
Di saat mereka sedang mengganti baju mereka, tamu yang ditunggu oleh bunda Ai pun datang.
“Hai Nar, lama tidak bertemu, gimana kabarnya?” tanya Ai begitu bertemu dengan Nara
“Baik. Aku kangen tahu tidak sih sama kamu, Ai. Iya kan, yah?” ucap Nara ke Gilang dan Gilang pun mengangguk
“Ah, kalian ini bisa saja. Ayo sini masuk.” Ucap Bunda
“Ayah, tamu kita sudah datang nih.” Panggil Bunda ke ayah (pak Chandra)
Tak sampai menunggu lama, pak Chandra pun keluar
“Hai, Lang. Hai, Nar. Bagaimana kabarnya kalian berdua?” tanya pak Chandra
“Kami sekeluarga baik, pak.” Sahut Gilang
“Eh.. Ini anak kalian ya?” tanya pak Chandra
“Iya.” Sahut Gilang
“Kenalkan om, saya Silvia.” Ucap Silvia
“Oh, kamu cantik sekali, Sil.” Puji pak Chandra
“Makasih om atas pujiannya.” Ucap Silvia sambil tersenyum
Setelah beberapa saat mengobrol, akhirnya bunda mencoba memanggil kedua anaknya
“Aku tinggal dulu sebentar ya. Mau panggil anak-anak dulu.” Ucap Bunda
“Iya Ai, santai saja.” Sahut Nara dan bunda pun langsung pergi ke kamar Diandra
“Diandra, sayang, kamu sudah selesai ganti baju belum?” tanya bunda dari luar
“Iya bun, sebentar lagi.” Sahut Diandra dari dalam kamar
__ADS_1
“Ya sudah, nanti kalian kalau sudah selesai, ajak masmu juga ya.” Ucap bunda
“Iya, bun.” Sahut Diandra
Setelah mendengar jawaban dari Diandra, bunda pun kembali menemui Nara dan keluarganya
Setelah beberapa saat kemudian, akhirnya Alvaro dan juga Diandra pun datang
“Silvia?” ucap Diandra spontan terkejut
“Diandra?” sahut Silvia yang terkejut juga.
“Ini?” tanya Diandra
“Hmm.. Ini Silvia, putri dari taman bunda, Nara dan Gilang.” Jelas Bunda
“O jadi silvia ini adalah anak temannya bunda yang dulu itu ya, bun?” tanya Alvaro memastikan
“Yup benar itu, Varo. Daya ingatmu kuat juga ya?!” Ucap bunda sambil tersenyum
“Ternyata dia begitu dekat denganku beberapa hari ini.” Gumam Alvaro dalam hati
“Mas... Bukannya ini kebetulan sekali. Iya kan?!” goda Diandra
“Ststtst... Diam dulu.” Ucap Alvaro yang mengerti maksud adiknya itu.
“Ya sudah, berhubung kalian sudah saling kenal, gimana kalau kalian mengobrol?” ucap bunda
Namun belum juga di jawab oleh Alvaro dan Diandra ucapan bunda tadi, tiba-tiba pintu rumah ada yang mengetuk
“Iya sebentar.” Sahut bunda yang langsung jalan ke arah pintu
Setelah pintu dibuka, ternyata...
“Mba Alya, pak Rudi..” ucap bunda Ai terkejut
__ADS_1
“Hehehe... Kami kangen sama kamu, Ai.” Ucap Pak Rudi yang masih sama seperti dulu selalu kangen dengan Ai walau sudah menikah dan punya anak
“Oh.. Ya sudah, masuk. Kebetulan di dalam ada Nara, Gilang dan juga anak mereka.” Ucap bunda Ai
“Oh.. Ya sudah, kami masuk ya.” Ucap pak Rudi dan bunda pun mempersilahkan
“Hai semuanya, lama tidak bertemu. Gimana kabar kalian?” sapa pak Rudi
“Eh pak Rudi dan mba Alya?!” Sahut Nara dan mba Alya serta pak Rudi pun tersenyum
“Tidak disangka ya kita bisa kumpul kaya begini?!” ucap Gilang
“Iya nih.” Sahut pak Chandra
“Ya sudah ayo kita mengobrol, dan anak-anak... Kalian juga ngobrol sana.” Ucap Ayah (pak Chandra)
Sementara para orang tua sedang bernostalgia dengan masa lalu mereka, ternyata ada satu orang yang bermuram durjana akibat bertemu dengan pasangannya.
“Kenapa sih hari ini aku apes banget?” gerutu Diandra dengan wajah BT
“Kenapa, An?” tanya Silvia yang ternyata memperhatikan raut wajah Diandra
“Eh.. Tidak ada apa-apa. Ya sudah yuk kita mengobrol berdua saja.” Ucap Diandra dan Silvia pun mengangguk
.
.
.
.
.
Bersambung...
__ADS_1
Jangan lupa like dan comentnya ya...🙏