
Setelah satu bulan Qin Chen memburu Beast yang kuat akhirnya dia mengumpulkan cukup banyak poin untuknya. Saat ini dia tiba ditanah yang tandus dan melihat puluhan ribu orang dari atas tebing dengan jarak yang cukup jauh.
Tempat ini merupakan wilayah dari Ras Naga dan kemungkinan besar semua orang bergerak disini untuk mencari poin mereka sendiri. Qin Chen merasakan hawa kehadiran yang tidak menyenangkan dan sosok Yao Jun adalah Pemimpin dari Pasukan besar ini.
Meng Yan juga berdiri disamping Yao Jun dan dia sedikit lebih sensitif dengan niat membunuh dari kejauhan. Meng Yan dengan cepat menemukan lokasi Qin Chen dan cukup terkejut dibuatnya, Qin Chen sama sekali tidak lari ataupun sembunyi justru terlihat siap untuk bertarung.
"Kakak Yao Jun... sepertinya orang yang kau cari sudah menghampirimu dengan sendirinya !" Kata Meng Yan sambil melirik kearah Qin Chen.
Yao Jun berbalik dan niat membunuhnya meledak, "Awalnya aku ingin mencari poin dari Ras Naga... tapi kau datang kemari dengan sendirinya dan mencari kematian. Kalian pergi dan bawa kepalanya untukku !"
Tiga Ahli Tingkat Raja segera terbang menuju kearah Qin Chen, kekuatan jiwa mereka menyatu dan melakukan Transformasi Jiwa. Ketiga Qi perlahan mulai memadat menjadi sebuah tinju besar yang sangat ganas, semua orang segera mundur untuk menghindari dampak pertarungan.
Qin Chen mengeluarkan Pedangnya dan diselimuti Niat Pedang yang kuat, "Niat Pedang Penantang Surga."
Qi Pedang yang sangat besar terbentuk dan meluncur menyapu Tinju itu, keduanya saling berbenturan dan Tinju itu tidak mampu menahan kekuatan penghancur yang Qin Chen tunjukan. Qi Pedang Qin Chen terus bergerak maju dan tepat mengenai mereka bertiga.
Ledakannya membuat tanah berguncang dan Aura Pedang yang tajam mengamuk seperti badai, tubuh mereka bertiga disayat oleh Qi Pedang sampai tidak menyisakan apapun dan Qin Chen langsung melahap Aura disekitarnya untuk mengisi kembali energinya.
Menggunakan Seni Pedang Penantang Surga menguras banyak Saint Qi miliknya, untungnya dia dapat melahap energi dan menutup kekurangan dari kekuatannya yang sekarang.
__ADS_1
"Bagaimana mungkin ada Ahli Tingkat Virtual sekuat ini !" Kata seorang Pria dengan kaki yang gemetar.
Yao Jun bahkan tidak menyangka kalau Qin Chen akan dapat membunuh ketiga secara bersamaan, Meng Yan menggigit bibirnya dan tersenyum dengan penuh semangat. Inilah kekuatan yang sebenarnya dan mungkin hanya Qin Chen seorang yang mampu melakukannya.
"Putra Suci dari Sekte Jiwa Ilahi Yao Jun... aku sudah bilang bahwa jika kau ingin hidupku maka bersiaplah untuk mati. Jangan pikir Sektemu bisa melindungimu disini... tidak peduli berapa banyak jumlah yang kau punya, sekarang ayo kita lihat apakah aku atau kau yang akan mati." Teriak Qin Chen dengan Aura membunuh yang meledak.
Semua Pasukan melangkah mundur dengan cepat dan tidak peduli dengan Yao Jun, setelah melihat Qin Chen membunuh tiga Ahli Tahap Awal Tingkat Raja melawannya sama halnya mencari kematian dam sekarang Yao Jun hanya bisa mengutuk mereka semua didalam hatinya.
Mata Yao Jun memancarkan kilatan petir ungu dan dia melakukan transformasi jiwa, bayangan jiwa Buddha empat tangan menyatu kedalam dirinya dan Yao Jun menjadi terlihat sangat ganas.
