TRANSMIGRASI KE DUNIA KULTIVASI

TRANSMIGRASI KE DUNIA KULTIVASI
Bab 58 - Pria Yang Menjanjikan


__ADS_3

Qin Chen berpikir sebentar dan bertanya, "Lalu bagaimana caraku bisa pergi ke Daratan Suci Iblis ?"


"Masuk kedalam retakan ruang di Medan Perang Kuno." Ye Mo mengatakan yang sejujurnya kepada Qin Chen.


Sejujurnya dia memiliki tebakan kalau Qin Chen memiliki kenalan disana, Benua Utama dan Daratan Suci Iblis tidak jauh berbeda. Karena Qin Chen memutuskan untuk bertanya maka dapat dipastikan dia akan pergi.


Ye Mo berdiri dan berkata, "Aku akan menganggap ini sebagai hutang, untuk sekarang jika tidak ada yang ingin kau minta Ye Zie akan mengantarmu ke Ruang Harta. Kau bisa mengambil salah satu Harta milik Serikat Perdagangan, apapun yang ingin kau ambil maka ambilah !"


"Baik." Qin Chen setuju dan Ye Mo pergi meninggalkan mereka berdua.


Ye Zie sedikit malu dengan hal yang sebelumnya dan tidak bisa berbicara dengan benar, bukan hanya hebat dalam Kultivasi Qin Chen juga seorang Alkemis Tingkat Saint yang hebat dan dia sudah memandang rendahnya waktu tadi.


"Nona Ye Zie bisa bersikap santai denganku." Kata Qin Chen sambil berdiri dari tempat duduknya.


"Kakak Qin Chen sangat kuat.... mungkin dimasa depan Gadis ini bisa meminta arahan satu atau dua metode latihan yang efektif." Kata Ye Zie dengan malu.


"Tentu saja." Qin Chen menghela nafas dan menahan diri.


Melihat ekspresinya Qin Chen berpikir kalau memikat Ye Zie tidak terlalu sulit, namun dia memiliki dua Istri dirumah dan sebisa mungkin harus menahan diri. Lagi pula latar belakangnya terlalu kuat, bermain dengan Gadis seperti ini takutnya akan mengundang perhatian Ye Mo nantinya.


Ye Zie menunjukkan jalannya dan membawa Qin Chen pergi bersama dengannya. Qin Chen merasakan sesak karena banyak orang kuat yang memperhatikannya, walaupun sama-sama kekuatan tingkat dua namun perbedaan Serikat Perdagangan dan Sekte Api Pemurnian terlalu jauh.

__ADS_1


Setelah beberapa waktu mereka sampai di Gudang Harta, semua Harta tersusun rapi dan sudah tercatat didalam sebuah Dokumen. Ye Zie membawa Qin Chen ketempat Harta utama dan disana Qin Chen merasakan reaksi dari Akar Hitam.


Qin Chen berjalan kesatu arah dan disana terdapat tempat tidur Giok, dia memejamkan matanya dan seolah terdapat kekuatan aneh yang memicu Akar Hitam.


"Sudah aku putuskan untuk mengambil harta ini." Kata Qin Chen sambil menyimpannya kedalam Cincin Ruang.


"Giok Kaisar... menyerapnya hanya meningkatkan sedikit Kultivasi, apakah Kakak Qin Chen yakin hanya mengambil itu. Apakah Artifak Tingkat Saint atau Raja yang bisa Kakak Qin Chen gunakan saat Medan Perang Kuno terbuka ?" Tanya Ye Zie dengan penasaran.


"Huh... Kultivator harus makan apa yang bisa mereka cerna. Aku baru saja menerobos minggu lalu dan Giok Kaisar ini sangat bagus untuk menstabilkan Kultivasiku. Adapun Artifak aku sudah memilikinya... menjadi serakah itu juga tidak baik sama sekali." Qin Chen sedikit mencari alasan lain.


Jika Akar Hitam tidak bereaksi tentunya dia akan mengambil Artifak Tingkat Saint, dia mungkin tidak bisa menggunakan kemampuan penuhnya tetapi bukan berarti tidak untuk masa depan. Sayangnya dia hanya bisa mengambil satu dan sekarang dia hanya berharap jika Akar Hitam memberikan keuntungan.


"Kakak Qin Chen adalah Pria yang berbudi luhur, aku sangat mengaguminya." Kata Ye Zie dengan penuh kekaguman.


