tak bisa tidur semalaman.


Er seolah memiliki ketertarikan tersendiri terhadap Ayra. Namun apakah itu bisa di sebut sebagai cinta? Sementara seorang Karel pada dasarnya adalah pria yang sulit untuk jatuh cinta.


Er melihat ke arah jam tangannya. "Apa Kau tidak pergi bekerja di kantormu?"


Kinara men.de.sah kecewa. Dia masih ingin berlama-lama dengan Karel saat ini.


Tidak lama setelah Kinara pergi, Gery datang ke dalam ruangan Er dengan tatapannya yang seolah menguliti bos-nya.


"Jadi Kau masih berhubungan dengan wanita itu, setelah tahu bahwa dia mengkhianati mu? Apa cintamu padanya terlalu besar sehingga Kau dengan mudah memaafkannya dan menjadi pria bodoh seperti sekarang?"


Mungkin karena tadi sempat di bentak oleh Er, jadi Gery menjadi seberani itu. Atau mungkin itu adalah bentuk rasa kecewa terhadap seorang sahabat.


Karel terdiam. Dia ingin meminta maaf kepada Gery karena sudah membentaknya tadi. Tapi mendengar ucapan Gery membuatnya berpikir ulang.

__ADS_1


Pada awalnya memang Er begitu marah dan frustasi saat mengetahui Kinara mengkhianatinya. Namun entah mengapa rasanya ia tidak ingin kehilangan Kinara. Ada sebuah rasa bersalah yang begitu besar pada gadis itu. Hingga Er sendiri merasa begitu sulit untuk lepas dari jeratan Kinara.


"Aku masih dalam tahap merencanakan untuk memutuskan dia."


Gery mengangkat sebelah alisnya. Dia tahu jika Er sedang berbohong.


"Kau tak bisa membodohi ku, Er."


Er menghembuskan nafasnya merasa lelah.


"Aku sendiri juga tidak tahu, Gery. Aku tidak hanya melihatnya telah berkhianat padaku. Bahkan Aku mendengar sendiri jika dia juga memiliki seorang anak. Tapi Aku merasa tidak bisa lepas darinya. Bahkan Aku tidak bisa menolak permintaannya di hadapannya. Bahkan waktu itu Aku pernah membatalkan janjiku pada karena Aku menjemput Ayra. Dan Kau tahu? Aku tidak bisa tidur karena terus merasa bersalah pada Kinara. Tolong Kau pahami posisiku."


Gery mengepalkan kedua tangannya. Ia pun menatap tajam ke arah sahabat bodohnya itu. Gery memilih untuk keluar dari ruangan Er dan meninggalkan bos-nya yang masih duduk termenung di tempatnya.


"Jika Kau sampai membuat Ayra menangis atau bahkan hingga dia berkata tak sanggup lagi dengan dirimu, maka jangan pernah berharap lagi Kau bisa menemukannya. Karena Aku akan membawanya pergi dan mengenalkannya pada pria lain yang mungkin lebih mencintainya. Dan di saat itu terjadi, memohon dan menangis pun tidak akan pernah Aku membiarkan mu untuk bertemu dengannya!" Gery keluar dengan menutup pintu depan begitu keras.


Gery tahu jika sebelumnya Karel sangat mencintai Ayra. Bahkan dia sering memergokinya mengikuti Ayra secara diam-diam. Namun setelah kecelakaan terjadi, Karel melupakan segalanya.


Sempat Gery mencoba untuk membuat Karel mengingat semuanya dengan menceritakan tentang Ayra kepada Er. Namun yang ada, kepala Er malah menjadi sakit. Dan kata dokter, akan sangat berbahaya untuk kesehatannya jika memaksakan ingatannya.

__ADS_1


***


__ADS_2