TRANSMIGRASI KE DUNIA KULTIVASI

TRANSMIGRASI KE DUNIA KULTIVASI
Bab 89 - Dua Orang Gila VS Lima Bawahan Kaisar


__ADS_3

Suara erangan wanita yang keras terdengar dari dalam kamar, sepanjang hari Qin Chen dan Xia Ning bercinta tanpa lelah. Sensasi seperti ini sudah lama Xia Ning rindukan dan akhirnya dia bisa bersama dengan Keluarganya yang utuh.


"Ugh... kapan kau akan berhenti, kita sudah melakukannya sepanjang hari. Apakah kau tidak lelah sama sekali ?" Xia Ning menggigit bibirnya dan Qin Chen yang berada diatasnya tidak berniat untuk lepas.


"Baiklah." Qin Chen mencium bibir Xia Ning dan menghisapnya dengan kuat. Sudah waktunya untuk berhenti dan dia harus menjalankan rencananya, "Dimana tempat yang berisi Beast kuat... paling tidak Beast itu harus berada di Tahap Menengah atau Akhir Tingkat Saint !"


"Jawabannya adalah Laut Hitam.. tempat itu cukup berbahaya dan kau harus berhati-hati, jika kau ingin membunuh Beast maka ambil saja tulangnya. Diantara Bawahanku ada Master Penyuling dan Array Formasi, lebih baik membuat mereka bekerja dari pada harus menganggur." Xia Ning mengajukan sedikit kondisi kepada Qin Chen.


"Itu mudah... istirahatlah dan setelah itu berlatih yang rajin, diluar mungkin aku akan keluar sebentar dan disini mungkin akan beberapa tahun karena aliran waktu yang sudah aku ubah. Kau bisa berlatih dengan tenang dan sisanya aku tidak akan mengganggumu." Kata Qin Chen sambil mencium dahi Xia Ning.


Setelah membantu Qin Chen mengenakkan pakaian dia segera keluar, Xia Ning tersenyum dan menggelengkan kepalanya. Qin Chen ini terlalu penuh dengan energi dan dirinya harus segera berlatih agar tidak tertinggal jauh dibelakangnya.


Qin Chen keluar dari pusaran hitam dan dia menyipitkan matanya, dia merasakan hawa kehadiran orang yang sangat kuat dan segera menatap kesamping dengan ekspresi yang tajam.


"Tuan Muda memang luar biasa hebat... Ahli Tua ini sangat kagum dengan Indra milik Tuan Muda !" Tian Mo menunjukan dirinya dari balik bayangan dan membuat Qin Chen terkejut.


"Kenapa kau bisa ada disini dan menemukanku ?" Tanya Qin Chen dengan penasaran.


"Ya... orang awam mungkin tidak akan tahu tapi kita terhubung dengan Tanda Jiwa, Aura Tuan menghilang disini dan hanya ada satu kemungkinan bahwa Tuan sedang berada di Dunia itu." Kata Tian Mo dengan santai.


"Kau sangat hebat... bagaimana kondisi mereka yang disana ?" Tanya Qin Chen dengan penasaran.

__ADS_1


"Itu sudah jelas... Sekte Jurang Naga meratakan Kerajaan Langit, sisanya berkat Serikat Perdagangan dan Sekte Api Pemurnian semua orang dapat dikirim ke Benua seberang. Sekte Dewa Iblis sekarang membuat fondasi di Benua seberang dan pertarungan tidak terhindarkan waktu itu, tapi siapa yang menyangka jika Sekte Dewa Iblis dapat memukul mundur Sekte Jurang Naga." Tian Mo menjelaskan situasinya kepada Qin Chen.


"Duan Wuya adalah seorang Reinkarnator dari Kultivator hebat dimasa lalu, itu sudah wajar jika dia memiliki kemampuan." Qin Chen tidak menyangkal jika Duan Wuya sangatlah kuat sekarang. Selama Sekte dan orang-orang yang dia kenal baik-baik saja maka semuanya sudah cukup.


Aura yang kuat menyebar dan lima Ahli Tahap Akhir Tingkat Saint menunjukan dirinya, salah satu diantara mereka adalah Jie Xuyi dan ini adalah kekuatan langsung lima Bawahan Kaisar Ding Yue.


