Their Love Story

Their Love Story
hari pertama kuliah


__ADS_3

Hari ini adalah hari perdana Diandra kuliah. Dia terlihat sangat tidak berniat sekali untuk berangkat


“Diandra, kamu sudah siap berangkat?” tanya Alvaro di depan kamar Diandra


“Iya mas, sebentar lagi.” Sahut Diandra dari dalam


“Ya sudah, mas tunggu kamu di mobil ya. Buruan. Sudah siang.” Ucap Alvaro


“Iya cerewet.” Celetuk Diandra dan Alvaro pun hanya geleng-geleng saja


Setelah menunggu beberapa saat, Diandra pun akhirnya siap untuk berangkat ke kampus.


“Ya ampun Diandra, kamu itu mau pergi ke kampus atau mau pergi ke pasar sih?!” protes Alvaro


“Emang ada yang salah sama gaya berpakaianku ini ya, mas?” tanya Diandra polos


“Ya bukan salah sih, dek. Cuma saja kalau ini sampai di lihat anak-anak di kampus, pasti dikiranya kamu itu CS di sana.” Jelas Alvaro


“Masa’ sampai segitunya sih mas? Tapi akunya nyaman pakai pakaian ini.” Sahut Diandra


“Ya sudahlah. Terserah kamu saja. Yang penting kamu sudah mau berangkat.” Ucap Alvaro pasrah


“Eh ya mas, memang nanti jurusan apa yang aku ambil?” tanya Diandra yang tidak banget deh saat di perjalanan


“Hadeuh nih anak satu ya, namanya juga melanjutkan S2, ya pasti jurusan yang diambil itu yang kemarin kamu ambil di S1.” Jelas Alvaro


“Oh begitu. Jadi jurusan ekonomi lagi ya?!” tanya Diandra memastikan


“Hmm...” sahut Alvaro singkat


“Eh ya mas, aku boleh tanya sesuatu tidak?” ucap Diandra


“Tanya apa?” ucap Alvaro

__ADS_1


“Nanti saat kuliah, aku dapat pelajaran mas tidak?” tanya Diandra


“Dapat kok. Memang kenapa?” tanya Alvaro


"Tidak apa-apa sih. Terus mata kuliah si Azka, aku dapat juga tidak?” tanya Diandra


“Kaya’nya sih dapat.” Sahut Alvaro


“Oh begitu.” Ucap Diandra singkat


“Terus, hari ini aku kemana dulu?” tanya Diandra lagi


“Ya ampun dek. Kamu kaya baru pertama kuliah saja. Ya kamu ikut mas dulu lah buat ambil jadwal.” Ucap Alvaro


“Oh begitu. Ya sudah deh kalau begitu.” Ucap Diandra


Setelah beberapa saat kemudian, akhirnya Diandra dan Alvaro pun sampai di kampus.


Ternyata memang benar ya, orang-orang di kampus ini tuh pakaiannya seperti model papan atas. Bagus-bagus.


“Mas, kita tidak salah masuk kampus kan?” tanya Diandra


“Ya tidaklah. Memang kenapa?” tanya Alvaro


“Itu mereka semua pakaiannya kaya’ model kelas dunia. Bagus-bagus.” Ucapku


“Lha tadi kan mas sudah bilang ke kamu, kamu tidak salah pakai baju. Terus kamunya ngotot ingin pake baju ini.” Ucap Alvaro


“Iya sih mas. Tapi tadi tuh aku pikir kalau tempatnya kaya tempat kuliahku yang dulu. Yang sederhana.” Ucap diandra beralasan


“Ya sudah.. Ya sudah.. Kalau sudah terlanjur mau di apakan. Tapi kamu tidak apa-apa kan pakai pakaian ini?” tanya Alvaro yang khawatir dengan adiknya


“Iya tidak apa-apa mas.” Sahut Diandra

__ADS_1


Tak selang berapa lama, kami sudah sampai di tempat administrasi kampus


“Bu, ini adik saya yang saya bilang ingin melanjutkan kuliah di sini.” Ucap Alvaro ke petugas administrasi


“Oh ini adiknya pak Alvaro ya? Kalian mirip sekali.” Ucap petugas administrasi itu


“Ya jelas miriplah bu. Kami ini kan kembar.” Sahut Alvaro


“Oh rupanya kalian ini kembar?! Pantas daja. Tidak heran kalau kalian ini mirip.” Ucap petugas itu


“Bu, gimana jadwal kuliah adik saya?” tanya Alvaro


“Oh ya ini, pak. Sudah di siapkan. Untuk hari ini, adiknya bapak bisa langsung masuk ke kelas Matematika jam 9 nanti. Di sana akan ada pak Azka yang akan mengajar.” Jelas petugas itu


“Oh begitu. Lalu pak Azkanya sudah ada?” tanya Alvaro


“Dia belum sampai pak.” Sahut petugas itu


“Oh ya sudah kalau begitu. Terimakasih banyak ya bu.” Ucap Alvaro.


“Iya sama-sama, pak.” Sahut petugas itu


“Ayo dek, mas tunjukkan kelas kamu sekalian mas mau masuk ke kelas mas.” Ucap Alvaro dan Diandra pun mengagguk sambil mengikuti langkah Alvaro


.


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung....


Jangan lupa like dan coment nya ya...🙏


__ADS_2