Qin Chen turun kebawah dan mereka berdua melesat seperti roket, pukulan Qin Chen dan Yao Jun saling bertemu menciptaka gelombang kejut yang sangat kuat. Petir Ungu Yao Jun memiliki daya hancur yang kuat dan menyerang langsung jiwa Qin Chen, sebagai Putra Suci tentunya dia memiliki banyak harta dan Petir Ungu ini mungkin adalah sesuatu yang diberikan oleh Sektenya.
Kumpulan Petir Ungu berkumpul menjadi seekor Gajah dan menerjang kearah Qin Chen dengan kekuatan yang dahsyat. Sayap Api Petir mencul dan Qin Chen menyemburkan nyala Api Phoenix, ledakan yang besar membuat mereka berdua mundur secara bersamaan dan Yao Jun memuntahkan darah dari mulutnya.
"Kenapa... aku ditakdirkan menjadi seorang Jenius sejati dan kau yang sampah tanpa latar belakang bisa menandingiku. Aku harus membunuhmu dan jika tidak Iblis didalam hatiku tidak pernah hilang." Teriak Yao Jun sambil mengeluarkan Liontin miliknya.
"Ya... itu adalah hal biasa yang selalu dikatakan pecundang. Tanpa Sekte dibelakangmu kau itu layaknya sampah yang tidak berguna, pada akhirnya kau tetap menggunakan kekuatan pinjaman. Duan Wuya tidak salah jika menganggap orang sepertimu sampah." Kata Qin Chen yang terlihat waspada.
*Groar.*
__ADS_1
Raungan ganas disertai gelombang Aura yang menakutkan membuat perhatian semua orang teralihkan. Seratus Manusia setengah Naga terbang menuju kearah mereka semua dan semuanya berada di Tingkat Raja dan bahkan ada seseorang yang berada di Tahap Menengah Tingkat Saint.
Yao Jun terlihat sangat pucat dan berteriak, "Tunggu saja kau.... pada akhirnya aku akan membuatmu membayar penghinaan ini !"
Meng Yan dengan cepat meminta semua orang berpencar dan lari, Yao Jun juga tidak bisa membahayakan hidupnya dan pergi dari pertarungan. Qin Chen juga tidak bisa mengambil resiko bertarung dengannya sampai mati ketika ada bahaya lain yang tepat berada didepannya.
Qin Chen tidak berniat untuk pergi dan sejak awal tujuannya memang berinteraksi dengan Ras Naga ini. Namun kekuatan lawan terlalu berlebihan dan sekarang dia hanya bisa bertaruh dengan pemikirannya.
Jiwa Naga Sejati yang perkasa keluar dan tekanan jiwa yang penuh penindasan membuat semua Ras Naga gemetar ketakutan. Qin Chen menelan ludahnya dan memberanikan diri untuk terbang kearah mereka.
"Kalian cukup sampai disitu saja... aku disini datang baik-baik dan tidak berniat untuk bermusuhan ataupun bertarung." Kata Qin Chen dengan tegas.
"Ugh... hormat saya Long Teng kepada Raja Naga Sejati." Long Teng dan yang lainya memberi hormat.
Qin Chen terkejut dan berpikir hal ini sedikit lucu untuknya. Mungkin penjelasan di Komik soal Binatang Suci dan Beast yang memiliki garis keturunan tidak murni mungkin memang benar adanya, Kultivasi mereka mungkin berada diatas Qin Chen namun selama Qin Chen memiliki Jiwa Naga maka mereka tidak mungkin bisa melawannya.
"Aku bukanlah Naga melainkan seorang Manusia murni yang mewarisi kehendak serta kekuatan Jiwa Naga. Mungkin dimasa depan aku bisa berubah menjadi Naga namun aslinya aku adalah Manusia." Qin Chen tidak tahu apa yang dikatakannya benar atau tidak namun jika dia bisa berubah menjadi Naga atau Phoenix maka itu akan sangat keren.
"Tolong terima keramahan kami Tuan." Long Teng berniat untuk menunjukan keramahannya dan membawa Qin Chen kembali ketempatnya.
__ADS_1