TRANSMIGRASI KE DUNIA KULTIVASI

TRANSMIGRASI KE DUNIA KULTIVASI
Bab 25 - Phoenix


__ADS_3

Mu Shengfeng mengusap darah diwajahnya dan membanting Qin Chen ketanah dengan brutal, kekuatan yang besar membuat tanah hancur dan Qin Chen sama sekali tidak berdaya.


Qin Chen mengeluarkan semua yang dia punya namun serangannya bahkan tidak bisa menggores tubuh Mu Shengfeng. Pergelangan kaki kirinya diinjak dan tulang yang patah terdengar menyakitkan, teriakan kesakitan terdengar keras dan Qin Chen benci karena dirinya tidak berdaya.


*Boom.*


Api diatas langit meledak dan seolah seperti membakar langit, Mu Shengfeng yang melihat hal ini merasakan tekanan yang mengerikan dari Api itu. Perlahan bentuk sejati dari Burung Phoenix. terbentuk dan meraung dengan ganas, tekanan yang dia pancarkan sangat berbahaya dan hujan api yang besar turun dengan tanah yang berguncang.


"Gila... aku harus lari... persetan dengan harta sialan." Mu Shengfeng terbang dengan kecepatan tinggi dan berlari diantara hujan Api.


Tekanan yang dia rasakan sudah diluar imajinasi tergilanya dan Mu Shengfeng tidak ingin bermain lagi. Apinya saja sudah bisa membakar ratusan orang menjadi abu dan jika dia tidak keluar tepat waktu maka tempat ini akan runtuh sepenuhnya.

__ADS_1


Qin Chen mencoba berdiri dan menatap Burung Phoenix dengan mata yang tajam, hanya sisa kehendak jiwanya saja sudah sangat kuat dan dengan kondisinya yang sekarang mustahil untuk lari dari tempat ini.


"Sialan... apakah ini akhir dari hidupku, walaupun singkat tapi cukup menyenangkan." Qin Chen merentangkan tangannya dan menantang Api Phoenix.


Phoenix itu melesat kebawah dan panasnya membuat tanah meleleh. Kulitnya perlahan terbakar dan Qin Chen menerima serangan langsung tanpa menghindar, hanya dalam sekejap mata tubuh Qin Chen berubah menjadi abu dan Akar Hitam tidak berkutik sama sekali.


Jiwa Qin Chen melayang didalam lautan kehampaan dan disana dia melihat eksistensi sesungguhnya dari Burung Phoenix. Namun kali ini bukan hanya itu saja, dia juga melihat seorang Pria dengan dua tanduk dan cakar hitam yang mengagumkan dengan mata merah darah.


Akar hitam menyatu dengan tubuhnya dan ini adalah wujud dari kemampuan penuh, Iblis Surgawi itu menatap kearah Phoenix dan menurunkan tangannya. Tangan besar mencengkram tubuh Phoenix itu dengan kuat dan Api Phoenix diserap olehnya, bahkan Bintang-Bintang diatas langit juga ikut hancur dan ruang terbuka dengan lebar.


Iblis Surgawi berbalik dan melihat kearah Qin Chen, dia tersenyum dan wujudnya berubah kembali menjadi manusia biasa dengan kekuatan yang hebat.

__ADS_1


"Tidak aku sangka aku akan bertemu dengan pewaris dari Akar Hitam milikku." Pria itu berdiri didepan Qin Chen dan menyentuh dahinya dengan ujung jarinya, "Sedikit hadiah untukmu dan belajarlah cara menggunakannya... kita ditakdirkan untuk menghancurkan tahta para Dewa. Jangan ragu untuk menyingkirkan apapun yang menghalangi jalan, kita ditakdirkan menjadi yang terkuat dan jangan pernah tunduk kepada Surga."


Qin Chen mendapatkan pengetahuan besar namun dia sama sekali tidak bisa bergerak, tubuhnya diseret kembali dan bayangan mereka menghilang sepenuhnya. Abu tubuhnya yang dibakar dengan nyala api perlahan berkumpul dan membentuk sebuah daging, tubuh Qin Chen perlahan terbentuk ulang dengan Api Phoenix sebagai sumber kehidupannya.


Jiwa Akar hitam mengikat erat Jiwa Phoenix dan tubuh Qin Chen masih dalam proses pembentukan ulang. Semua orang yang ada di Wilayah ini keluar dengan selamat dan pintu masuknya hancur dalam sekejap.


Mu Shengfeng tidak terlalu memikirkan soal Qin Chen dan dia berpikir mustahil jika dia dapat selamat jika terkena kekuatan Phoenix. Bisa keluar hidup-hidup saja itu adalah hasil terbaik yang bisa dia dapatkan.


Dia segera membawa Pasukan Raja Iblis Tiran yang selamat untuk pergi, jika terjadi kecelakaan dan Phoenix itu keluar maka dirinya akan mendapat masalah lagi.


Kabar kemunculan Phoenix ini tentunya dengan cepat menyebar, tidak sedikit orang luar Benua yang datang untuk memeriksanya namun sayangnya tidak ada yang bisa menemukan jejaknya sama sekali seolah memang tidak ada.

__ADS_1


__ADS_2