Ye Zie sebenarnya ingin mempertemukan Qin Chen dengan Saudaranya, namun karena Qin Chen menolak maka dia juga tidak ingin memaksa. Dia mengantarkan Qin Chen pergi ke Gerbang Teleportasi dan tidak ada pengawalan yang dia bawa.


Ye Zie kembali ketempat Ye Mo dan berkata, "Aku sudah mengantarnya pergi Kakek ?"


"Kau melakukan pekerjaanmu dengan sangat baik, bagaimana menurutmu tentang Qin Chen ini ?" Tanya Ye Mo dengan penasaran.


"Bukankah itu sudah jelas Kakek." Kata Ye Zie dengan senyum yang lebar.

__ADS_1


"Bakatnya yang hebat... jika dia lahir ditempat ini maka bisa dikatakan kecepatannya melampaui semua jenius dari kekuatan utama. Selain itu dia juga Alkemis Tingkat Saint dan jangan sampai hal ini terekspos. Sepertinya kau juga menyukainya dan aku tidak perlu memaksamu untuk mendekatinya, dia memiliki dua Istri disampingnya dan mungkin perkembangan kecepatan mereka juga berkat bantuan Qin Chen." Kata Ye Mo dengan penuh pertimbangan.


"Memangnya apa yang bagus dari kedua Istrinya hingga Kakek bisa membandingkannya dengan Cucumu ini ?" Tanya Ye Zie dengan penasaran.


"Entahlah... singkatnya Bocah itu hanya tertarik dengan kecantikan, bakat dari kedua Istrinya juga sangat tinggi dan tidak kalah darimu. Qin Chen mungkin terlihat dewasa namun dia masih sangat naif dalam mengerti aturan, Medan Perang Kuno kali ini dia akan membuat gebrakan besar. Aku tidak yakin apakah dia mampu mencapai posisi teratas atau tidak namun aku dapat memastikan bahwa dia akan menempati 10 besar dari yang terkuat di Generasinya." Kata Ye Mo yang memberikan penilaiannya.


"Lalu bisakah aku ?" Ye Zie meminta ijin.


"Tidak masalah untuk berhubungan baik sebagai teman tapi tidak boleh lebih dari itu, kita lihat apakah dia bisa memenuhi ekspetasiku atau tidak. Untuk sekarang tetaplah berhubungan baik dan jangan pernah memusuhi kedua Istrinya." Kata Ye Mo dengan tegas


"Aku mengerti." Ye Zie mengangguk dan patuh dengan perintah.


.....


Disisi lain disebuah hutan yang sepi Qin Chen mengeluarkan Lonceng Emas dan masuk kedalam dunianya. Qin Chen fokus memeriksa Giok Kaisar dan melahap energinya, perlahan warna yang cerah memudar dan Qin Chen merasakan sesuatu yang asing masuk kedalam Laut Kesadaran Ilahinya.


Sebuah Teratai memancarkan cahaya yang kuat didalam Laut Kesadaran Ilahinya. Cahaya itu membuat tubuh Qin Chen menjadi lebih segar dan segala jenis kotoran dipaksa keluar dari dalam tubuhnya, pikirannya terasa sangat jernih dan sekarang Qin Chen mengerti jika Teratai ini menjaga kemurnian jiwa dan tubuhnya.


"Tunggu sebentar... efek ini mungkin biasa saja bagi orang lain tapi kemampuan ini sungguh tiada duanya untukku. Kekuatan Pelahap yang aku miliki dapat berada dipuncaknya, bahkan aku tidak perlu takut melahap Beast tanpa mengkhawatirkan kemarahannya yang menyerang pikiranku." Qin Chen sekarang paham kenapa Akar Hitam bereaksi.


Bisa dikatakan dengan Teratai ini itu sebanding dengan menyempurnakan kemampuan penuh Akar Hitam. Sekarang Kultivasinya akan jauh lebih cepat dengan kemampuan Pelahap Akar Hitam.

__ADS_1


Sekarang fondasi yang dia bangun bisa dikatakan sempurna, entah itu kekuatan jiwa atau tubuh fisiknya sudah sangat kuat. Qin Chen hanya perlu berlatih secara mandiri dan menerobos Tingkat secara bertahap, namun untuk sekarang memasuki Medan Perang Kuno adalah hal yang terpenting dan dia akan melakukan yang terbaik.


__ADS_2