
Adzan subuh sudah berkumandang, Lestari pun sudah bangun dan mengerjakan pekerjaan yang biasa di lakukan, dia juga sudah memasak yang akan dia bawa ke klinik untuk sarapan suaminya dan Reyna.
Lestari juga sudah menelpon ibunya untuk ke rumah dan menceritakan semua kejadian yang terjadi tadi malam, ibu pun kaget dan sedih dia pun berjanji akan ke rumah setelah solat subuh untuk menjaga cucu-cucunya saat Lestari pergi.
Setelah solat subuh, Lestari berdoa semoga Reyna dan bayi nya selamat! dia pun buru-buru mengganti pakaiannya agar setelah ibunya sampai biar dia langsung berangkat karena harus mencari dulu klinik tempat Reyna di rawat, dia juga memberi susu Ridwan dahulu agar anaknya tidak terbangun ketika dirinya pergi.
Beruntung hari ini Lisa libur sekolah jadi ibunya tidak terlalu repot mengurus kedua anaknya.
Setelah melihat Ridwan pulas kembali tertidur Lestari pun keluar kamar, tidak lupa dia membawa dompet kunci motor dan tasnya.
Saat sedang menata makanan ke rantang susun yang akan dia bawa lestari mendengar suara ibunya, dia pun langsung buru-buru jalan ke arah ibu untuk membukakan pintu.
"Assalamualaikum." ujar ibu setelah Lestari membukakan pintu rumahnya.
"Waalaikumsalam ibu." jawab Lestari sambil mencium punggung tangan ibunya.
"Ya Alloh Lestari kenapa Reyna bisa terjatuh?" ucapnya dengan nada sedih dan kawatir.
"Aku juga tidak tau bu, semalem aku ketiduran setelah menidurkan Ridwan dan tidak menyadari bahwa mas Deni sudah pulang, tau-tau aku mendengar teriakan mas Deni, pas keluar aku juga kaget tiba-tiba Reyna sudah seperti itu." ujar lestari.
__ADS_1
"Ya sudah kamu sudah siap pergi? gak apa-apa biar anak-anakmu ibu yang jaga, kamu bawa motornya jangan kenceng- kenceng ya! kamu harus hati-hati juga! ibu tau kamu sedang menghawatirkan Reyna, tapi keselamatan juga harus di utamakan, kalau kamu kenapa-kenapa bagaimana dengan anak-anakmu dan juga suamimu nanti?" ujar ibu panjang lebar.
"Iya ibu sudah siap tinggal menata makanan sebentar lagi selesai, iya ibu terimakasih selalu ada untuk Lestari." jawab Lestari sambil memeluk ibunya.
"Iya tidak apa-apa, itu sudah kewajiban orangtua selalu ada di sisi mau." ujar ibu.
Lalu mereka masuk bersama, Lestari pun melanjutkan menata makanan yang akan dia bawa di bantu ibu juga.
Setelah selesai lestari langsung berpamitan kepada ibu padahal ini masih jam 5.30 tergolong masih subuh, tapi lestari harus mencari kliniknya terlebih dahulu makanya akan memakan waktu yang cukup lama.
Setelah mengucapkan salam pada ibunya Lestari pun langsung melesat pergi dari rumahnya untuk mencari klinik dan melihat keadaan Reyna.
****
"Reyna kamu sudah bangun?" ujar Deni.
"Iya mas sudah." jawab Reyna.
Lalu dia teringat kejadian semalam dia pun langsung panik dan meraba perutnya.
__ADS_1
"Tunggu mas bagaimana keadaan anak dalam kandunganku? apa dia baik-baik saja?" tanyanya dengan nada sedih.
"Kamu tenang saja kandunganmu baik-baik saja, tapi sekarang kandunganmu hanya lemah, kamu harus badrest dan jangan banyak aktifitas!" ujar Deni sambil mengelus kepala Reyna.
Reyna senang Deni perhatian padanya, dia pun tersenyum kepada Deni.
"Maafkan mas ya, selama kamu hamil mas abai terhadap mu! mas hanya terpaku pada kesalahanmu padahal mas juga harus menanggungnya bersamamu, mas janji dari sekarang mas tak akan abai terhadapmu dan bayi kita." ucapnya tanpa menyadari bahwa di balik pintu ada seseorang yang mendengarnya.
"Jadi mas mau balikan lagi sama aku?" ujar Reyna senang.
"Iya mas akan memikirkan caranya, agar mas bisa bersama kamu tanpa harus bercerai dengan Lestari." ujar Deni sambil memeluk Reyna dan mencium keningnya.
Namun tiba-tiba saja ada seseorang yang membuka pintu dan mengatakan.
"APA mas! kamu dan Reyna ternyata?" ujar Lestari tertahan sambil menatap suaminya dan Reyna.
Deni yang mendengar pintu terbuka dan suara lestari pun terkejut dan langsung melepaskan pelukannya pada Reyna .
"Sayang!" ujar Deni.
__ADS_1
☘️☘️ Sudah ya segitu dulu semoga kalian suka! yang penasaran sama kelanjutannya pantengin terus ya, jangan lupa like, vote dan komennya ya untuk mendukung author agar sangat dalam menulisnya.☘️☘️
Terimakasih.