Their Love Story

Their Love Story
salah paham Diandra


__ADS_3

Keesokan harinya, ketika hendak menanyakan masalah tugas, tiba-tiba Diandra mendengar sesuatu


“Az, pa kabar?” ucap Satria yang sengaja menemui sahabatnya itu untuk memberikan kartu undangan


“Baik. Kamu untuk apa ke sini?” tanya Azka


“Lha aku ke sini cuma mau mengantarkan undangan ini buat kamu. Kamu jangan sampai tidak datang ya. Kalau bisa bawa pasanganmu sekalian.” Ucap Satria


“Ya pasti aku bakalan datanglah. Tapi masalah aku bawa pasangan, rasanya agak berat deh.” Ucap Azka


“Memang kenapa, Az?” tanya Satria


“Dia masih belum bisa maafin aku masalah hukuman yang waktu itu.” Ucap Azka


“Maksudmu siapa, Az?” tanya Satria


“Itu, perempuan yang waktu dulu pernah aku kotorin bajunya.” Ucap Azka


“Lha jadinya sekarang kamu jadi sama dia?” tanya Satria terkejut


“Iya, Sat. Sampai sekarang dia masih belum bisa memaafkan aku. Padahal aku sudah jelaskan semuanya ke dia.” Ucap Azka


“lha bukannya dulu itu, kamu tuh benci banget ya sama dia?!” ucap Satria

__ADS_1


“Aku dijodohkan dengan orang tuaku. Dan pasanganku itu ya si Diandra itu.” Ucap Azka


“Aku putus asa, Sat. Aku tidak tahu lagi harus gimana supaya memdapatkan maaf dari dia. Aku nyerah.” Ucap Azka pasrah


“Hadeuh Azka, kamu sampai segitunya sih? Kamu kan tidak suka sama dia, bukannya kamu benci. Kalau benci, sudah biarkan saja sih sikapnya seperti itu. Kan itu jauh lebih baik. Dengan begitu, kalian kan bisa batalkan tuh perjodohan kalian dengan alasan, dia duluan yang benci sama kamu.” Ucap Satria


“Ehm.. Jadi begitu ya, Az?! Jadi selama ini yang kamu lakukan itu hanya sekedar untuk mendapatkan maaf dari aku saja. Dan setelah aku bisa memaafkqn kamu, kamu mau buat seolah-olah semua ini salahku sehingga menyebabkan perjodohan kita di batalkan?! Hmm.. Bagus.. Bagus sekali rencanamu, Az. Aku menyesel sudah benar-benar jatuh cinta sama kamu. Tadinya aku mau memaafkanmu dan memulai semuanya dari awal lagi, tapi ternyata aku salah. Kamu tidak jujur. Kamu cuma memanfaatkan aku saja. Kamu jahat.” Ucap Diandra yang langsung pergi tanpa mendengarkan penjelasan Azka terlebih dahulu


“An, tunggu dulu. Dengerkan dulu penjelasanku. Kamu salah paham. An..!!” panggil Azka namun Diandra tidak menghiraukannya


Sesampainya di taman, Diandra menangis terisak-isak. Dan disaat yang bersamaan, Silvia datang


“An, kamu ada apa? Kenapa kamu sampai menangis seperti ini?” tanya Silvia bingung ketika duduk di samping Diandra


“Ya sudah, ya sudah.. Puaskan saja menangisnya.” Ucap Silvia sambil mengelus-ngelus rambut Diandra


Dan di saat yang bersamaan, di ruang dosen, Azka terlihat panik


“Kamu sih, Sat. Ngomongnya tidak kira-kira. Dia jadi salah pahamkan sama aku?!” ucap Azka kesal


“Ya mana aku tahu kalau kamu sudah beneran cinta sama dia.” Ucap Satria beralasan


“Maka dari itu, tanya dulu jangan langsung menyimpulkan saja. Kalau kaya’ begini gimana? Masalah satu belum kelar, sekarang harus di tambah masalah satu lagi. Kapan aku sama Diandra bisa damai?!” keluh Azka

__ADS_1


“Iya sori.. sori.. Terus sekarang gimana?” tanya Satria


“Aku sendiri tidak tahu. Kamu bantu aku cari solusinya.” Ucap Azka


“Hadeuh, gimana ya?!” gumam Satria


“Ah lama. Mendingan aku cari dia deh sekarang.” Ucap Azka dan langsung pergi meninggalkan satria sendirian


“Hei, kok aku di tinggal sendiri sih?” ucap Satria


“Ya sudahlah, aku pulang saja.” Ucap Satria yang langsung pulang


.


.


.


.


.


Bersambung...

__ADS_1


Jangan lupa like dan coment nya ya...🙏


__ADS_2