Their Love Story

Their Love Story
penjelasan Alvaro


__ADS_3

“Ini terjadi saat aku kuliah S1. Aku bertemu dengannya saat di kantin kampus. Tidak sengaja aku menabraknya. Dari sana kami berkenalan dan kemudian menjadi dekat.


Lalu aku mencoba mengalihkan perhatianku yang rindu padamu kepadanya. Tapi ternyata aku salah. Aku tidak berhasil menghilangkan rasa rindu ini. Jadi akhirnya aku memutuskan untuk putus darinya. Namun saat itu, belum juga putus darinya, dia ternyata hanya memanfaatkan aku saja agar mendapatkan status keren.” Jelas Alvaro


“Mas, aku tidak paham, maksudnya status keren itu apa ya?” tanya Silvia


“Maksudnya, dulu itu, waktu aku kuliah, aku selalu disukai oleh banyak orang. Ya... Bisa dibilang primadona kampus lha. Lalu dia pacaran sama aku. Otomatis dia kan jadi bangga karena berhasil mendapatkan aku.” Ucap Alvaro


Skip...


“Al, kamu kok narsis banget sih?” (Author)


“Lha apanya yang narsis, itu kan kenyataan. Aku kan tampan. Otomatis banyak perempuan yang suka sama aku.” (Alvaro)


“Aduh, dasar anaknya Ai dan pak Chandra. Padahal orang tuanya tidak narsis kaya’ gini deh.” (Author)


“Author diam saja deh. Tidak usah komentar.” (Alvaro)


“Ya.. Ya.. Author diam deh. Sudah sana, lanjut lagi.” (Author)


Skip end...


“Oh begitu. Terus cerita selanjutnya gimana?” tanya Silvia


“Akhirnya, setelah aku mengetahui hal itu, aku pun spontan langsung memutuskan hubungan dengannya.” Sambung Alvaro menjelaskannya


“Dan bu Yulia gimana responnya, mas?” tanya Silvia


“Oh dia ya?! Ya dia tidak terimalah. Dia bilang kalau aku bakalan menyesal sudah putus dari dia.” Ucap Alvaro


“Oh begitu ya.” Ucap Silvia


“Oleh sebab itu, kamu jangan cemburu lagi ya.” Ucap Alvaro

__ADS_1


“Iya mas. Tapi...” ucapan Silvia terpotong


“Tapi apa sayang?” tanya Alvaro


“Tapi, aku tetap saja takut.” Ucap Silvia


“Takut kenapa Sil?” tanya Alvaro


“Takut suatu saat nanti, mas bakalan benar-benar pergi meninggalkan aku.” Ucap Silvia


“Hadeuh Silvia... Silvia.. Nih ya mas kasih tahu ke kamu, mas tidak akan pergi meninggalkan kamu sayang. Mas janji deh.” Ucap Alvaro supaya mahasiswi kesayangannya itu percaya dan juga tenang


“Mas beneran janji?!” tanya Silvia memastikan


“Iya sayangku. Mas janji.” Ucap Alvaro lebih meyakinkannya


“Ya sudah. Kalau begitu aku percaya.” Ucap Silvia


“Terimakasih sayang. Cup..” ucap Alvaro sambil mengecup dahi Silvia dan Silvia pun langsung memeluk erat Alvaro


“Kemana mas?” tanya Silvia


“Sudah pokoknya kamu ikut saja.” Ucap Alvaro sambil menggandeng tangan Silvia


Setelah beberapa saat, mereka pun mengendarai mobil ke suatu tempat.


“Mas, sebenarnya kita ini mau kemana sih?” tanya Silvia yang memperhatikan daerah yang mereka lewati


“Sudah kamu tenang saja. Pokoknya, aku punya kejutan untuk kamu.” Ucap Alvaro


“Kejutan? Tapi ini bukan hari ulang tahunku.” Ucap Silvia


“Memang kejutan ini bukan untuk ulang tahun kamu.” Ucap Alvaro

__ADS_1


“Terus untuk apa?” tanya Silvia lagi


“Sudah, nanti kamu juga akan tahu sendiri.” Ucap Alvaro


“Ya sudahlah kalau begitu.” Ucap Silvia pasrah


Setelah beberapa saat perjalanan, mereka pun sampai.


“Ini dimana mas?” tanya Silvia


“Ayo kita masuk dulu.” Ucap Alvaro


Tak selang berapa lama, mereka pun sudah berada di dalam rumah.


“Tuan sudah pulang?” tanya bi Mina


“Iya bi. O ya, bi. Kenalkan, ini Silvia. Mungkin dalam waktu dekat dia bakalan menempati rumah ini.” Ucap Alvaro


“Benarkah itu tuan?” tanya bi Mina dan Alvaro pun mengangguk


“Duh bahagianya.. Akhirnya rumah ini tidak akan sepi lagi.” Ucap bi Mina sementara Silvia masih bingung dengan apa yang terjadi sebenarnya.


.


.


.


.


.


Bersambung...

__ADS_1


Jangan lupa like dan comentnya ya...🙏


__ADS_2