Their Love Story

Their Love Story
usia


__ADS_3

Setelah beberapa hari di rawat di rumah sakit, akhirnya Azka pun sudah diperbolehkan pulang. Dan Diandra pun selalu menemani Azka


Baru, saat dirasa keadaan Azka sudah sembuh total, Azka pun memutuskan untuk mengajar lagi.


Dan di hari pertama Azka mengajar pasca kecelakaan, Azka tiba-tiba dikejutkan oleh pernyataan cinta bu Nilam, teman kerja Azka


“Pak Azka, bapak mau tidak jadi suami masa depan saya?” tanya bu Nilam yang kalau menurut author sih tidak tahu malu banget


“Maaf bu, saya tidak bisa.” Sahut Azka tegas dan saat kejadian, ternyata sedang ada Alvaro


“Tapi apa alasannya, pak?” tanya Bu Nilam tidak terima


“Karena saya sudah punya tunangan.” Sahut Azka datar


“Tunangan? Kok kita semua di sini tidak tahu ya?!” ucap Bu Nilam tidak percaya


“Memang tunangan ini hanya pembicaraan 2 keluarga saja. Bukan begitu pak Alvaro?!” ucap Azka


“Pak Alvaro? Apa hubungannya tunangan bapak dengan pak Alvaro?” tanya Bu Nilam yang masih tidak percaya


“Ya jelas ada hubungannya lha. Kan yang jadi tunanganku itu adalah adiknya pak Alvaro. Benarkan, pak?!” ucap Azka dan Alvaro pun mengangguk


“Apa? Jadi beneran bapak sudah punya tunangan?” ucap bu Nilam


“Iya, bu.” Sahut Azka

__ADS_1


Dan disaat yang bersamaan Diandra datang bersama Silvia


“Mas, tadi mas lupa bawa HP ya? ini...!!” ucap Diandra ke Alvaro sambil memberikan HP ke Alvaro


“Oh iya, mas lupa. Makasih ya, dek.” Ucap Alvaro


“Jadi kamu tunangannya, pak Azka?” ucap Bu Nilam tidak terima


“Eh ibu, ada apa ya?!” tanya Diandra sopan


“Uh, tidak level. Masih Bocil. Kamu kok mau saja sih pak Azka, ditunangin sama anak kemarin sore?!” ucap bu Nilam menghina Diandra


“Bocil?? Wow.. Terimakasih banget bu atas ucapannya.” Ucap Diandra


“Ternyata aku awet muda juga ya, Sil. Sampai di bilang Bocil sama bu Nilam.” Ucap Diandra bahagia dan ini membuat bu Nilam menjadi emosi


“Seusia dengan pak Azka.” Sahut Diandra santai dan ini membuat Azka, Alvaro dan Silvia menjadi tersenyum


“Kok kalian semua senyum sih?” tanya bu Nilam yang tidak suka degan pemandangan itu


“Maaf.. Emang kalau boleh tahu, usia ibu berapa?” tanya Silvia


“Usia saya 23 tahun. Emangnya kenapa?” ucap Bu Nilam yang masih belum merasa ada yang salah


“Oh begitu. Ibu, dengar ya, maaf sebelumnya, tapi dengan sangat menyesal, saya harus bilang ini ke Ibu. Sebenarnya saya, Diandra, pak Alvaro dan juga pak Azka adalah 4 sekawan. Usia kami tidak jauh beda. Hanya selisih beberapa hari dan selisih beberapa bulan. Lebih tepatnya, di tahun ini, kami sama-sama berusia 25 tahun. Dan itu artinya, ibu jauh lebih muda dari kami.” Ucap Silvia pelan tapi dalam

__ADS_1


“Yuk, An. Kita ke kelas.” Ajak Silvia dan Diandra pun masih senyam senyum sendiri mengingat kata-bata bocil untuknya.


Sementara itu, bu Nilam hanya tertunduk malu dan Azka mendekati Alvaro


“Al, cewe’ kamu tuh mulutnya pedas juga ya?!” bisik Azka


“Iya. Aku sendiri juga baru tahu.” Ucap Alvaro.


“Hati-hati lho, Al. Bisa-bisa kamu nanti yang di dakwa sama cewemu sendiri. Kan tidak lucu, masa’ kamu jadi SUTI sih?” Ucap Azka


“Iya juga sih. Eh maksud kamu, SUTI apaan?” tanya Alvaro.


“Suami Takut Istri, bwek..” ledek Azka yang langsung kabur pergi ngajar


“Woi Az, sial kamu..” Teriak Alvaro


.


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung...


Jangan lupa komentarnya dan juga likenya ya...🙏


__ADS_2