Jie Xuyi, Bai Xie, Cai Feng, Gong Lie dan Kuang Shi. Berkat bantuan Cermin Samsara mereka dapat menemukan lokasi Pasukan Pemberontak, tapi melihat adanya Qin Chen dan Tian Mo memberikan sedikit kejutan.


"Musuh selalu bertemu dijalan yang sama... karena kau ada disini maka kali ini aku akan membunuhmu Qin Chen !" Jie Xuyi berteriak dengan marah dan sangat percaya diri.


"Cih... untuk seseorang yang lari saat pertarungan mengapa sombong sekali. Kau yakin tidak akan lari lagi setelah ini ?" Qin Chen sedikit memprovokasi Jie Xuyi dan membuat keempat rekannya tertawa.


"Lupakan saja... aku tidak tertarik dengan Bocah-Bocah seperti kalian." Tian Mo melirik Qin Chen dan berkata, "Tuan sekarang berada di Tingkat Saint, lawan saja Jie Xuyi dan sisanya serahkan kepadaku !"


"Kenapa kau tidak melawan dua sisanya serahkan kepadaku." Qin Chen tidak senang jika harus melawan salah satu dari mereka.


"Tidak-tidak... sombong itu juga ada batasnya, Tuan baru di Tahap Awal dan satu saja sudah cukup." Tian Mo adalah penggila pertarungan dan tidak ingin melewatkan kesempatan yang bagus.


"Cih... kita bagi sama rata, sisa satu kita akan mengeroyoknya ?" Qin Chen membuat keputusan akhir.


"Baiklah Tuan... jangan mati dengan cara yang menyedihkan." Niat membunuh Tian Mo meledak tinjunya menciptakan gelombang Petir yang sangat dahsyat.

__ADS_1


Kuang Shi merima langsung serangan Tian Mo dan tubuhnya terpental cukup jauh, Qin Chen berlari kesamping dan mengacungkan jari tengahnya.


"Dua bajingan kemarilah dan lawan Tuan Muda ini !" Qin Chen memprovokasi mereka semua dan Tian Mo segera bertarung sambil memilih lawan.


Jie Xuyi dan Cai Feng mengejar Qin Chen dengan gigih. Saint Qi yang kuat menyelimuti Tombak Cai Feng dan dia melemparnya sekuat tenaga kearah Qin Chen. Api Petir menghadang laju Tombak itu dan ledakan gelombang panas yang kuat menyebar hingga membakar sebagian hutan dalam sekejap.


"Kau pikir dirimu bisa menang melawan kami." Jie Xuyi memukul kearah Qin Chen dan Saint Qi memadat menjadi Harimau besar yang siap menerkam Qin Chen.


"Trik remeh." Jiwa Naga milik Qin Chen keluar dan Cakatnya yang kuat merobek serangan Jie Xuyi dengan mudah.


"Jangan meremehkannya Cai Feng... Anak ini sangat licik, dia memiliki bawahan yang sangat kuat dan kita harus mengerahkan segalanya untuk membunuhnya dengan cepat." Kata Jie Xuyi dengan kesal.


"Aku mengerti... lagi pula Kaisar sudah memerintahkan untuk membunuhnya." Cai Feng memutar Tombaknya dan dari ujung Tombak Saint Qi yang kuat menyembur.


Qin Chen menahan serangan itu dengan kedua tangannya, ledakan yang hebat membuat tanah berguncang. Darah menyebar ditanah dan Qin Chen terlihat cukup babak belur dengan pakaian yang berantakan, namun dia masih tersenyum dengan penuh percaya diri melihat kekuatan fisiknya yang mencapai titik yang mengerikan.


Jie Xuyi mengeluarkan sebuah Lukisan dan ratusan Jiwa Beast keluar dari dalam Lukisan itu, semua Jiwa Beast itu bergerak kearah Qin Chen dan berniat membombardir tubuhnya.


"Jangan harap serangan ini mengenaiku." Qin Chen mendesak Saint Qi miliknya dan merobek Ruang Hampa dengan paksa.


Cai Feng dan Jie Xuyi tidak percaya dengan apa yang mereka lihat, semua serangan itu dikirim ke Ruang Hampa oleh Qin Chen dan meniadakannya dengan mudah. Metode yang digunakan Qin Chen sangat berbahaya dan jika mereka ditelan masuk kedalam Ruang Hampa hasilnya pasti akan sangat mengenaskan.

__ADS_1


__ADS_2